Meta Rilis Muse Spark AI Canggih yang Ubah Cara Interaksi di Media Sosial
Meta resmi memperkenalkan model kecerdasan buatan terbaru bernama Muse Spark, yang menjadi tonggak penting dalam pengembangan teknologi AI mereka. Model...
Read more
Instagram kembali menghadirkan inovasi terbaru dengan merilis fitur affiliate di Reels. Fitur ini memungkinkan kreator menyematkan link produk langsung ke dalam konten video dan berpotensi mendapatkan komisi dari penjualan.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Head of Instagram, Adam Mosseri, melalui akun Instagram resminya. Dalam unggahan tersebut, Mosseri menjelaskan bahwa kreator kini dapat menandai produk dalam konten Reels.
“Anda kini dapat menggunakan tautan affiliasi dengan menandai produk ke konten Reels dan mendapatkan komisi, jika ada pengguna lain yang berbelanja dari konten Anda,” kata Adam Mosseri.
Fitur ini akan muncul saat kreator hendak mengunggah Reels. Tepat di bawah kolom caption dan menu Tag People, pengguna akan menemukan opsi baru bertuliskan Add Product.
Saat menu tersebut dipilih, kreator dapat menyisipkan link produk yang ingin dipromosikan. Link tersebut nantinya akan tampil di bagian atas nama profil dalam video Reels, lengkap dengan ikon kantong belanja yang bisa diklik oleh penonton.
Ketika pengguna mengklik link tersebut, mereka akan diarahkan langsung ke situs belanja tempat produk tersedia. Fitur ini membuka peluang baru bagi kreator untuk melakukan promosi sekaligus monetisasi konten.
Kehadiran fitur ini dinilai sebagai langkah strategis Instagram dalam memperkuat ekosistem kreator. Sistemnya mirip dengan model affiliate yang sudah lebih dulu populer di platform lain.
Berdasarkan informasi yang tersedia, kreator dapat membuat konten Reels yang menampilkan atau menggunakan produk tertentu. Produk tersebut kemudian ditandai menggunakan link affiliate.
Jika ada pengguna yang melakukan pembelian melalui link tersebut, kreator akan memperoleh komisi dari transaksi tersebut.
Menurut laporan yang dikutip dari Marketing4Ecommerce, langkah ini menunjukkan bahwa Instagram semakin mengarah menjadi aplikasi serba bisa atau superapp. Platform ini tidak lagi hanya fokus pada konten visual seperti foto, tetapi juga mengintegrasikan fitur belanja dan monetisasi.
Meski begitu, Instagram belum mengungkap syarat lengkap bagi kreator yang ingin menggunakan fitur ini. Hal ini berbeda dengan platform lain seperti YouTube dan TikTok yang sudah memiliki aturan lebih jelas.
Sebagai perbandingan, YouTube mensyaratkan kreator memiliki minimal 500 subscriber untuk dapat memanfaatkan fitur affiliate. Sementara itu, TikTok Shop memiliki ketentuan berbeda tergantung jenis akun, dengan batas minimal sekitar 600 followers untuk kreator.
Saat ini, fitur affiliate di Reels masih dalam tahap peluncuran terbatas. Berdasarkan pantauan pada Selasa 7 April 2026, fitur tersebut belum tersedia untuk pengguna di Indonesia, baik di perangkat Android maupun iOS.
Adam Mosseri hanya menyebutkan bahwa fitur ini akan dirilis secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan. Artinya, pengguna di berbagai negara perlu menunggu hingga fitur ini tersedia secara luas.
Dengan hadirnya fitur ini, Instagram memberikan peluang baru bagi kreator untuk mengembangkan strategi konten sekaligus meningkatkan potensi pendapatan dari platform.
Referensi:
Kompas
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internet Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internet — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Bea Cukai Sidoarjo melakukan pemusnahan rokok ilegal dengan nilai mencapai Rp5,9 miliar sebagai bagian dari upaya penegakan hukum di bidang...
Kecelakaan tunggal terjadi di Dusun Medain, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat pada Jumat (10/4/2026), melibatkan sebuah mobil...