Cara Membuat Panada Khas Manado Empuk dengan Isian Cakalang Pedas Gurih
Panada merupakan salah satu camilan khas Manado yang cukup populer dan memiliki cita rasa unik. Sekilas tampilannya mirip pastel, namun...
Read more
Sumatera Utara bukan hanya rendang atau bika ambon — ada Mi Gomak yang sederhana tapi penuh karakter. Bayangkan semangkuk mie tebal dan kenyal, disiram kuah santan beraroma rempah andaliman yang unik, ditambah tahu goreng dan telur rebus. Pas untuk akhir bulan: mengenyangkan, hemat, dan tetap terasa spesial. Kalau kamu kangen makanan warung yang hangat dan penuh nostalgia, Mi Gomak bisa jadi jawaban — simpel dibuat di rumah, tapi rasanya seperti dibawa pulang dari pasar tradisional Medan.
Mi Gomak sering disebut “spageti Batak” karena bentuk mi yang tebal dan teksturnya kenyal mirip spageti. Namun bedanya jelas pada bumbu: andaliman — rempah khas Toba — memberi aroma citrusy dan sensasi sedikit ‘numbing’ (geli-pedes) yang jadi identitas makanannya. Selain itu, tradisi makan dengan tangan (digomak) adalah bagian dari budaya yang memberi nama unik ini.
300 gram mi lidi (bisa diganti spageti jika sulit ditemukan)
700 ml santan encer
200 ml santan kental
2 lembar daun salam
2 batang serai, geprek
3 lembar daun jeruk, sobek
1 sdt andaliman (opsional tapi sangat direkomendasikan)
Minyak untuk menumis
6 siung bawang merah
4 siung bawang putih
5 buah cabai merah keriting (sesuaikan tingkat pedas)
3 butir kemiri, sangrai
2 cm lengkuas
2 cm jahe
2 cm kunyit (atau 1 sdt kunyit bubuk)
Daun bawang, iris tipis
Tahu goreng atau tempe goreng, potong sesuai selera
Telur rebus (ayam atau bebek)
Sambal andaliman atau sambal biasa (opsional)
Ubi goreng atau pisang goreng sebagai lauk pendamping (opsional)
Berikut langkah-langkah yang mudah diikuti agar kamu dapat hasil yang autentik dan menggoda selera.
Rebus mi lidi atau spageti dalam air mendidih hingga al dente — empuk namun masih kenyal. Jangan terlalu lembek.
Setelah matang, tiriskan dan siram dengan sedikit minyak agar tidak lengket. Sisihkan.
Haluskan semua bahan bumbu halus (bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri, lengkuas, jahe, kunyit) menggunakan blender atau ulekan.
Siapkan daun salam, serai geprek, dan daun jeruk.
Panaskan 2–3 sendok makan minyak dalam wajan. Tumis bumbu halus bersama daun salam, serai, dan daun jeruk hingga harum dan matang (sekitar 5–7 menit).
Tuang santan encer sedikit demi sedikit ke dalam tumisan sambil diaduk terus agar santan tidak pecah.
Setelah mendidih dan bumbu larut, tambahkan santan kental untuk memberi tekstur yang creamy. Aduk perlahan.
Masukkan andaliman yang sudah ditumbuk halus atau bubuk andaliman. Aduk rata dan cicipi.
Tambahkan garam, gula, dan kaldu bubuk secukupnya. Masak dengan api kecil hingga bumbu meresap (5–10 menit). Jangan biarkan santan mendidih terlalu keras agar tidak pecah.
Masukkan mi lidi ke dalam mangkuk.
Siram kuah santan berempah panas di atas mi.
Tambahkan tahu atau tempe goreng, telur rebus, taburan daun bawang, dan sambal andaliman jika suka. Sajikan segera.
Jangan merebus mi terlalu lama — mi lidi cepat lembek jika direbus berlebihan. Ambil saat sudah kenyal.
Saat menumis bumbu, pastikan bumbu matang sempurna: aroma mentah bawang atau kunyit akan mengganggu rasa.
Aduk santan perlahan dan matikan api bila sudah mendidih untuk mengurangi risiko santan pecah.
Andaliman memberikan cita rasa otentik; kalau tidak ada, kamu bisa gunakan sedikit merica plus parutan kulit jeruk nipis untuk meniru aroma citrus-nya, meski sensasi ‘numbing’ tidak akan sama.
Variasikan tingkat kepedasan dengan menambah jumlah cabai atau menyajikan sambal terpisah.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kabel charger sering kali menjadi perangkat yang kurang mendapat perhatian dalam penggunaan sehari-hari. Padahal, fungsinya sangat penting untuk menjaga daya...
Banyak pengguna mengira bahwa saat HP Android mulai lemot, satu-satunya solusi adalah mengganti perangkat baru. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya...