Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Monas pada 5 Oktober 2025 menyisakan sebuah kisah menyentuh. Seorang pria paruh baya dilaporkan kehilangan sepeda motornya saat menghadiri acara bersama cucunya.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik setelah video sang kakek viral di media sosial, memperlihatkan ia kebingungan sambil menenteng helm dan ditemani cucu perempuannya, usai menyaksikan perayaan HUT TNI.
Kapuspen TNI Tanggapi Video Viral: Siap Beri Bantuan
Menanggapi video tersebut, Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen TNI) Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menyampaikan keprihatinannya.
“Turut prihatin dengan kejadian yang terjadi,” ujar Freddy saat dikonfirmasi oleh media, seperti dilaporkan Liputan6.
Ia juga menyatakan kesiapan untuk membantu sang kakek, dan berharap masyarakat yang mengetahui identitas pria tersebut dapat segera menginformasikannya kepada pihak TNI.
“Bila ada kontak maupun identitas yang bersangkutan tolong infokan ke saya, akan kita bantu kakek tersebut,” lanjut Freddy.
Kronologi Hilangnya Motor: Parkir di Sekitar Monas, Helm Tertinggal
Dalam video yang pertama kali diunggah oleh akun Instagram @lbj_jakarta, disebutkan bahwa sang kakek datang ke kawasan Monas untuk mengantar cucunya menonton perayaan HUT TNI.
Setelah acara selesai, ia berniat pulang namun motor miliknya telah hilang dicuri. Motor tersebut diparkir di pinggiran jalan dekat Monas sejak pukul 11.00 WIB.
Saat kembali ke tempat parkir, kakek tersebut hanya menemukan helm miliknya yang ditinggalkan oleh pelaku. Ia terlihat bingung dan sempat bertanya kepada orang-orang sekitar terkait keberadaan kamera CCTV.
Tak Tahu Letak CCTV, Hanya Mendapat Jawaban Tidak Bertanggung Jawab
Dalam keterangannya yang terekam dalam video, kakek itu mengatakan sempat menanyakan keberadaan kamera CCTV kepada seseorang di lokasi.
“Tadi saya udah tanya itu ke baju merah, katanya disini enggak ada tanggung jawabnya,” ucap sang kakek sambil menggendong helm dan berdiri bersama cucunya.
Ia juga menyebut bahwa ada dua orang yang dicurigai sebagai pelaku pencurian motor tersebut, meskipun belum ada bukti konkret.
Simpati Publik dan Ajakan untuk Memberi Informasi
Video ini telah mengundang simpati publik, terutama karena kakek tersebut tampak datang untuk menyenangkan cucunya namun justru mengalami musibah.
Kapuspen TNI mengajak masyarakat yang memiliki informasi mengenai identitas pria tersebut untuk menyampaikan langsung kepada dirinya atau ke saluran resmi TNI, agar dapat dilakukan bantuan lanjutan.
Referensi: Liputan6