Konten
Resep Capcay Kuah Udang Jamur yang Gurih dan Kaya Nutrisi

Capcay kuah udang jamur bisa menjadi pilihan menu rumahan yang lezat sekaligus menghadirkan aneka bahan dalam satu hidangan. Perpaduan wortel, sawi putih, pakcoy, jamur kancing, jamur kuping, dan udang menghasilkan sajian berkuah gurih yang cocok dinikmati bersama nasi putih hangat.
Capcay dikenal sebagai olahan sayuran yang populer dalam kuliner Tionghoa dan banyak dikreasikan di Indonesia. Isiannya cukup fleksibel sehingga bisa menyesuaikan bahan yang tersedia di dapur. Meski begitu, kombinasi sayuran dengan jamur dan udang memberikan variasi rasa serta tekstur yang menarik. Sayuran menghadirkan sensasi segar, jamur memberikan tekstur khas, sedangkan udang menambah rasa gurih pada kuah.
Resep capcay kuah ini juga praktis untuk menu makan siang atau makan malam. Bumbu utamanya terdiri atas bawang putih, bawang bombay, saus tiram, kecap asin, minyak wijen, dan beberapa bumbu pelengkap. Bahan-bahan tersebut membantu menghasilkan kuah gurih tanpa membutuhkan proses memasak yang rumit.
Hal penting saat membuat capcay adalah memperhatikan urutan memasukkan bahan dan waktu memasak. Wortel yang lebih padat memerlukan waktu lebih lama untuk melunak dibandingkan pakcoy dan sawi putih. Karena itu, sayuran sebaiknya dimasukkan secara bertahap agar tingkat kematangannya lebih merata dan teksturnya tidak terlalu lembek.
Udang juga perlu dimasak sampai matang, tetapi jangan terlalu lama agar tidak menjadi keras. Dengan persiapan bahan yang teratur dan pengaturan api yang tepat, capcay kuah bisa disajikan dalam waktu relatif singkat.
Yuk, simak resep capcay kuah udang jamur berikut ini, lengkap dengan bahan, cara memasak, tips agar sayuran tetap segar, variasi bahan, serta ide penyajian untuk keluarga.
Mengenal Capcay Kuah Udang Jamur
Capcay merupakan hidangan yang menggabungkan beberapa jenis sayuran dan biasanya dimasak bersama bumbu gurih. Dalam versi kuah, bahan-bahannya dimasak menggunakan air atau cairan berbumbu sehingga menghasilkan sajian hangat yang nikmat disantap bersama nasi.
Resep ini menggunakan dua jenis jamur, yaitu jamur kancing dan jamur kuping. Jamur kancing memberikan tekstur lembut dan padat, sedangkan jamur kuping memiliki tekstur kenyal yang berbeda dari sayuran lainnya. Perpaduan keduanya membuat isi capcay terasa lebih bervariasi.
Udang kecil yang telah dikupas menjadi sumber rasa gurih sekaligus memberikan tambahan protein pada hidangan. Udang ditumis bersama bawang putih dan bawang bombay sebelum bahan lainnya dimasukkan. Proses tersebut membantu aroma bawang dan rasa udang menyatu dengan dasar kuah.
Sementara itu, wortel, sawi putih, dan pakcoy memberikan variasi warna serta tekstur. Wortel tetap terasa sedikit padat jika tidak dimasak terlalu lama, sedangkan sawi putih dan pakcoy lebih cepat melunak. Pengaturan waktu memasak penting agar seluruh bahan matang tanpa kehilangan tekstur yang menyenangkan.
Capcay kuah udang jamur juga mudah disesuaikan dengan selera. Kamu bisa mengubah ukuran potongan sayuran, mengatur kekentalan kuah, atau menyesuaikan bumbu berdasarkan kebutuhan. Namun, kombinasi udang, jamur, dan aneka sayuran tetap menjadi karakter utama dalam resep ini.
