Resep Dadar Jagung Enak, Sekali Goreng Langsung Habis!

Dadar jagung menjadi salah satu gorengan rumahan yang selalu menggugah selera. Perpaduan jagung manis, tepung terigu, bawang, dan rempah menghasilkan camilan gurih dengan tekstur renyah di bagian luar. Saat digigit, butiran jagung memberikan rasa manis alami yang membuat gorengan ini terasa semakin nikmat.

Dadar jagung juga dikenal sebagai bakwan jagung di berbagai daerah. Hidangan sederhana ini bisa disantap sebagai camilan sore, lauk pendamping nasi putih, atau teman makan bersama keluarga. Salah satu hal yang membuatnya menarik adalah bahan-bahannya mudah ditemukan dan proses pembuatannya tidak membutuhkan teknik yang rumit.

Resep dadar jagung kali ini menggunakan tiga buah jagung manis yang dipadukan dengan tepung terigu, daun bawang, daun jeruk, serta bumbu halus berupa bawang merah, bawang putih, dan kencur. Merica, garam, dan kaldu ayam melengkapi rasa gurihnya, sedangkan daun jeruk memberikan aroma segar yang khas.

Supaya hasilnya lebih nikmat, jagung sebaiknya dipipil dengan rapi. Sebagian pipilan dapat dibiarkan utuh agar teksturnya terasa saat digigit, sementara sebagian lainnya boleh sedikit dihancurkan supaya adonan lebih mudah menyatu. Penambahan air juga perlu dilakukan secara bertahap agar adonan tidak terlalu encer.

Rahasia lainnya terletak pada proses menggoreng. Gunakan minyak yang cukup, panaskan dengan benar, lalu goreng adonan sampai matang dan kering. Setelah bagian luar mulai kokoh, api bisa dikecilkan agar bagian dalam ikut matang tanpa membuat permukaannya cepat gosong.

Yuk, simak resep dadar jagung renyah berikut ini, lengkap dengan bahan, cara memasak, tips agar tidak lembek, variasi rasa, serta ide penyajian untuk keluarga.

Mengenal Dadar Jagung, Gorengan Sederhana yang Selalu Disukai

Dadar jagung merupakan olahan jagung yang dicampur dengan tepung dan bumbu, kemudian digoreng hingga matang. Di beberapa daerah, makanan ini lebih dikenal dengan nama bakwan jagung. Meski nama dan racikannya dapat berbeda, jagung manis tetap menjadi bahan utama yang menentukan cita rasa hidangan.

Kelezatan dadar jagung berasal dari perpaduan tekstur dan rasa. Jagung memberikan rasa manis alami, sementara tepung terigu membantu menyatukan bahan menjadi adonan yang bisa dibentuk. Bawang merah dan bawang putih memberikan rasa gurih, sedangkan kencur serta daun jeruk membuat aromanya lebih menarik.

Dadar jagung juga cukup fleksibel untuk disesuaikan dengan selera. Ada yang menyukai adonan dengan banyak pipilan jagung agar teksturnya terasa jelas, ada pula yang memilih menghancurkan sebagian jagung supaya hasilnya lebih menyatu. Keduanya bisa digunakan selama jumlah air dan tepung tetap seimbang.

Dalam resep ini, adonan tidak menggunakan telur. Karena itu, konsistensi adonan dan suhu minyak menjadi hal penting agar dadar jagung tidak mudah hancur saat digoreng. Tambahkan air sedikit demi sedikit sampai adonan kental dan mampu mempertahankan bentuk ketika disendok ke dalam wajan.

Resep Dadar Jagung Manis yang Gurih dan Renyah

Resep berikut mengikuti bahan utama dari materi sumber, dengan petunjuk tambahan agar lebih mudah dipraktikkan di rumah.

Informasi resep:

  • Asal masakan: Nusantara
  • Kategori: Camilan atau lauk pendamping
  • Waktu memasak: Sekitar 30 menit
  • Tingkat kesulitan: Mudah
  • Porsi: Sekitar 4 orang
  • Karakter rasa: Gurih, sedikit manis, harum, dan renyah

Bahan-Bahan Dadar Jagung

  • 3 buah jagung manis
  • 1 batang daun bawang, iris halus
  • 2 lembar daun jeruk, buang tulangnya dan iris halus
  • ½ sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam
  • 1 sdm kaldu ayam
  • 4 sdm tepung terigu
  • Air secukupnya, ditambahkan sedikit demi sedikit
  • Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng

Bumbu halus:

  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 cm kencur

Pelengkap:

  • Cabai rawit hijau sesuai selera

Jagung manis menjadi bahan utama yang memberikan tekstur sekaligus rasa alami. Pilih jagung dengan biji yang penuh dan segar. Jika memungkinkan, gunakan jagung yang masih memiliki tekstur renyah saat mentah agar hasil gorengan tidak terasa terlalu lembek.

Daun jeruk sebaiknya diiris sangat tipis supaya mudah menyatu dengan adonan. Buang bagian tulang tengah yang keras agar teksturnya lebih nyaman ketika dimakan. Sementara itu, bumbu halus perlu diolah sampai cukup lembut agar aroma bawang dan kencur merata di seluruh adonan.

Cara Membuat Dadar Jagung

1. Siapkan dan pipil jagung manis

Kupas jagung, bersihkan rambut-rambut yang masih menempel, lalu pipil bijinya menggunakan pisau atau tangan. Kumpulkan seluruh pipilan dalam wadah bersih.

Untuk tekstur yang lebih menarik, biarkan sebagian besar pipilan tetap utuh. Jika menginginkan adonan lebih mudah menyatu, sebagian biji jagung bisa ditekan atau diulek ringan. Hindari menghancurkan seluruh jagung menjadi bubur karena tekstur butiran jagung menjadi salah satu daya tarik dadar jagung.

2. Haluskan bawang dan kencur

Haluskan bawang merah, bawang putih, dan kencur menggunakan ulekan atau blender. Usahakan bumbu cukup halus agar tidak terdapat potongan bawang yang terlalu besar di dalam adonan.

Kencur memberikan aroma khas yang membedakan rasa dadar jagung ini dari gorengan jagung berbumbu sederhana. Gunakan sesuai takaran agar aromanya melengkapi rasa jagung, bukan mendominasi.

3. Campurkan bahan kering dan bumbu

Masukkan pipilan jagung ke dalam wadah besar. Tambahkan tepung terigu, bumbu halus, irisan daun bawang, irisan daun jeruk, merica bubuk, garam, dan kaldu ayam.

Aduk sampai seluruh bahan tercampur rata. Pastikan bumbu halus tersebar di antara pipilan jagung dan tidak menggumpal pada satu bagian adonan. Gunakan sendok atau spatula yang cukup besar agar bahan mudah tercampur tanpa banyak jagung yang tertekan.

4. Tambahkan air secara bertahap

Tuangkan sedikit air sambil mengaduk adonan. Lanjutkan secara bertahap sampai tepung dan bumbu melekat pada jagung, tetapi adonan tetap kental.

Jangan menuangkan air terlalu banyak sekaligus. Adonan yang terlalu encer akan mudah menyebar saat dimasukkan ke dalam wajan dan dapat menghasilkan dadar jagung yang tipis serta kurang renyah. Sebaliknya, adonan yang terlalu kering bisa sulit menyatu dan mudah berantakan ketika disendok.

5. Panaskan minyak goreng

Tuangkan minyak ke dalam wajan dengan jumlah yang cukup agar adonan dapat digoreng dengan leluasa. Panaskan menggunakan api sedang.

Baca Juga:  Musim Hujan Minim Matahari, Cukupi Vitamin D dari Makanan Ini

Minyak perlu cukup panas sebelum adonan dimasukkan. Jika terlalu dingin, dadar jagung cenderung menyerap minyak dan sulit membentuk lapisan luar yang renyah. Namun, minyak yang terlalu panas membuat permukaan cepat gelap sebelum bagian dalam matang.

6. Masukkan adonan ke dalam wajan

Ambil satu sendok makan adonan, lalu tuangkan ke dalam minyak panas. Ulangi sesuai kapasitas wajan, dengan memberi sedikit jarak di antara setiap dadar.

Jangan memenuhi wajan secara berlebihan. Terlalu banyak adonan sekaligus dapat menurunkan suhu minyak dan membuat hasil gorengan kurang renyah. Untuk mendapatkan bentuk yang rapi, gunakan sendok dengan ukuran yang sama untuk setiap porsi.

7. Goreng hingga permukaannya kokoh

Biarkan dadar jagung mulai matang di satu sisi sebelum dibalik. Ketika bagian bawah terlihat kokoh dan berwarna kuning keemasan, balik perlahan menggunakan spatula.

Hindari membolak-balik adonan terlalu cepat karena dadar jagung yang belum kokoh bisa mudah hancur. Goreng dengan api sedang sampai kedua sisi mulai berwarna keemasan.

8. Kecilkan api dan lanjutkan hingga matang

Setelah permukaan dadar mulai terbentuk, kecilkan api bila diperlukan. Lanjutkan menggoreng sampai dadar jagung matang, kering, dan renyah sesuai selera.

Api yang lebih kecil membantu bagian dalam matang tanpa membuat bagian luar terlalu cepat gosong. Tetap perhatikan kondisi minyak dan warna dadar selama proses menggoreng.

9. Angkat dan tiriskan

Setelah matang, angkat dadar jagung menggunakan spatula atau saringan. Tiriskan di rak atau wadah berlapis kertas penyerap minyak.

Hindari menumpuk dadar terlalu banyak ketika masih panas karena uap dapat terperangkap dan membuat permukaannya cepat lembek. Biarkan minyak berlebih turun terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke piring saji.

10. Sajikan selagi hangat

Tata dadar jagung di atas piring dan sajikan bersama cabai rawit hijau. Kamu juga bisa menambahkan sambal sesuai selera.

Dadar jagung paling nikmat disantap tidak lama setelah digoreng, saat bagian luarnya masih renyah dan rasa manis jagung terasa jelas. Sajikan sebagai camilan atau lauk pendamping nasi putih hangat.

Tips Membuat Dadar Jagung Renyah dan Tidak Berminyak

Dadar jagung memang mudah dibuat, tetapi teksturnya bisa berbeda tergantung jenis jagung, konsistensi adonan, dan teknik menggoreng. Perhatikan beberapa tips berikut agar hasilnya gurih, matang merata, dan tidak cepat lembek.

Pilih Jagung Manis yang Segar

Jagung menjadi bahan utama yang menentukan rasa dan tekstur dadar. Pilih jagung manis dengan biji yang penuh, berwarna cerah, dan tidak berbau asam. Jagung yang segar umumnya memiliki rasa manis alami sehingga cocok dipadukan dengan bumbu gurih.

Pipil jagung dengan hati-hati supaya bijinya tetap utuh. Jika ingin tekstur lebih menyatu, hancurkan sebagian kecil pipilan saja. Dengan begitu, dadar tetap memiliki sensasi butiran jagung ketika digigit.

Jaga Konsistensi Adonan

Konsistensi adonan sangat berpengaruh terhadap hasil akhir. Adonan sebaiknya cukup kental untuk menempel pada pipilan jagung dan tidak langsung menyebar ketika dituang ke minyak.

Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil mengaduk. Jika terlanjur terlalu encer, jangan buru-buru menambahkan banyak tepung sekaligus. Tambahkan sedikit tepung terigu, aduk kembali, lalu periksa konsistensinya agar perbandingan bahan tetap seimbang.

Iris Daun Jeruk Setipis Mungkin

Daun jeruk memberikan aroma segar yang khas, tetapi bagian tulang daunnya dapat terasa keras apabila tidak diolah dengan benar. Buang tulang tengah, kemudian iris daunnya setipis mungkin.

Irisan halus akan lebih mudah menyebar di antara jagung dan tepung. Aroma daun jeruk pun dapat dirasakan secara merata tanpa menghasilkan potongan daun yang terlalu besar ketika dadar digigit.

Jangan Memasukkan Adonan ke Minyak yang Belum Panas

Minyak yang belum cukup panas dapat membuat dadar jagung menyerap banyak minyak sebelum bagian luarnya terbentuk. Akibatnya, gorengan terasa berat dan kurang renyah.

Panaskan minyak terlebih dahulu menggunakan api sedang. Masukkan satu sendok kecil adonan sebagai percobaan jika belum yakin dengan suhunya. Apabila adonan mulai menggoreng dengan baik tanpa langsung menggelap, minyak dapat digunakan untuk menggoreng sisanya.

Jangan Memenuhi Wajan

Menggoreng terlalu banyak dadar sekaligus dapat menurunkan suhu minyak. Selain membuat waktu menggoreng lebih lama, kondisi tersebut juga dapat membuat hasilnya kurang kering.

Goreng dalam beberapa tahap dengan jarak yang cukup antardadar. Cara ini memudahkan kamu membalik setiap bagian dan mengontrol warna permukaannya.

Goreng Sampai Kering, Bukan Sekadar Berwarna

Warna keemasan tidak selalu menjadi satu-satunya penanda kematangan. Pastikan adonan sudah cukup kokoh dan bagian dalamnya matang sebelum diangkat.

Setelah permukaan terbentuk, kecilkan api bila perlu supaya bagian dalam mendapat waktu untuk matang. Jika dadar terlalu cepat gelap, kemungkinan minyak terlalu panas. Atur api dan periksa kembali ukuran adonan agar hasil gorengan tidak mentah di tengah.

Tiriskan dengan Benar

Setelah diangkat, letakkan dadar jagung pada rak peniris atau wadah yang memungkinkan minyak berlebih turun. Hindari menumpuk gorengan selagi masih mengepul.

Uap panas yang terperangkap bisa membuat bagian luar yang semula renyah menjadi lembap. Jika membuat dalam jumlah banyak, letakkan dadar secara berjajar sambil menunggu semua adonan selesai digoreng.

Variasi Dadar Jagung untuk Camilan dan Lauk

Resep dasar dadar jagung dapat disesuaikan dengan selera keluarga. Namun, perubahan bahan sebaiknya dilakukan secara bertahap agar konsistensi adonan tetap terjaga.

Dadar Jagung dengan Rasa Lebih Pedas

Jika menyukai gorengan pedas, tambahkan cabai merah atau cabai rawit yang telah diiris halus ke dalam adonan. Cabai memberikan rasa pedas yang tersebar di antara jagung.

Sesuaikan jumlah cabai dengan selera. Jika dadar jagung akan disantap bersama anak-anak atau anggota keluarga yang tidak menyukai pedas, kamu bisa mempertahankan adonan dasar dan menyajikan cabai rawit sebagai pelengkap terpisah.

Dadar Jagung dengan Daun Bawang Lebih Banyak

Daun bawang memberikan aroma segar dan membuat tampilan dadar lebih menarik. Jumlahnya bisa ditambah sedikit sesuai selera, selama adonan masih cukup kental untuk dibentuk.

Baca Juga:  Resep Perkedel Jagung ala Minang yang Pedas Harum Buat Camilan

Iris daun bawang dengan ukuran halus agar mudah menyatu dengan jagung. Hindari memasukkan terlalu banyak bahan basah sekaligus karena bisa mengubah konsistensi adonan.

Dadar Jagung dengan Tekstur Jagung Campuran

Untuk hasil yang lebih menarik, biarkan sebagian besar jagung tetap utuh dan hancurkan sebagian kecilnya. Jagung utuh memberikan tekstur ketika digigit, sedangkan jagung yang sedikit dihancurkan membantu adonan menyatu.

Teknik ini cocok bagi orang yang ingin mendapatkan dadar jagung dengan tekstur beragam. Kamu tidak perlu menggunakan blender untuk menghancurkan semuanya; cukup tekan sebagian pipilan menggunakan ulekan atau sendok.

Dadar Jagung sebagai Lauk Nasi

Dadar jagung tidak harus disajikan sebagai camilan. Gorengan ini juga cocok menjadi lauk pendamping nasi putih, tumisan sayuran, dan sambal.

Untuk hidangan utama, buat dadar dengan ukuran sedang agar mudah diambil sebagai lauk. Sajikan bersama sayuran tumis atau sayur bening sehingga menu makan terasa lebih beragam.

Ide Penyajian Dadar Jagung agar Makin Menggugah Selera

Dadar jagung bisa disajikan dalam berbagai suasana, mulai dari camilan sore hingga pelengkap makan siang keluarga. Agar pengalaman menyantapnya semakin nikmat, perhatikan juga pilihan pendampingnya.

Berikut beberapa ide penyajian yang mudah dicoba:

  • Cabai rawit hijau: memberikan sensasi pedas langsung saat dadar disantap.
  • Sambal terasi: cocok bagi pencinta rasa pedas dan gurih.
  • Nasi putih hangat: menjadikan dadar jagung sebagai lauk sederhana.
  • Sayur bening: cocok sebagai pendamping agar menu makan lebih bervariasi.
  • Tumis kangkung atau sawi: menambahkan sayuran pada hidangan sehari-hari.
  • Teh hangat: pilihan sederhana untuk menemani dadar jagung sebagai camilan sore.

Jika disajikan untuk keluarga, tata dadar jagung secara berjajar di piring lebar agar tidak saling menumpuk. Sajikan sambal atau cabai di wadah terpisah supaya tingkat kepedasan bisa disesuaikan.

Untuk hidangan yang baru selesai digoreng, tunggu sebentar sampai minyak berlebih turun, tetapi jangan terlalu lama sebelum disajikan. Dadar jagung biasanya memberikan tekstur paling menarik ketika masih hangat.

Cara Menyimpan dan Menghangatkan Dadar Jagung

Dadar jagung paling nikmat disantap segera setelah digoreng. Namun, jika masih ada sisa, kamu tetap bisa menyimpannya dengan memperhatikan keamanan makanan.

Biarkan gorengan kehilangan uap panas berlebih, lalu masukkan ke wadah bersih yang tertutup. Jangan membiarkan dadar jagung berada pada suhu ruang lebih dari dua jam. Jika suhu lingkungan melebihi 32°C, batas waktunya menjadi satu jam.

Simpan dadar jagung matang dalam lemari pendingin bersuhu maksimal 4°C dan konsumsi dalam tiga hingga empat hari sebagai panduan umum untuk makanan matang. Untuk kualitas terbaik, sebaiknya buat dalam jumlah sesuai kebutuhan karena tekstur renyah akan berkurang selama penyimpanan.

Saat hendak disantap kembali, panaskan menggunakan oven atau alat penggoreng udara hingga panas merata agar permukaannya kembali kering. Wajan juga bisa digunakan dengan sedikit minyak dan api kecil. Hindari memanaskan terlalu lama karena bagian luar bisa menjadi terlalu keras sementara bagian dalam kehilangan kelembapannya.

Jika sejak awal ingin membuat dadar untuk disimpan, goreng sampai matang, tiriskan dengan baik, kemudian dinginkan dan simpan dalam wadah yang sesuai. Jangan memasukkan gorengan yang masih sangat panas ke wadah tertutup karena uap yang terperangkap dapat membuat permukaannya lembap.

Tanya Jawab Seputar Dadar Jagung

1. Apa perbedaan dadar jagung dan bakwan jagung?

Keduanya merujuk pada olahan jagung yang dicampur dengan tepung dan bumbu, kemudian digoreng. Penyebutan dapat berbeda menurut daerah dan resep keluarga. Dadar jagung dalam resep ini menggunakan jagung manis, tepung terigu, bawang, kencur, daun bawang, dan daun jeruk.

2. Bagaimana supaya dadar jagung renyah?

Gunakan jagung segar, jaga adonan tetap kental, panaskan minyak terlebih dahulu, lalu goreng hingga matang dan kering. Jangan memenuhi wajan dan tiriskan gorengan dengan baik setelah diangkat.

3. Mengapa dadar jagung bisa lembek?

Dadar jagung dapat menjadi lembek jika adonan terlalu encer, suhu minyak terlalu rendah, atau gorengan ditumpuk ketika masih panas. Penambahan air secara bertahap dan pengaturan suhu minyak membantu menghasilkan tekstur yang lebih baik.

4. Apakah jagung harus diblender sebelum dicampur dengan tepung?

Tidak harus. Jagung cukup dipipil, kemudian dicampurkan ke dalam adonan. Sebagian biji boleh dihancurkan sedikit jika ingin adonan lebih menyatu, tetapi membiarkan sebagian besar pipilan tetap utuh membantu mempertahankan tekstur jagung.

5. Bolehkah dadar jagung dibuat tanpa kencur?

Bisa, tetapi karakter aromanya akan berbeda dari resep ini. Kencur memberikan aroma khas pada bumbu. Jika tidak tersedia, kamu dapat tetap membuat dadar jagung dengan bawang merah dan bawang putih, lalu menyesuaikan rasa sesuai selera.

6. Apa yang cocok disajikan bersama dadar jagung?

Dadar jagung cocok disantap bersama cabai rawit hijau, sambal terasi, nasi putih hangat, atau tumisan sayuran. Untuk camilan, dadar jagung juga bisa dinikmati bersama teh hangat.

7. Bagaimana cara menghangatkan dadar jagung agar renyah kembali?

Gunakan oven, alat penggoreng udara, atau wajan dengan sedikit minyak dan api kecil. Panaskan hingga dadar kembali hangat dan permukaannya lebih kering. Hindari menumpuk gorengan selama proses pemanasan.

Dadar jagung merupakan pilihan camilan dan lauk rumahan yang sederhana, tetapi rasanya bisa membuat siapa pun ingin mengambil lagi. Perpaduan jagung manis, bawang merah, bawang putih, kencur, daun bawang, dan daun jeruk memberikan rasa gurih dengan aroma yang khas.

Kunci keberhasilannya terletak pada adonan yang tidak terlalu encer, minyak yang cukup panas, serta proses menggoreng sampai matang merata. Sajikan ketika masih hangat bersama cabai rawit hijau atau jadikan pelengkap nasi putih dan tumisan sayuran. Dengan bahan yang mudah ditemukan dan cara memasak yang praktis, dadar jagung bisa menjadi menu favorit keluarga kapan saja.

📚 ️Baca Juga Seputar Kuliner

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED