3 Resep Pisang Goreng Renyah, Madu hingga Wijen, Camilan Hangat yang Bikin Nagih

Ada sesuatu yang sederhana tetapi selalu berhasil membangkitkan selera: pisang goreng hangat. Aromanya yang keluar dari dapur, suara minyak yang masih berdesis, hingga tekstur renyah ketika baru digigit membuat camilan ini sulit ditolak.

Bagi banyak orang, pisang goreng juga punya rasa nostalgia tersendiri. Dulu, camilan ini sering hadir sebagai teman minum teh atau kopi pada pagi dan sore hari. Sekarang, pisang goreng semakin kreatif. Bukan hanya dicelup tepung lalu digoreng, tetapi bisa diberi madu, wijen, hingga daun pandan untuk menghasilkan rasa dan aroma yang berbeda.

Menariknya, membuat pisang goreng yang renyah tidak membutuhkan bahan yang sulit ditemukan. Pisang kepok, uli, tanduk, atau raja bisa diolah menjadi camilan rumahan yang menggugah selera.

Kalau ingin mencoba variasi yang lebih istimewa, ada tiga resep pisang goreng yang bisa dibuat di rumah. Mulai dari rasa manis legit pisang goreng madu, sensasi gurih dan harum pisang goreng wijen, sampai pisang goreng pandan ala Thailand.

1. Resep Pisang Goreng Madu

Pisang goreng madu menjadi salah satu kreasi yang cukup populer. Perpaduan pisang yang lembut dengan adonan renyah dan madu menghasilkan rasa manis legit yang khas.

Rahasia kenikmatannya terletak pada pemilihan pisang. Pisang raja bisa menjadi pilihan karena memiliki aroma harum dan rasa manis alami. Teksturnya juga cukup padat sehingga tidak mudah hancur ketika digoreng.

Madu memberikan sentuhan manis tambahan pada adonan. Setelah digoreng, bagian luar pisang akan berubah menjadi kecokelatan dengan aroma yang menggoda.

Bahan Pisang Goreng Madu

  • 3 buah pisang raja
  • 5 sdm madu asli
  • 100 gram tepung terigu
  • 1 sdm tepung beras
  • 2 sdm gula pasir
  • ½ sdt garam
  • Air secukupnya
  • Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat Pisang Goreng Madu

Kupas pisang raja, kemudian potong sesuai selera. Pisang bisa diiris bulat atau dipotong memanjang.

Selanjutnya, siapkan wadah untuk membuat adonan. Campurkan tepung terigu dan tepung beras, kemudian masukkan gula pasir serta garam.

Tambahkan madu dan air sedikit demi sedikit sambil diaduk. Pastikan adonan tidak terlalu encer agar bisa melapisi permukaan pisang dengan baik.

Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak menggunakan api sedang. Setelah minyak panas, celupkan potongan pisang ke dalam adonan hingga seluruh permukaannya tertutup.

Masukkan pisang ke minyak panas. Goreng hingga warnanya berubah menjadi kuning kecokelatan dan bagian luarnya terlihat renyah.

Angkat pisang, kemudian tiriskan. Sajikan ketika masih hangat agar tekstur renyahnya lebih terasa.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih menarik, pisang goreng madu juga bisa disajikan dengan tambahan madu sebagai drizzle. Namun, gunakan secukupnya agar rasa manisnya tidak berlebihan.

2. Resep Pisang Goreng Wijen yang Gurih dan Renyah

Kalau kamu lebih menyukai gorengan dengan aroma gurih dan tekstur yang renyah, pisang goreng wijen bisa menjadi pilihan.

Tambahan biji wijen putih memberikan aroma khas ketika terkena minyak panas. Selain itu, wijen membuat permukaan pisang goreng terlihat lebih menarik.

Jenis pisang yang digunakan cukup fleksibel. Pisang kepok dan pisang uli cocok digunakan karena teksturnya padat. Pisang tanduk juga bisa menjadi pilihan jika ingin ukuran pisang goreng yang lebih besar.

Bahan Pisang Goreng Wijen

Bahan utama:

  • 6 buah pisang kepok atau pisang uli
  • Pisang tanduk sebagai alternatif
  • 50 gram biji wijen putih
  • Minyak goreng secukupnya

Bahan adonan:

  • 150 gram tepung beras
  • 4 sdm tepung kanji
  • 2 sdm gula pasir
  • ½ sdt garam
  • 1 sdt baking powder
  • 250 ml air dingin

Cara Membuat Pisang Goreng Wijen

Kupas pisang terlebih dahulu. Pisang kepok atau pisang uli dapat dibelah menjadi dua atau tiga bagian sesuai ukuran yang diinginkan.