Resep Capcay Kuah Udang Jamur
Resep berikut mengikuti bahan dan tahapan utama dari materi sumber, dengan penjelasan tambahan agar lebih mudah dipraktikkan di dapur rumah.
Informasi resep:
- Asal masakan: China
- Kategori: Sayuran dengan udang dan jamur
- Waktu memasak: Sekitar 30 menit
- Tingkat kesulitan: Mudah
- Porsi: Sekitar 2 orang
- Karakter rasa: Gurih, sedikit asin, dan kaya tekstur
Bahan-Bahan Capcay Kuah
- 100 gram wortel, potong-potong
- 50 gram sawi putih
- 50 gram pakcoy
- 100 gram jamur kancing, potong menjadi dua bagian
- 100 gram udang kecil, kupas
- 50 gram jamur kuping
- 3 sdm minyak sayur
- 1 sdt minyak wijen
- 2 siung bawang putih, cincang halus
- ½ buah bawang bombay, iris
- 300 ml air
Bumbu:
- 3 sdm saus tiram
- 2 sdm kecap asin
- 1 sdm kaldu jamur bubuk
- ½ sdt merica bubuk
- 1 sdt garam
Bahan tersebut menghasilkan capcay dengan kuah gurih dan isi yang beragam. Gunakan udang yang segar dan sudah dikupas agar lebih praktis saat dimasak. Jika menggunakan jamur kuping kering, rendam terlebih dahulu sampai mengembang, lalu bersihkan dan tiriskan sebelum digunakan.
Pastikan sayuran dicuci bersih sebelum dipotong. Potong wortel dengan ukuran yang relatif seragam supaya tingkat kematangannya lebih mudah dikontrol. Jamur kancing bisa dibelah menjadi dua, sementara sawi putih dan pakcoy dapat dipotong menjadi bagian yang mudah disantap.
Cara Membuat Capcay Kuah Udang Jamur
1. Siapkan semua sayuran dan bahan lainnya.
Cuci wortel, sawi putih, pakcoy, jamur kancing, dan jamur kuping hingga bersih. Potong sayuran sesuai ukuran yang diinginkan, kemudian tiriskan.
Kupas udang dan periksa apakah masih ada bagian kulit yang tertinggal. Cincang halus bawang putih dan iris bawang bombay. Siapkan pula saus tiram, kecap asin, kaldu jamur bubuk, merica, dan garam agar mudah ditambahkan ketika memasak.
2. Panaskan minyak dan tumis bawang.
Panaskan tiga sendok makan minyak sayur dalam wajan. Masukkan bawang putih cincang dan irisan bawang bombay, lalu tumis hingga harum dan mulai layu.
Gunakan api sedang sambil mengaduk secara teratur agar bawang tidak cepat gosong. Aroma bawang yang keluar saat ditumis menjadi dasar rasa gurih pada kuah capcay.
Jika bawang putih mulai berubah warna, segera lanjutkan ke tahap berikutnya. Bawang yang terlalu gelap dapat menghasilkan rasa pahit dan memengaruhi aroma keseluruhan hidangan.
3. Masukkan udang.
Tambahkan udang yang telah dikupas ke dalam wajan. Aduk dan masak sampai udang mulai berubah warna menjadi merah muda atau kemerahan.
Hindari memasak udang terlalu lama pada tahap ini karena udang akan kembali dipanaskan bersama sayuran dan kuah. Pastikan udang tetap dimasak sampai matang sempurna sebelum capcay disajikan.
4. Tambahkan jamur kancing dan jamur kuping.
Masukkan jamur kancing dan jamur kuping ke dalam wajan. Aduk sampai tercampur dengan bawang dan udang, kemudian masak beberapa saat hingga jamur mulai matang.
Jamur akan menyerap aroma tumisan dan memberikan tekstur tambahan pada hidangan. Aduk perlahan agar potongan jamur tetap utuh dan tidak terlalu hancur.
5. Masukkan wortel terlebih dahulu.
Tambahkan wortel dan aduk bersama bahan lainnya. Karena teksturnya lebih padat daripada sawi putih dan pakcoy, wortel bisa diberi waktu sedikit lebih lama untuk mulai melunak.
Langkah ini merupakan penyesuaian praktis agar sayuran matang lebih merata. Wortel tidak perlu dimasak sampai benar-benar lunak pada tahap ini karena proses pemasakan masih berlanjut setelah air ditambahkan.
6. Tambahkan sawi putih dan pakcoy.
Masukkan sawi putih dan pakcoy, kemudian aduk perlahan hingga sayuran tercampur dengan bahan lainnya. Masak sebentar sampai sayuran mulai layu.
Daun sawi putih dan pakcoy lebih cepat matang dibandingkan wortel. Karena itu, sebaiknya jangan memasaknya terlalu lama sebelum kuah dimasukkan agar teksturnya tetap menarik.
7. Tuangkan air.
Tambahkan 300 ml air ke dalam wajan, lalu aduk perlahan. Biarkan cairan mendidih agar sayuran matang dan rasa dari bawang, udang, serta jamur menyatu ke dalam kuah.
Jika ingin menjaga bentuk sayuran, hindari mengaduk terlalu kuat. Pastikan wortel sudah cukup lunak dan udang matang sebelum melanjutkan proses pembumbuan.
8. Masukkan seluruh bumbu.
Tambahkan saus tiram, kecap asin, kaldu jamur bubuk, merica bubuk, dan garam. Aduk hingga seluruh bumbu larut dan tersebar merata dalam kuah.
Lakukan pengecekan rasa sebelum menambahkan garam tambahan. Saus tiram, kecap asin, dan kaldu jamur bubuk sudah memberikan rasa gurih serta asin, sehingga takaran sebaiknya disesuaikan dengan selera secara bertahap.
9. Tambahkan minyak wijen.
Tuangkan satu sendok teh minyak wijen dan aduk perlahan. Minyak wijen memberikan aroma khas yang melengkapi bawang, udang, dan jamur.
Gunakan sesuai takaran karena aroma minyak wijen cukup kuat. Setelah tercampur, masak sebentar sampai kuah kembali panas dan seluruh bahan matang.
10. Periksa kematangan dan sajikan.
Pastikan udang matang, wortel cukup lunak, dan sayuran lainnya masih memiliki tekstur yang sesuai. Jika kuah terasa terlalu asin, tambahkan sedikit air panas dan aduk kembali. Sebaliknya, jika rasanya kurang kuat, periksa bumbu secara bertahap.
Angkat capcay kuah dan sajikan selagi panas bersama nasi putih hangat. Hidangan ini cocok dinikmati sebagai menu makan siang atau makan malam yang praktis.
Tips Membuat Capcay Kuah Udang Jamur agar Gurih dan Tidak Lembek
Capcay kuah mudah dibuat, tetapi hasil akhirnya bergantung pada kesegaran bahan, urutan memasukkan sayuran, dan keseimbangan bumbu. Berikut beberapa tips supaya kuah gurih dan setiap bahan memiliki tekstur yang pas.
Pilih Sayuran yang Segar
Gunakan wortel yang masih keras, sawi putih dengan daun segar, serta pakcoy yang tidak layu. Sayuran segar biasanya memiliki tekstur lebih baik dan tidak mudah hancur ketika dimasak.
Untuk jamur, pilih jamur kancing yang permukaannya tidak berlendir dan tidak berbau menyengat. Jamur kuping juga harus dibersihkan sebelum dimasukkan ke wajan. Jika memakai jamur kuping kering, rendam hingga mengembang terlebih dahulu.
Perhatikan Urutan Memasukkan Sayuran
Tidak semua sayuran membutuhkan waktu memasak yang sama. Wortel cenderung memerlukan waktu lebih lama untuk melunak dibandingkan sawi putih dan pakcoy. Karena itu, wortel sebaiknya mulai dimasak lebih dahulu.
Masukkan sayuran berdaun setelah bahan yang lebih keras mulai matang. Cara ini membantu menjaga tekstur sawi putih dan pakcoy agar tidak terlalu layu ketika capcay selesai dimasak.
Jangan Memasak Udang Terlalu Lama
Udang berukuran kecil relatif cepat matang. Saat dimasukkan ke wajan, masak sampai mulai berubah warna, lalu lanjutkan proses memasak bersama jamur, sayuran, dan kuah hingga matang sempurna.
Udang yang dimasak terlalu lama dapat menjadi keras dan kehilangan tekstur lembutnya. Karena itu, hindari membiarkannya terus-menerus berada di atas api setelah matang.
Tumis Bawang sampai Harum
Bawang putih dan bawang bombay memberikan aroma dasar pada capcay. Tumis sampai harum dan layu sebelum udang dimasukkan agar aromanya keluar dengan baik.
Gunakan api sedang dan aduk secara berkala. Jika bawang terlalu cepat berwarna cokelat gelap, kecilkan api agar tidak gosong. Rasa pahit dari bawang yang terbakar bisa mengganggu cita rasa kuah.
Seimbangkan Saus Tiram dan Kecap Asin
Saus tiram memberikan karakter gurih, sedangkan kecap asin menambah rasa asin dan aroma khas. Keduanya dipadukan dengan kaldu jamur bubuk, merica, serta garam.
Karena masing-masing bumbu memiliki rasa yang cukup kuat, masukkan sesuai takaran resep terlebih dahulu. Cicipi kuah sebelum menambahkan garam lagi. Jika terlalu asin, tambahkan sedikit air panas dan aduk merata.
Gunakan Minyak Wijen Secukupnya
Minyak wijen membantu memberi aroma khas pada capcay. Takaran satu sendok teh sudah bisa menjadi pelengkap untuk resep ini.
Jangan menggunakannya secara berlebihan karena aromanya bisa mendominasi rasa sayuran dan udang. Tambahkan menjelang akhir proses memasak agar aromanya tetap terasa.
Variasi Capcay Kuah untuk Menu Keluarga
Resep capcay kuah udang jamur dapat disesuaikan dengan bahan yang tersedia. Namun, usahakan tetap mempertahankan karakter utama berupa sayuran, kuah gurih, dan kombinasi bahan yang memberikan variasi tekstur.
Capcay Kuah dengan Sayuran Lebih Beragam
Kamu bisa menambahkan brokoli, kembang kol, atau jagung muda jika tersedia. Potong bahan menjadi ukuran yang mudah dimakan, kemudian masukkan berdasarkan lama waktu memasaknya.
Sayuran yang lebih keras perlu dimasak lebih dahulu, sedangkan bahan yang cepat layu sebaiknya dimasukkan menjelang akhir. Dengan teknik ini, setiap bahan bisa matang dengan baik tanpa kehilangan tekstur secara berlebihan.
Capcay Kuah dengan Ayam
Jika tidak memiliki udang, potongan ayam tanpa tulang dapat menjadi alternatif. Potong ayam menjadi bagian kecil agar lebih cepat matang dan mudah disantap bersama sayuran.
Masak ayam sampai matang sebelum memasukkan seluruh sayuran. Karena waktu memasaknya berbeda dari udang, periksa bagian terdalam daging dan pastikan ayam matang sempurna sebelum hidangan disajikan.
Capcay Kuah dengan Tahu
Tahu bisa ditambahkan untuk memberikan variasi tekstur dan melengkapi isi hidangan. Pilih tahu yang cukup padat agar tidak mudah hancur ketika diaduk bersama sayuran.
Masukkan tahu ketika kuah mulai mendidih dan aduk perlahan. Jika suka, tahu bisa digoreng sebentar terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke dalam capcay.
Capcay Kuah dengan Rasa Lebih Pedas
Bagi penyuka makanan pedas, tambahkan irisan cabai merah ketika menumis bawang. Jumlah cabai dapat disesuaikan dengan selera tanpa perlu mengubah seluruh komposisi bumbu.
Jika memasak untuk keluarga dengan selera berbeda, sajikan sambal secara terpisah agar setiap orang dapat menentukan tingkat kepedasannya sendiri.
Capcay Kuah dengan Kuah Lebih Pekat
Jika menyukai kuah yang terasa lebih kental, jumlah air dapat disesuaikan secara bertahap. Namun, resep dasar ini tidak menggunakan tepung sebagai pengental, sehingga kuahnya tetap cenderung ringan.
Jangan mengurangi cairan terlalu banyak sebelum sayuran dan udang matang. Jika ingin rasa lebih kuat, cicipi kuah dan sesuaikan bumbu terlebih dahulu daripada menambahkan terlalu banyak saus sekaligus.
Ide Penyajian Capcay Kuah Udang Jamur
Capcay kuah paling cocok disajikan dalam keadaan panas, ketika aroma bawang dan minyak wijen masih terasa. Kuah gurihnya dapat dinikmati bersama nasi putih hangat sebagai menu makan siang yang praktis.
Untuk melengkapi hidangan, kamu bisa menyajikan capcay bersama beberapa pilihan lauk atau pendamping berikut:
- Nasi putih hangat: pilihan praktis yang cocok untuk menyerap kuah gurih.
- Ayam goreng: menambah variasi rasa dan tekstur pada menu keluarga.
- Tahu atau tempe goreng: pilihan sederhana untuk melengkapi hidangan.
- Telur dadar: cocok untuk makan siang ketika ingin menu yang praktis.
- Sambal: memberikan sensasi pedas bagi yang menyukainya.
Jika capcay dijadikan menu utama, sajikan dalam mangkuk yang cukup dalam agar kuah tidak mudah tumpah. Letakkan udang dan jamur di bagian atas supaya isiannya terlihat menarik.
Untuk bekal makan siang, gunakan wadah tertutup yang tidak mudah bocor. Jika membawa nasi dalam wadah terpisah, kuah capcay bisa dituang secukupnya menjelang makan agar tekstur nasi tetap sesuai selera.
Capcay juga bisa menjadi pilihan untuk memperkenalkan aneka sayuran kepada anggota keluarga. Potong sayuran menjadi ukuran yang mudah dikunyah dan sesuaikan tingkat kematangannya. Meski demikian, tidak perlu memasak sayuran terlalu lama hanya agar sangat lunak karena tekstur dan warna sayuran dapat berubah.
Cara Menyimpan Capcay Kuah dengan Aman
Capcay udang jamur paling nikmat disantap setelah selesai dimasak. Jika masih tersisa, simpan dengan cara yang benar karena hidangan ini mengandung udang matang, sayuran, dan kuah.
Jangan membiarkan capcay berada pada suhu ruang lebih dari dua jam. Jika suhu lingkungan melebihi 32°C, batas waktunya menjadi satu jam. Pindahkan sisa hidangan ke wadah bersih yang tertutup dan simpan di lemari pendingin bersuhu maksimal 4°C.
Untuk kualitas terbaik, habiskan capcay dalam waktu sekitar tiga hingga empat hari. Namun, sayuran yang sudah dimasak dapat semakin layu ketika disimpan, sehingga menyantapnya lebih cepat biasanya memberikan pengalaman makan yang lebih baik.
Saat ingin menikmati sisa capcay, ambil porsi yang diperlukan lalu panaskan sampai panas merata. Aduk perlahan agar kuah terdistribusi dengan baik. Jika kuah berkurang selama penyimpanan, tambahkan sedikit air saat memanaskan dan cicipi kembali rasanya.
Hindari memanaskan seluruh masakan berulang kali jika hanya sebagian yang akan disantap. Lebih praktis membagi capcay menjadi beberapa porsi sebelum disimpan. Gunakan sendok bersih ketika mengambil makanan dan jangan menyimpan kembali sisa dari piring makan ke dalam wadah utama.
Tanya Jawab Seputar Capcay Kuah Udang Jamur
1. Apa saja isi capcay kuah udang jamur?
Resep ini menggunakan wortel, sawi putih, pakcoy, jamur kancing, jamur kuping, dan udang kecil. Kuahnya dibuat dengan bawang putih, bawang bombay, saus tiram, kecap asin, kaldu jamur bubuk, merica, garam, serta minyak wijen.
2. Bagaimana cara membuat capcay kuah tetap segar?
Pilih sayuran yang segar, potong dengan ukuran sesuai, dan masukkan berdasarkan tingkat kekerasannya. Wortel dapat dimasak lebih dahulu, sedangkan sawi putih dan pakcoy ditambahkan belakangan agar tidak terlalu layu.
3. Mengapa udang dalam capcay bisa menjadi keras?
Udang dapat menjadi keras jika dimasak terlalu lama. Masukkan udang setelah bumbu ditumis dan masak sampai matang sempurna. Hindari terus memasaknya terlalu lama setelah teksturnya sudah matang.
4. Apakah capcay kuah harus memakai dua jenis jamur?
Tidak harus, tetapi resep ini menggunakan jamur kancing dan jamur kuping untuk memberikan variasi tekstur. Jika salah satunya tidak tersedia, kamu dapat menyesuaikan bahan dengan jamur yang ada di rumah.
5. Bisakah capcay kuah dibuat tanpa udang?
Bisa. Udang dapat diganti dengan ayam atau tahu sesuai selera. Jika mengganti bahan utama, sesuaikan urutan memasak supaya protein yang digunakan matang sempurna sebelum capcay disajikan.
6. Bagaimana agar kuah capcay tidak terlalu asin?
Gunakan saus tiram, kecap asin, kaldu jamur bubuk, dan garam sesuai takaran terlebih dahulu. Cicipi kuah sebelum menambah garam. Jika terlalu asin, tambahkan sedikit air panas dan aduk kembali hingga rata.
7. Apakah capcay kuah cocok untuk bekal?
Cocok, selama disimpan dalam wadah tertutup dan dijaga suhunya. Karena mengandung udang matang dan kuah, jangan membiarkannya terlalu lama pada suhu ruang. Gunakan tempat penyimpanan dingin atau tas bekal berinsulasi dengan sumber pendingin jika makanan tidak segera dimakan.
Capcay kuah udang jamur bisa menjadi pilihan menu rumahan yang praktis, gurih, dan berisi aneka bahan. Perpaduan wortel, sawi putih, pakcoy, jamur, serta udang menciptakan variasi rasa dan tekstur yang menyenangkan untuk makan siang maupun makan malam.
Kunci keberhasilannya ada pada persiapan bahan, urutan memasukkan sayuran, dan pengaturan waktu memasak. Tumis bawang hingga harum, masak udang serta jamur dengan tepat, lalu tambahkan sayuran dan bumbu sampai kuahnya terasa gurih. Sajikan segera bersama nasi putih hangat untuk hidangan keluarga yang sederhana dan menggugah selera.
📚 ️Baca Juga Seputar Kuliner
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
BERITATERBARU
Resep Capcay Kuah Udang Jamur yang Gurih dan Kaya Nutrisi
Capcay kuah udang jamur bisa menjadi pilihan menu rumahan yang lezat sekaligus menghadirkan aneka bahan dalam satu hidangan. Perpaduan wortel,...
Resep Tumis Kangkung Belacan, Menu Simpel yang Bikin Nambah Nasi
Tumis kangkung menjadi salah satu menu sayuran yang mudah dibuat dan cocok disajikan kapan saja. Namun, jika bosan dengan tumis...








