Nasi Bakar Cumi Gurih Pedas Bikin Kangen, Menu Praktis yang Selalu Jadi Rebutan
Ada masa-masa ketika nasi putih biasa terasa membosankan. Bukan karena tidak enak, tapi karena kita ingin sesuatu yang lebih “niat”...
Read more
Akhir bulan sering kali jadi momen paling jujur soal urusan dapur. Isi dompet menipis, stok kulkas terbatas, tapi selera makan tetap minta dimanjakan. Di sinilah sambal oncom petai hadir sebagai penyelamat. Lauk sederhana khas Sunda ini terkenal murah meriah, mudah dibuat, tapi rasanya tidak pernah gagal bikin nasi ludes dalam hitungan menit.
Aroma oncom bakar yang khas berpadu dengan wangi petai dan kencur langsung menggugah selera bahkan sebelum sambalnya tersaji di meja makan. Bagi banyak orang, sambal oncom petai bukan sekadar pelengkap nasi, tapi juga pembawa nostalgia. Ingatan tentang makan siang di rumah, nasi hangat mengepul, lalapan seadanya, dan sambal yang diulek manual di cobek batu.
Menariknya, meski terkesan tradisional dan jadul, sambal oncom petai justru makin relevan di era sekarang. Banyak orang kembali mencari menu rumahan yang praktis, hemat, tapi tetap punya karakter rasa kuat. Resep ini cocok untuk anak kos, keluarga muda, sampai kamu yang ingin menu cepat tanpa ribet.
Dengan waktu memasak hanya sekitar 30 menit dan bahan yang mudah didapat di pasar atau warung terdekat, sambal oncom petai layak masuk daftar menu wajib di dapur. Apalagi kalau disantap bersama nasi hangat dan lauk sederhana seperti ikan asin atau tempe goreng, rasanya benar-benar juara.
Siapkan bahan-bahan berikut agar proses memasak lebih lancar dan hasil sambal maksimal.
300 gram oncom hitam, dibakar lalu dicincang halus
10 mata petai, diiris tipis
4 buah cabai merah besar, dipotong-potong
4 buah cabai merah keriting, dipotong-potong
4 buah cabai rawit merah
6 buah bawang merah
1/2 sendok teh terasi bakar
5 cm kencur
1/2 sendok makan garam
25 gram gula merah
Komposisi cabai bisa disesuaikan dengan tingkat kepedasan favorit. Jika ingin lebih pedas, cabai rawit bisa ditambah. Sebaliknya, jika kurang tahan pedas, kurangi jumlah cabai rawit dan perbanyak cabai merah besar agar warna sambal tetap cantik.
Masukkan cabai merah, cabai keriting, cabai rawit, bawang merah, terasi bakar, kencur, garam, dan gula merah ke dalam cobek. Ulek hingga halus dan tercampur rata. Tekstur sambal bisa disesuaikan, mau benar-benar halus atau sedikit kasar agar lebih bertekstur.
Tambahkan oncom bakar yang sudah dicincang halus ke dalam cobek bersama irisan petai. Ulek perlahan asal rata. Tidak perlu terlalu halus agar tekstur oncom tetap terasa saat dimakan.
Cicipi sambal, lalu sesuaikan rasa asin, manis, dan pedas sesuai selera. Jika sudah pas, sambal oncom petai siap disajikan bersama nasi hangat.
Membakar oncom sebelum diulek bukan sekadar langkah tambahan tanpa alasan. Proses ini membuat aroma khas oncom jadi lebih keluar dan rasa asamnya berkurang. Teksturnya juga lebih padat sehingga mudah dicincang dan tidak lembek saat dicampur bumbu.
Selain itu, oncom bakar memberikan sensasi smoky yang membuat sambal terasa lebih dalam dan kompleks. Inilah salah satu kunci kenikmatan sambal oncom petai ala rumahan yang autentik.
Agar hasil sambal makin maksimal, perhatikan beberapa tips berikut:
Gunakan oncom hitam yang masih segar, tidak berlendir, dan aromanya tidak terlalu menyengat.
Terasi sebaiknya dibakar sebentar agar aromanya keluar dan tidak langu.
Kencur jangan terlalu banyak karena bisa mendominasi rasa sambal.
Jika ingin sambal lebih awet, simpan di wadah tertutup dan letakkan di kulkas. Sambal bisa bertahan hingga 2 hari.
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Ada masa-masa ketika nasi putih biasa terasa membosankan. Bukan karena tidak enak, tapi karena kita ingin sesuatu yang lebih “niat”...
Banyak dari kita pasti pernah berada di momen klasik ini. Isi dompet mulai menipis, stok bahan di kulkas terbatas, tapi...