Laptop Redmi Terbaru Andalkan Intel Core Ultra 5 Ini Spesifikasi Lengkapnya
Xiaomi kembali meramaikan pasar laptop dengan menghadirkan lini terbaru Redmi Book 2026 yang dibekali prosesor Intel Core Ultra 5. Perangkat...
Read more
Samsung kembali membuat gebrakan dengan merilis Galaxy Tab S10 Lite, sebuah tablet yang memadukan harga ramah di kantong dengan fitur canggih berbasis kecerdasan buatan (AI). Perangkat ini dirancang bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga produktivitas, belajar, hingga kebutuhan kreator konten.
Changtae Kim, EVP & Head of New Computing R&D Team Samsung Electronics, menjelaskan bahwa Tab S10 Lite hadir untuk menjangkau lebih banyak pengguna. Menurutnya, tablet ini bukan sekadar perangkat hiburan, tapi teman yang bisa diandalkan untuk bekerja, belajar, atau sekadar bersantai.
Ia mengatakan, Galaxy Tab S10 Lite dibangun dengan desain serbaguna yang bisa mengikuti ritme hidup pengguna modern—mulai dari berpindah antar kelas online, mengerjakan tugas, sampai menikmati serial favorit.
Galaxy Tab S10 Lite dibekali layar 10,9 inci WUXGA+ dengan resolusi 2112×1320 piksel. Panel TFT ini punya refresh rate 90Hz, membuat transisi gambar lebih mulus saat bermain game atau scrolling media sosial.
Yang menarik, layar ini didukung Vision Booster, teknologi yang memastikan tampilan tetap jelas meski digunakan di bawah sinar matahari. Tak hanya itu, ada juga blue light filter yang menjaga kenyamanan mata meski digunakan lama.
Dengan bezel tipis dan desain modern, tablet ini cocok untuk pengguna yang sering membaca e-book, menonton film, atau bekerja dengan tampilan dokumen yang luas.

S Pen Samsung Galaxy Tab S10 Lite. (Sumber: Samsung Electronics)
Salah satu daya tarik utama Galaxy Tab S10 Lite adalah dukungan S Pen. Bagi pelajar, S Pen bisa dipakai untuk mencatat pelajaran dengan cepat dan rapi. Sementara bagi kreator, stylus ini membantu menggambar dengan presisi atau mengedit video secara detail.
S Pen juga didukung berbagai aplikasi bawaan seperti Samsung Notes yang kini dilengkapi fitur Handwriting Assist untuk merapikan tulisan tangan, serta Math Solver yang bisa membantu menyelesaikan soal matematika.
Bagi multitasker, ada pula fitur Split View yang memudahkan membuka dua aplikasi sekaligus di layar. Misalnya, pengguna bisa mencatat sambil menonton video kuliah, atau browsing referensi sambil mengetik.
Untuk urusan performa, Galaxy Tab S10 Lite ditenagai chipset Exynos 1380 (Quartz) yang dipadukan dengan sistem operasi Android 15. Tablet ini tersedia dalam dua pilihan RAM dan penyimpanan:
6GB RAM + 128GB storage
8GB RAM + 256GB storage
Jika masih kurang, pengguna bisa menambah kapasitas hingga 2TB menggunakan kartu microSD.
Menariknya, Samsung menjanjikan update OS hingga 7 generasi serta update keamanan hingga 7 tahun. Artinya, tablet ini bisa digunakan dalam jangka panjang tanpa khawatir ketinggalan fitur terbaru.
Galaxy Tab S10 Lite memang bukan tablet yang ditujukan untuk fotografi. Namun, Samsung tetap membekali perangkat ini dengan kamera belakang 8MP dan kamera depan 5MP.
Kamera ini cukup untuk kebutuhan dasar seperti video call, online meeting, atau memotret dokumen. Untuk pelajar maupun pekerja yang sering mengikuti kelas online, kamera depan 5MP sudah sangat memadai.

Baterai Samsung Galaxy Tab S10 Lite. (Sumber: Samsung Electronics)
Salah satu nilai jual utama Galaxy Tab S10 Lite adalah baterai 8.000 mAh yang mendukung fast charging. Dengan kapasitas sebesar ini, pengguna bisa menggunakan tablet seharian penuh tanpa khawatir kehabisan daya.
Bagi pekerja remote, mahasiswa, hingga kreator konten yang sering beraktivitas di luar rumah, daya tahan baterai ini jelas menjadi keuntungan besar.
Samsung juga melengkapi Galaxy Tab S10 Lite dengan konektivitas modern seperti Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.3. Dengan jaringan lebih stabil, pengalaman streaming, gaming, atau meeting online akan lebih lancar.
Tablet ini sudah mengantongi sertifikasi IP42, yang berarti tahan terhadap debu ringan dan cipratan air. Jadi, tak perlu terlalu khawatir saat digunakan di luar ruangan.
Berbeda dari seri sebelumnya, Galaxy Tab S10 Lite hadir dengan sejumlah fitur berbasis Galaxy AI. Beberapa di antaranya adalah:
Circle to Search with Google: Cari informasi instan cukup dengan melingkari objek di layar.
Galaxy AI Key di Book Cover Keyboard: Tombol khusus untuk memudahkan akses fitur produktivitas.
Peningkatan Samsung Notes: Mulai dari Handwriting Assist, Math Solver, hingga Split View.
Selain itu, Galaxy Tab S10 Lite juga kompatibel dengan berbagai aplikasi pihak ketiga populer seperti Goodnotes, Clip Studio Paint, LumaFusion, hingga Notion.
Samsung telah mengumumkan harga resmi Galaxy Tab S10 Lite di Eropa, yaitu:
Wi-Fi 128GB: €399 (Rp6,2 juta)
Wi-Fi 256GB: €469 (Rp7,3 juta)
5G 128GB: €459 (Rp7,1 juta)
5G 256GB: €529 (Rp8,2 juta)
Dengan harga yang masih di bawah Rp10 juta, tablet ini bisa menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang ingin perangkat dengan layar besar, baterai tahan lama, dan fitur AI modern.
Kabar baik bagi pengguna tanah air, Galaxy Tab S10 Lite sudah lolos sertifikasi TKDN dan Postel di Indonesia.
Di laman Kementerian Perindustrian (Kemenperin), tablet ini terdaftar dengan kode SM-X406B untuk varian 5G, dengan nilai TKDN 38,2%. Sementara di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), tertera dua model sekaligus, yakni versi Wi-Fi only (SM-X400) dan versi 5G.
Artinya, Samsung tinggal selangkah lagi untuk merilis Galaxy Tab S10 Lite secara resmi di Indonesia.
Selain fitur, Galaxy Tab S10 Lite juga hadir dengan pilihan warna yang stylish:
Abu-abu (Gray)
Perak (Silver)
Merah Karang (Coral Red)
Pilihan warna ini memungkinkan pengguna mengekspresikan gaya masing-masing, baik yang menyukai warna netral elegan maupun tampilan lebih berani.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Gadget Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia gadget — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah video memperlihatkan momen tak terduga saat seorang pemain gitar terjatuh dari atas panggung ketika hendak duduk dalam sebuah acara...
Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi memutuskan untuk menunda sementara penerapan sistem rating gim Indonesia Game Rating System atau IGRS....