Hangat, Pedas, dan Bikin Kangen: Mie Tek-Tek Kuah Pedas Favorit Malam Hari yang Murah tapi Nagih
Kalau bicara soal makanan yang paling bisa menghibur di saat hujan turun, dompet menipis di akhir bulan, atau perut mulai...
Read more
Ada masanya kita rindu camilan sederhana yang tidak ribet, tidak mahal, tapi rasanya bikin hati hangat. Biasanya rasa rindu itu datang di sore hari, saat hujan turun pelan, kopi mulai diseduh, dan pikiran melayang ke dapur rumah orang tua. Di momen seperti itu, lemet singkong selalu terasa tepat.
Lemet singkong adalah salah satu jajanan tradisional khas Jawa yang sampai sekarang masih bertahan di tengah gempuran camilan modern. Bukan tanpa alasan. Bahannya sederhana, prosesnya mudah, dan rasanya tidak pernah gagal bikin nagih. Dari anak kecil sampai orang tua, hampir semua bisa menikmati legitnya singkong kukus yang dipadukan dengan kelapa parut dan gula aren.
Menariknya lagi, lemet singkong juga termasuk camilan gluten free alami. Tidak pakai tepung terigu sama sekali, sehingga cocok untuk kamu yang sensitif terhadap gluten atau sedang mengurangi konsumsi olahan tepung. Dengan modal singkong segar dan bahan dapur rumahan, kamu sudah bisa menghadirkan camilan tradisional yang sehat dan mengenyangkan.
Di artikel ini, kamu akan menemukan resep lemet singkong lengkap, mulai dari bahan, cara membuat yang detail dan mudah diikuti, tips supaya hasilnya lembut dan tidak keras, sampai variasi rasa yang bisa kamu coba di rumah. Cocok untuk camilan keluarga, ide jualan rumahan, atau sekadar pengobat rindu jajanan pasar.
Lemet singkong sering juga disebut lemet ketela di beberapa daerah. Jajanan ini biasanya dibungkus daun pisang, dibentuk memanjang seperti pepes, lalu dikukus hingga matang. Aroma daun pisang dan pandan yang terkena uap panas menjadi ciri khas yang langsung menggoda sejak tutup kukusan dibuka.
Tekstur lemet singkong cenderung kenyal, lembut, dan sedikit lengket. Rasanya manis alami dari gula aren yang berpadu dengan gurihnya kelapa parut. Tidak terlalu manis, tidak pula terlalu berat, sehingga cocok dinikmati kapan saja.
Di pasar tradisional, lemet singkong sering dijual berdampingan dengan getuk, cenil, atau klepon. Namun dibandingkan jajanan lain, lemet punya keunikan sendiri karena rasa singkongnya masih sangat terasa dan tidak tertutup oleh gula berlebihan.
Berikut bahan yang perlu kamu siapkan untuk membuat lemet singkong rumahan yang legit dan lembut.
500 gram singkong segar
Kupas kulitnya, bersihkan, lalu parut halus
100 gram kelapa parut
Pilih kelapa agak tua agar rasanya lebih gurih dan harum
2 sendok makan gula pasir
Berfungsi menyeimbangkan rasa manis
Gula aren secukupnya
Serut atau cincang halus agar mudah tercampur
1 per dua sendok teh garam
2 lembar daun pandan
Daun pisang secukupnya
Tusuk gigi atau lidi kecil secukupnya
Kupas singkong hingga bersih dari kulit cokelat dan lapisan putihnya. Cuci bersih di bawah air mengalir untuk menghilangkan getah. Setelah itu, parut singkong sampai halus. Peras sedikit airnya menggunakan tangan agar adonan tidak terlalu basah, tapi jangan sampai kering.
Masukkan singkong parut ke dalam mangkuk besar. Tambahkan kelapa parut, gula aren, gula pasir, dan garam. Aduk perlahan menggunakan tangan atau sendok kayu sampai semua bahan tercampur rata. Pastikan gula aren tersebar merata agar rasa manisnya seimbang di setiap gigitan.
Panaskan daun pisang sebentar di atas api kecil atau kompor agar lentur dan tidak mudah sobek. Lap daun pisang dengan kain bersih. Letakkan selembar daun pandan di atas daun pisang untuk menambah aroma wangi saat dikukus.
Ambil sekitar dua sendok makan adonan singkong, letakkan di atas daun pisang. Bentuk memanjang, lalu gulung dan lipat kedua ujungnya seperti membungkus pepes. Pastikan bungkusannya rapi agar adonan tidak keluar saat dikukus.
Sematkan tusuk gigi atau lidi kecil di bagian ujung daun pisang agar bungkusan lemet tidak terbuka selama proses pengukusan.
Susun lemet singkong di dalam kukusan yang sudah dipanaskan. Kukus selama kurang lebih 30 menit hingga lemet matang, teksturnya kenyal, dan aromanya harum. Pastikan air kukusan cukup agar uap panas stabil.
Angkat lemet singkong dan biarkan sebentar hingga uap panasnya berkurang. Sajikan selagi hangat agar rasanya lebih nikmat dan aromanya maksimal.
Meskipun terlihat sederhana, ada beberapa tips penting supaya lemet singkong yang kamu buat hasilnya sempurna.
Pilih singkong yang segar dan tidak berserat
Singkong yang terlalu tua biasanya menghasilkan tekstur keras
Jangan memeras singkong terlalu kering
Sedikit kadar air justru membantu lemet menjadi lembut
Gunakan kelapa parut agak tua
Kelapa muda cenderung mengeluarkan air dan membuat adonan lembek
Kukus dengan api sedang
Api terlalu besar bisa membuat bagian luar cepat matang tapi dalamnya belum lembut
Jangan terlalu lama mengukus
Waktu ideal sekitar 30 menit agar tekstur tetap kenyal dan tidak kering
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Drama Korea terbaru berjudul Can This Love Be Translated hadir sebagai tontonan komedi romantis yang menyoroti dinamika hubungan dua individu...
Memasuki awal 2026, perbincangan mengenai pilihan menyewa atau membeli properti kembali menguat di tengah masyarakat. Dinamika pasar yang terus bergerak,...