Krisis Memori Global Tekan Pasar PC, Harga Laptop Terancam Terus Naik

Krisis RAM dan SSD akibat lonjakan kebutuhan AI membuat harga PC dan laptop diprediksi terus naik sepanjang 2026. (Foto: Axville/Unsplash)
Krisis RAM dan SSD akibat lonjakan kebutuhan AI membuat harga PC dan laptop diprediksi terus naik sepanjang 2026. (Foto: Axville/Unsplash)

Krisis RAM dan SSD akibat lonjakan kebutuhan AI membuat harga PC dan laptop diprediksi terus naik sepanjang 2026

Pasar PC global yang selama lebih dari satu dekade terbukti tangguh menghadapi perubahan teknologi kini menghadapi tantangan serius. Lonjakan kebutuhan pusat data berbasis kecerdasan buatan atau AI memicu krisis memori global yang mulai berdampak langsung pada harga PC dan laptop konsumen.

Berdasarkan laporan industri yang dikutip dari berbagai analis teknologi, harga RAM dan NAND atau SSD melonjak tajam dalam beberapa bulan terakhir akibat pasokan yang semakin ketat. Dampaknya lebih dulu terasa di pasar PC rakitan, di mana harga komponen meningkat signifikan, bahkan muncul kasus ekstrem perakit menjual PC tanpa RAM.

Kini, krisis tersebut mulai merambat ke produk jadi dari produsen besar. Sejumlah merek ternama seperti Lenovo, Dell, HP, Asus, dan Acer mulai melakukan penyesuaian strategi harga seiring tekanan pasokan memori yang berlanjut.

Menurut proyeksi TrendForce, harga memori diperkirakan kembali mengalami kenaikan tajam pada kuartal pertama 2026. Kondisi ini berpotensi mendorong harga jual laptop dan PC semakin tinggi. Tanda awal sudah terlihat pada ajang CES 2026, ketika beberapa produsen mulai memberi sinyal kenaikan harga produk.

Asus, misalnya, telah memberi tahu mitra distribusinya terkait rencana penyesuaian harga akibat kondisi pasar memori. Dell juga dilaporkan mengubah harga peluncuran XPS 14 dan XPS 16 hanya beberapa jam sebelum pengumuman resmi.

Lenovo memilih langkah berbeda dengan menimbun stok memori untuk menjaga pasokan sepanjang 2026. Sementara itu, HP memperingatkan potensi kenaikan harga dan kemungkinan konfigurasi RAM lebih rendah pada akhir tahun, meski perusahaan tersebut masih memiliki cadangan stok.

Dampak Krisis Memori pada Ekosistem PC

Menurunkan kapasitas RAM bukan solusi mudah bagi produsen. Windows 11 memang memiliki batas minimum 4 GB, namun performanya dinilai kurang optimal untuk penggunaan modern. Berdasarkan catatan TrendForce, laptop kelas entry-level sulit menurunkan kapasitas RAM karena keterbatasan sistem operasi dan tuntutan prosesor generasi terbaru.

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED