Film Komedi Agak Laen Menyala Pantiku Bersiap Geser Avengers Endgame
Film komedi Agak Laen Menyala Pantiku perlahan tapi pasti mendekati tonggak sejarah baru di industri perfilman Indonesia. Film produksi Imajinari...
Read more
Christy, film biografi drama yang dibintangi Sydney Sweeney, memulai debut yang mengecewakan di box office. Berdasarkan data dari Variety, film R-rated ini hanya meraih pendapatan 1,3 juta dolar AS (sekitar Rp20 miliar) pada pekan pertama di lebih dari 2.000 bioskop di Amerika Utara, menjadikannya salah satu pembukaan terburuk untuk film yang dirilis secara luas.
Meski demikian, Sydney Sweeney menegaskan bahwa tujuan pembuatan film tidak selalu diukur dari angka penjualan tiket. “We don’t always just make art for numbers, we make it for impact,” kata Sweeney dalam unggahan panjang di Instagramnya. “Christy telah menjadi proyek yang paling berdampak dalam hidup saya.”
Disutradarai oleh David Michôd, film ini juga dibintangi oleh Ben Foster, Merritt Weaver, dan Katy O’Brian. Film ini menceritakan perjalanan Christy Martin, petinju wanita terkemuka, dari masa awal karier hingga menghadapi percobaan pembunuhan oleh pelatih sekaligus suaminya.
Menurut kritikus Owen Gleiberman, yang meninjau film ini untuk Variety, penampilan Sydney Sweeney sangat transformasional. Gleiberman menyebut Christy sebagai “wrenching portrait of abuse, enabling, gaslighting, and just how far domestic violence can go.” Film ini menekankan tema survival, courage, dan hope, serta telah digunakan untuk meningkatkan kesadaran tentang kekerasan domestik.
Sweeney menambahkan, “If Christy gave even one woman the courage to take her first step toward safety, then we will have succeeded,” menegaskan tujuan sosial yang mendasari proyek tersebut.
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Ada masa-masa ketika nasi putih biasa terasa membosankan. Bukan karena tidak enak, tapi karena kita ingin sesuatu yang lebih “niat”...
Banyak dari kita pasti pernah berada di momen klasik ini. Isi dompet mulai menipis, stok bahan di kulkas terbatas, tapi...