Untuk pisang tanduk, potong menjadi beberapa bagian agar lebih mudah digoreng dan disantap.

Baca Juga:  Resep Cilok Kuah Soto Gurih yang Mudah Dibuat untuk Camilan Keluarga

Setelah itu, buat adonan tepung. Campurkan tepung beras, tepung kanji, gula pasir, garam, dan baking powder dalam wadah.

Tuangkan air dingin secara bertahap sambil diaduk sampai adonan tercampur rata. Penggunaan air dingin membantu menghasilkan lapisan luar yang lebih renyah ketika digoreng.

Masukkan biji wijen putih ke dalam adonan. Aduk kembali hingga wijen tersebar merata.

Panaskan minyak dengan api sedang. Jangan menggunakan api terlalu besar karena bagian luar pisang bisa cepat kecokelatan sementara lapisan tepung belum matang sempurna.

Celupkan potongan pisang ke dalam adonan hingga seluruh permukaannya terlapisi. Kemudian masukkan ke minyak panas.

Goreng sampai pisang berwarna kuning keemasan dan bagian luarnya terlihat kering serta renyah.

Angkat dan tiriskan. Pisang goreng wijen paling nikmat disantap saat masih panas, terutama bersama secangkir kopi atau teh hangat.

3. Resep Pisang Goreng Pandan ala Thailand

Ingin mencoba pisang goreng dengan aroma yang berbeda? Pisang goreng pandan bisa menjadi pilihan menarik.

Kreasi ini dikenal sebagai salah satu variasi pisang goreng yang umum ditemukan di Thailand. Hal menarik dari resep ini adalah daun pandan tidak dicampurkan ke dalam adonan.

Daun pandan justru ikut digoreng bersama pisang. Ketika bertemu minyak panas, pandan mengeluarkan aroma harum yang kemudian menyelimuti pisang goreng.

Hasilnya adalah camilan dengan lapisan luar renyah, pisang lembut di bagian dalam, dan aroma pandan yang khas.

Bahan Pisang Goreng Pandan

Bahan utama:

  • 1 sisir pisang kepok
  • 4–5 lembar daun pandan
  • Minyak goreng secukupnya

Bahan adonan:

  • 200 gram tepung terigu
  • 100 gram tepung beras
  • 1 sdt soda kue
  • ½ sdt bubuk vanili
  • ½ sdt garam
  • 2 sdm biji wijen
  • 400 ml air es

Cara Membuat Pisang Goreng Pandan

Kupas pisang kepok, kemudian belah menjadi dua atau tiga bagian. Sisihkan terlebih dahulu.

Potong daun pandan menjadi beberapa bagian. Tidak perlu menghaluskannya karena daun pandan akan langsung dimasukkan ke dalam minyak.

Berikutnya, siapkan adonan tepung. Campurkan tepung terigu, tepung beras, soda kue, vanili, garam, dan biji wijen.

Tuangkan air es secara bertahap sambil terus diaduk sampai adonan tercampur rata.

Panaskan minyak menggunakan api sedang. Celupkan pisang ke dalam adonan hingga terlapisi secara merata.

Masukkan pisang ke dalam minyak panas. Setelah itu, masukkan potongan daun pandan.

Goreng pisang hingga berwarna kuning keemasan. Aroma pandan yang keluar selama proses penggorengan akan membuat dapur terasa semakin harum.

Setelah matang, angkat pisang dan tiriskan. Sajikan selagi panas untuk mendapatkan tekstur paling renyah.

Tips Membuat Pisang Goreng Renyah dan Tidak Cepat Lembek

Membuat pisang goreng sebenarnya cukup mudah. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasilnya renyah di luar dan tetap lembut di dalam.

1. Pilih pisang dengan tekstur padat

Tidak semua jenis pisang memiliki tekstur yang cocok untuk digoreng. Pisang kepok, uli, tanduk, dan raja merupakan beberapa pilihan yang bisa digunakan.

Pilih pisang yang matang tetapi tidak terlalu lembek. Pisang yang terlalu matang cenderung mudah hancur ketika dicelupkan ke dalam adonan.

2. Jangan membuat adonan terlalu encer

Adonan yang terlalu cair akan sulit menempel pada pisang. Lapisan tepung juga menjadi terlalu tipis sehingga hasil akhirnya kurang renyah.

Sebaliknya, adonan yang terlalu kental dapat membuat lapisan tepung terlalu tebal.

Usahakan mendapatkan konsistensi adonan yang cukup untuk melapisi pisang secara merata.

3. Gunakan minyak yang cukup

Pisang sebaiknya digoreng dalam minyak yang cukup banyak sehingga dapat matang secara merata.

Pastikan minyak sudah panas sebelum pisang dimasukkan. Jika minyak belum panas, adonan akan menyerap lebih banyak minyak dan hasilnya menjadi kurang renyah.

4. Gunakan api sedang

Api sedang membantu pisang matang secara merata. Api yang terlalu besar bisa membuat lapisan luar cepat gosong sebelum bagian dalam matang.

Baca Juga:  3 Resep Masakan Lombok yang Sedap dan Bikin Nagih, dari Plecing Kangkung hingga Ayam Taliwang

Sebaliknya, api yang terlalu kecil dapat membuat pisang menyerap minyak terlalu banyak.

5. Jangan terlalu banyak memasukkan pisang sekaligus

Menggoreng terlalu banyak pisang dalam satu waktu bisa membuat suhu minyak turun drastis.

Akibatnya, pisang membutuhkan waktu lebih lama untuk matang dan hasilnya bisa kurang renyah.

Goreng dalam beberapa tahap jika ukuran wajan tidak terlalu besar.

6. Tiriskan dengan benar

Setelah matang, segera angkat pisang dan tiriskan. Gunakan saringan atau rak peniris agar minyak berlebih dapat turun dengan baik.

Jangan menumpuk pisang terlalu rapat ketika masih panas karena uap panas dapat membuat lapisan luar cepat lembek.

Mana yang Paling Cocok untuk Teman Minum Kopi?

Setiap variasi memiliki karakter rasa yang berbeda.

Pisang goreng madu cocok untuk kamu yang menyukai rasa manis legit. Aromanya juga terasa lebih kaya berkat tambahan madu.

Pisang goreng wijen lebih cocok bagi pencinta rasa gurih dan aroma panggang dari biji wijen. Teksturnya juga menarik karena wijen memberikan sensasi tambahan ketika digigit.

Sementara itu, pisang goreng pandan bisa menjadi pilihan bagi yang ingin mencoba sesuatu yang sedikit berbeda. Aroma pandan membuat camilan sederhana ini terasa lebih istimewa.

Ketiganya juga cocok disajikan sebagai camilan keluarga. Tidak perlu menunggu acara khusus karena bahan-bahannya relatif mudah ditemukan di dapur.

Tanya Jawab Seputar 3 Resep Pisang Goreng Renyah, Madu hingga Wijen

Apakah pisang kepok bisa digunakan untuk semua resep?

Bisa, terutama untuk pisang goreng wijen dan pisang goreng pandan. Pisang kepok memiliki tekstur cukup padat sehingga tidak mudah hancur saat digoreng. Untuk pisang goreng madu, pisang raja juga bisa digunakan karena memiliki rasa manis dan aroma yang khas.

Apa tepung yang membuat pisang goreng lebih renyah?

Tepung beras sering digunakan untuk membantu menghasilkan lapisan yang renyah. Beberapa resep juga mengombinasikannya dengan tepung kanji atau tepung terigu untuk mendapatkan tekstur yang lebih sesuai.

Kenapa pisang goreng cepat lembek?

Pisang goreng bisa cepat lembek jika minyak kurang panas, adonan terlalu encer, atau pisang ditumpuk ketika masih panas. Uap panas yang terperangkap dapat membuat lapisan tepung kehilangan kerenyahannya.

Apakah air dingin penting untuk adonan pisang goreng?

Pada resep tertentu, seperti pisang goreng wijen dan pandan, air dingin atau air es digunakan untuk membantu menghasilkan lapisan tepung yang lebih renyah. Namun, konsistensi adonan dan suhu minyak juga tetap berperan penting.

Bisa menggunakan jenis pisang selain kepok, uli, raja, dan tanduk?

Bisa, selama pisang memiliki tekstur yang cukup padat dan tidak terlalu matang. Namun, karakter rasa serta tekstur hasil akhirnya bisa berbeda tergantung jenis pisang yang digunakan.

Pada akhirnya, pisang goreng membuktikan bahwa camilan sederhana tidak harus terasa membosankan. Dari satu bahan utama, kamu bisa menciptakan banyak rasa hanya dengan mengubah adonan dan tambahan yang digunakan.

Ada manis legit dari madu, aroma gurih dari wijen, sampai wangi pandan yang langsung mengingatkan pada jajanan hangat yang baru diangkat dari penggorengan.

Jadi, kalau sore ini ada beberapa buah pisang di rumah, tidak perlu bingung mau dibuat apa. Siapkan tepung, panaskan minyak, lalu pilih resep favoritmu. Setelah beberapa menit, secangkir kopi atau teh hangat pun sudah punya teman yang pas.

Karena terkadang, camilan paling sederhana justru menjadi bagian kecil dari momen yang paling nyaman.

📚 ️Baca Juga Seputar Kuliner

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED