Resep Ubi Madu Wijen yang Manis Legit, Camilan Panggang Praktis dan Menggugah Selera
Ubi jalar tidak hanya nikmat direbus atau digoreng, tetapi juga bisa diolah menjadi camilan manis dengan tampilan menarik. Salah satu...
Read more
Nasi goreng menjadi salah satu pilihan sarapan favorit karena mudah dibuat, mengenyangkan, dan bisa dikreasikan menggunakan berbagai bahan yang tersedia di rumah. Selain menggunakan ayam, sosis, atau udang, nasi goreng juga bisa dibuat tanpa daging dengan memadukan telur dan jamur.
Salah satu variasi yang menarik untuk dicoba adalah nasi goreng jamur dan telur dengan sentuhan cita rasa Jepang. Perpaduan bawang putih, bawang bombay, jamur shitake, kecap asin Jepang atau shoyu, serta sedikit minyak wijen memberikan aroma khas yang menggugah selera.
Jamur shitake memiliki tekstur kenyal dan rasa gurih alami yang cocok dipadukan dengan nasi putih. Sementara itu, telur menambah kelembutan sekaligus membantu hidangan terasa lebih mengenyangkan. Jagung manis juga digunakan untuk memberikan sentuhan rasa manis dan warna yang menarik.
Resep ini cocok untuk kamu yang ingin menyajikan sarapan praktis tanpa daging, tetapi tetap kaya rasa. Bahan-bahannya sederhana dan proses memasaknya relatif cepat. Bahkan, nasi putih sisa semalam bisa dimanfaatkan agar tekstur nasi goreng lebih terpisah dan tidak mudah lembek.
Nasi goreng jamur dan telur ini terinspirasi dari penggunaan bumbu bergaya Jepang, terutama shoyu dan minyak wijen. Rasanya cenderung gurih dengan aroma jamur yang khas, tetapi tetap bisa disesuaikan dengan selera keluarga.
Informasi resep:
Siapkan bahan berikut untuk membuat dua porsi nasi goreng.
Bahan utama:
Bahan taburan:
Catatan bahan: Jamur shitake memberikan aroma dan tekstur yang khas, tetapi kamu bisa menggantinya dengan jamur tiram, jamur kancing, atau jenis jamur lain yang mudah ditemukan. Jika mengganti jamur, potong sesuai ukuran yang nyaman disantap dan sesuaikan waktu memasaknya dengan kadar air jamur tersebut.
1. Siapkan semua bahan
Cincang bawang putih dan bawang bombay hingga halus. Potong jamur shitake menjadi bagian kecil agar mudah tercampur dengan nasi. Siapkan biji jagung manis, kocok telur dalam mangkuk, lalu iris daun bawang untuk taburan.
Pastikan nasi putih sudah dingin sebelum digunakan. Jika nasi baru matang, hamparkan sebentar dalam wadah lebar agar uap panas berkurang. Nasi yang terlalu panas dan lembap cenderung mudah menggumpal saat digoreng.
2. Tumis bawang hingga harum
Panaskan minyak sayur di dalam wajan. Masukkan bawang putih cincang dan bawang bombay, kemudian tumis sambil diaduk sampai layu dan harum. Gunakan api sedang agar bawang tidak cepat gosong.
Bawang putih memberikan aroma gurih, sedangkan bawang bombay menambahkan rasa manis alami. Keduanya menjadi dasar rasa yang penting karena resep ini tidak menggunakan daging sebagai sumber tambahan cita rasa.
3. Masukkan jamur dan jagung manis
Tambahkan potongan jamur shitake dan biji jagung manis ke dalam wajan. Aduk hingga jamur mulai layu dan seluruh bahan tercampur dengan tumisan bawang.
Biarkan jamur terkena panas yang cukup agar aromanya keluar. Jika menggunakan jamur yang mengandung banyak air, masak sedikit lebih lama sampai cairan berkurang. Tahap ini membantu nasi goreng tidak terlalu basah ketika nasi dimasukkan nanti.
4. Sisihkan bahan ke pinggir wajan
Setelah jamur dan jagung cukup matang, geser keduanya ke salah satu sisi wajan. Buat ruang kosong di bagian tengah untuk memasak telur.
Cara ini membantu telur matang tanpa harus mengangkat bahan yang sudah ditumis. Jika wajan terlalu kecil, kamu juga bisa mengangkat sementara tumisan jamur ke piring, memasak telur, kemudian mencampurkan semuanya kembali.
5. Masak telur hingga bergumpal
Tuangkan telur kocok ke bagian tengah wajan. Aduk perlahan hingga telur membentuk gumpalan kecil dan matang. Setelah itu, campurkan telur dengan tumisan jamur serta jagung.
Jangan memasak telur terlalu lama hingga kering sebelum nasi dimasukkan. Telur yang matang dengan tekstur lembut akan membuat hasil akhir nasi goreng terasa lebih enak.
6. Masukkan nasi putih dingin
Tambahkan nasi putih ke dalam wajan. Gunakan spatula untuk memisahkan gumpalan nasi sambil mengaduknya bersama telur, jamur, dan jagung.
Jika nasi menggumpal, tekan perlahan dengan sisi spatula. Hindari menghancurkan nasi terlalu keras agar butirannya tidak berubah menjadi lembek. Pastikan seluruh bahan tersebar merata sebelum memasukkan bumbu cair.
7. Tambahkan shoyu dan bumbu lainnya
Tuangkan shoyu ke atas nasi, kemudian tambahkan kaldu jamur, merica bubuk, dan garam. Aduk secara merata agar bumbu melapisi nasi dan potongan bahan lainnya.
Shoyu memberikan rasa asin gurih sekaligus aroma khas yang menjadi ciri nasi goreng ini. Kaldu jamur memperkaya rasa, sementara merica memberikan sedikit sensasi hangat. Karena shoyu dan kaldu jamur sudah mengandung rasa gurih, masukkan garam secara hati-hati dan koreksi rasa sebelum menambahkan lagi.
8. Besarkan api dan goreng hingga agak kering
Besarkan api jika kondisi wajan memungkinkan, lalu aduk nasi goreng sampai semua bahan tercampur rata dan nasi terasa lebih kering. Gerakkan spatula dari dasar wajan agar nasi tidak menempel atau gosong.
Jangan memenuhi wajan secara berlebihan. Jika ingin membuat porsi lebih banyak, lebih baik memasak dalam dua tahap agar panas tetap merata. Nasi yang digoreng dengan ruang cukup akan lebih mudah terpisah dan tidak mudah berair.
9. Tambahkan minyak wijen
Tuangkan minyak wijen, kemudian aduk sebentar hingga aromanya menyebar. Minyak wijen memiliki aroma cukup kuat sehingga tidak perlu digunakan berlebihan.
Menambahkan minyak wijen menjelang akhir proses memasak membantu mempertahankan aromanya. Jika minyak wijen sudah digunakan sejak awal, aromanya dapat berkurang setelah terkena panas dalam waktu lama.
10. Sajikan dengan daun bawang
Matikan api setelah nasi goreng tercampur rata dan tingkat kekeringannya sesuai selera. Pindahkan nasi goreng ke piring, lalu taburi daun bawang iris.
Sajikan selagi hangat agar aroma bawang, jamur, dan minyak wijen terasa lebih menonjol. Kamu juga bisa melengkapinya dengan irisan mentimun atau sayuran segar sesuai selera.
Meski memakai bumbu sederhana, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar nasi goreng jamur dan telur menghasilkan rasa gurih, tekstur yang pas, dan aroma yang menggugah selera.
Nasi dingin menjadi pilihan yang tepat untuk membuat nasi goreng karena kadar uap dan kelembapannya cenderung lebih rendah dibandingkan nasi yang baru matang. Butiran nasi lebih mudah dipisahkan sehingga hasilnya tidak terlalu lembek.
Jika hanya memiliki nasi hangat, sebarkan nasi di atas wadah lebar dan biarkan uap panasnya berkurang sebelum dimasak. Jangan membiarkan nasi berada pada suhu ruang terlalu lama. Untuk penyimpanan, segera dinginkan dan masukkan ke lemari pendingin dalam waktu yang aman.
Jamur memiliki kandungan air alami yang dapat keluar saat terkena panas. Jika jamur langsung dicampurkan ke dalam nasi ketika masih mengeluarkan banyak cairan, nasi goreng berisiko menjadi lembap.
Karena itu, tumis jamur terlebih dahulu sampai layu dan sebagian cairannya menguap. Langkah ini juga membantu mengeluarkan aroma jamur sehingga rasanya lebih menyatu dengan bumbu.
Minyak wijen memiliki aroma khas yang cukup kuat. Dalam resep ini, satu sendok teh sudah digunakan untuk memberikan sentuhan harum tanpa menutupi rasa bawang, telur, dan jamur.
Apabila ingin menambah minyak wijen, lakukan sedikit demi sedikit sambil mencicipi nasi goreng. Terlalu banyak minyak wijen dapat membuat aroma masakan terlalu tajam dan terasa berat.
Shoyu atau kecap asin Jepang menjadi sumber rasa gurih dan asin dalam resep ini. Kandungan garam setiap produk bisa berbeda, sehingga rasa akhir nasi goreng juga dapat berubah.
Masukkan shoyu dan kaldu jamur terlebih dahulu, kemudian cicipi nasi setelah semua bahan tercampur. Tambahkan garam secukupnya jika masih dibutuhkan. Cara ini membantu mencegah nasi goreng menjadi terlalu asin.
Wajan lebar memudahkan nasi dan bahan lainnya bergerak selama proses menggoreng. Panas juga lebih mudah tersebar ketika nasi tidak menumpuk terlalu tinggi.
Jika membuat porsi lebih banyak, masak secara bertahap. Wajan yang terlalu penuh dapat membuat bahan lebih banyak mengukus daripada tergoreng, sehingga nasi cenderung basah dan menggumpal.
Minyak wijen digunakan untuk memperkuat aroma akhir. Masukkan setelah nasi dan bumbu tercampur, lalu aduk sebentar hingga harum. Dengan begitu, karakter aromanya tetap terasa ketika nasi goreng disajikan.
Resep ini cukup fleksibel sehingga bisa dikreasikan berdasarkan bahan yang tersedia di rumah. Selama penyesuaian dilakukan dengan memperhatikan kadar air dan keseimbangan bumbu, nasi goreng tetap bisa terasa nikmat.
Nasi goreng jamur kancing. Jika sulit menemukan jamur shitake, gunakan jamur kancing. Iris tipis agar cepat matang dan mudah menyatu dengan nasi. Jamur kancing cenderung memiliki karakter rasa yang lebih ringan, sehingga aroma minyak wijen dan shoyu akan tetap menjadi bagian penting dari cita rasanya.
Nasi goreng jamur tiram. Suwir jamur tiram menjadi bagian kecil sebelum ditumis. Masak sampai layu dan sebagian airnya menguap. Teksturnya yang lembut cocok dipadukan dengan telur orak-arik dan jagung manis.
Nasi goreng telur ekstra. Tambahkan satu butir telur jika ingin rasa telur lebih dominan. Masak telur di bagian tengah wajan sebelum mencampurkannya dengan nasi. Penambahan telur juga membuat nasi goreng lebih mengenyangkan, tetapi pastikan telur matang sempurna.
Nasi goreng jamur pedas. Tambahkan cabai rawit yang diiris tipis atau sedikit bubuk cabai ketika menumis bawang. Mulailah dengan jumlah kecil, lalu sesuaikan tingkat kepedasan. Jangan menambahkan terlalu banyak cabai sekaligus karena rasa pedas dapat menutupi aroma jamur dan minyak wijen.
Nasi goreng dengan sayuran tambahan. Wortel yang dipotong kecil, kacang polong, atau paprika dapat digunakan sebagai variasi. Masukkan sayuran yang membutuhkan waktu masak lebih lama terlebih dahulu. Sayuran dengan kadar air tinggi sebaiknya ditumis sampai cukup kering sebelum nasi dimasukkan.
Nasi goreng tanpa kaldu jamur. Jika tidak memiliki kaldu jamur, kamu bisa menghilangkannya dan menyesuaikan rasa memakai shoyu, merica, serta sedikit garam. Rasa akhirnya mungkin lebih sederhana, tetapi aroma tumisan bawang dan jamur tetap dapat memberikan cita rasa yang enak.
Nasi goreng jamur dan telur paling nikmat disajikan segera setelah selesai dimasak. Letakkan nasi dalam piring atau mangkuk saji, kemudian tambahkan daun bawang iris sebagai taburan. Warna hijau daun bawang memberikan kontras yang menarik dengan nasi berwarna kecokelatan akibat shoyu.
Untuk sarapan keluarga, sajikan bersama irisan mentimun, tomat, atau buah segar. Pelengkap ini memberikan variasi tekstur dan rasa yang menyegarkan. Kamu juga dapat menambahkan sup bening sederhana jika ingin menyajikan hidangan yang lebih lengkap.
Untuk bekal, masukkan nasi goreng ke wadah bersih yang sesuai untuk makanan. Pastikan nasi sudah ditangani dengan benar dan tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. Apabila bekal tidak akan langsung dimakan, simpan dalam kondisi dingin dan gunakan tas bekal berinsulasi dengan sumber pendingin yang memadai. Untuk penyajian panas, panaskan kembali sampai seluruh bagian makanan benar-benar panas.
Jika nasi goreng dibuat untuk dua orang, sesuaikan jumlah bahan dengan porsi makan masing-masing. Apabila menggunakan sayuran atau telur tambahan, perhitungkan ruang dalam wajan agar seluruh bahan tetap bisa digoreng dengan merata.
Nasi matang perlu ditangani dengan hati-hati karena dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri apabila terlalu lama berada pada suhu ruang. Sebaiknya sajikan nasi goreng sesuai kebutuhan dan segera dinginkan sisa makanan yang ingin disimpan.
Masukkan sisa nasi goreng ke wadah dangkal yang bersih dan tertutup, kemudian simpan di lemari pendingin sesegera mungkin, idealnya dalam waktu satu hingga dua jam setelah dimasak. Hindari membiarkannya di meja makan selama berjam-jam.
Untuk kualitas terbaik, konsumsi sisa nasi goreng dalam satu sampai dua hari. Saat akan disantap, panaskan sampai seluruh bagian benar-benar panas. Aduk ketika proses pemanasan agar panas tersebar merata. Usahakan hanya memanaskan porsi yang akan dimakan dan tidak berulang kali menghangatkan seluruh sisa makanan.
Perhatikan pula kondisi nasi sebelum dikonsumsi. Jika muncul bau tidak biasa, perubahan tekstur yang mencurigakan, atau tanda kerusakan lainnya, jangan mengonsumsinya. Memanaskan kembali makanan tidak selalu membuat makanan yang telah rusak menjadi aman.
1. Apakah nasi goreng jamur dan telur tetap gurih meski tanpa daging?
Ya. Jamur memiliki rasa gurih alami, sedangkan telur menambah tekstur dan rasa yang mengenyangkan. Kombinasi bawang putih, bawang bombay, shoyu, dan minyak wijen juga membantu membangun aroma serta cita rasa tanpa harus menambahkan daging.
2. Apakah jamur shitake bisa diganti dengan jamur lain?
Bisa. Jamur kancing dan jamur tiram dapat digunakan sebagai alternatif. Potong atau suwir jamur sesuai jenisnya, kemudian tumis hingga layu dan kadar airnya berkurang sebelum mencampurkannya dengan nasi.
3. Mengapa nasi goreng sebaiknya menggunakan nasi dingin?
Nasi yang sudah dingin dan tidak terlalu lembap lebih mudah dipisahkan selama proses menggoreng. Hasilnya cenderung lebih berbutir dan tidak menggumpal. Jika menggunakan nasi baru matang, kurangi kelembapannya terlebih dahulu dan hindari membiarkannya terlalu lama pada suhu ruang.
4. Apa fungsi shoyu dalam resep ini?
Shoyu merupakan kecap asin Jepang yang memberikan rasa asin gurih dan aroma khas. Bahan ini membantu membentuk karakter rasa nasi goreng. Jika tidak tersedia, kecap asin lain dapat digunakan, tetapi rasa akhirnya mungkin sedikit berbeda.
5. Apakah minyak wijen wajib digunakan?
Tidak wajib, tetapi minyak wijen memberikan aroma khas yang menjadi salah satu ciri resep ini. Jika tidak tersedia, nasi goreng tetap bisa dibuat dengan minyak sayur. Aroma akhirnya akan lebih sederhana, tetapi bawang, jamur, dan telur tetap memberikan rasa yang nikmat.
6. Bagaimana cara membuat nasi goreng tidak lembek?
Gunakan nasi yang sudah dingin, tumis jamur sampai sebagian airnya menguap, dan pastikan wajan cukup panas. Hindari memasukkan terlalu banyak bahan sekaligus. Setelah bumbu ditambahkan, aduk nasi hingga panas merata dan tingkat kelembapannya sesuai selera.
7. Apakah resep ini cocok untuk menu bekal?
Cocok, asalkan nasi goreng ditangani dan disimpan dengan aman. Dinginkan sisa makanan sesegera mungkin, simpan dalam wadah tertutup di lemari pendingin, dan gunakan tas bekal berinsulasi dengan sumber pendingin jika tidak langsung dimakan. Panaskan kembali sampai benar-benar panas sebelum disajikan.
Nasi goreng jamur dan telur bisa menjadi alternatif sarapan untuk kamu yang ingin menikmati hidangan praktis tanpa daging. Perpaduan jamur shitake, telur orak-arik, jagung manis, bawang, shoyu, dan minyak wijen menghasilkan rasa gurih dengan aroma yang khas.
Proses memasaknya juga mudah diikuti, mulai dari menumis bawang, memasak jamur, membuat telur orak-arik, hingga menggoreng nasi bersama bumbu. Dengan memakai nasi dingin dan mengontrol kadar air jamur, kamu bisa mendapatkan nasi goreng yang lebih terpisah dan tidak mudah lembek.
Bahan-bahannya pun fleksibel. Jamur shitake dapat diganti dengan jenis jamur lain, sayuran bisa ditambahkan sesuai persediaan, dan tingkat rasa asin maupun pedas dapat disesuaikan dengan selera keluarga. Sajikan selagi hangat untuk sarapan, makan siang, atau menu praktis di rumah.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Ubi jalar tidak hanya nikmat direbus atau digoreng, tetapi juga bisa diolah menjadi camilan manis dengan tampilan menarik. Salah satu...
Tempe menjadi salah satu bahan makanan favorit di Indonesia karena mudah ditemukan, harganya relatif terjangkau, dan bisa diolah menjadi beragam...