Terobosan Cisco Hadirkan Chip Baru dan Platform AgenticOps untuk Era AI
Perusahaan teknologi global Cisco memperkenalkan chip switching terbaru bernama Silicon One G300 serta inovasi operasional berbasis AI yang disebut AgenticOps....
Read more
Profesi application security engineer kini semakin dilirik di tengah meningkatnya kebutuhan keamanan digital. Tidak hanya menjanjikan dari sisi pengembangan karier, posisi ini juga menawarkan gaji yang tergolong tinggi, bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah per bulan.
Berdasarkan wawancara dengan Bayu Fedra Abdullah, seorang profesional berusia 25 tahun yang saat ini bekerja di salah satu perusahaan exchange di Singapura, kisaran gaji di bidang ini cukup kompetitif, baik di dalam maupun luar negeri.
Menurut Bayu, di Indonesia, gaji untuk level pemula atau entry level berada di angka Rp 6,5 juta hingga Rp 10 juta per bulan. Meski ada perusahaan yang menawarkan di bawah angka tersebut, rata-rata masih berada dalam rentang tersebut.
“Kalau di Indonesia, untuk rata-rata aku bisa ngasih tahu. Kalau entry level, itu tuh bisa mulai dari Rp 6,5 sampai Rp 10 juta, walaupun beberapa kadang ada yang ngasih di bawah itu ya, tapi rata-ratanya segitu,” kata Bayu.
Untuk level menengah atau mid-level, gaji biasanya berkisar antara Rp 11 juta hingga Rp 15 juta per bulan. Sementara itu, posisi senior dapat memperoleh penghasilan sekitar Rp 16 juta sampai Rp 20 juta per bulan.
“Untuk level mid, itu bisa di Rp 11-15 juta. Nah, untuk senior, itu bisa Rp 16-20 juta,” terangnya.
Bahkan, dalam kondisi tertentu dan di perusahaan tertentu, seorang senior application security engineer bisa mendapatkan gaji lebih tinggi lagi.
“Bahkan Rp 25 juta atau bahkan bisa Rp 30 juta. Di beberapa kondisi tertentu, di perusahaan tertentu. Nggak semua. Tapi rata-rata yang aku sebutin tadi,” ungkapnya.
Bayu yang berasal dari Solo mengaku bahwa penghasilannya meningkat berkali-kali lipat setelah bekerja di Singapura. Meski tidak merinci nominal pastinya, ia menyebut lonjakan tersebut sangat signifikan dibandingkan tempat kerjanya sebelumnya di Indonesia.
“Kalau aku dari tempat sebelumnya itu naiknya berkali-kali, lah. Bukan 1, 2, 3 lagi. Berkali-kali banget aku dari tempat sebelumnya ke tempat sekarang,” jelasnya.
Fenomena ini menunjukkan bahwa keahlian di bidang keamanan aplikasi sangat dihargai di pasar global, terutama di negara dengan ekosistem teknologi yang maju. Singapura, misalnya, dikenal sebagai salah satu pusat teknologi dan finansial di Asia Tenggara, sehingga kebutuhan terhadap talenta cyber security sangat tinggi.
Tidak hanya sektor exchange atau keuangan digital, berbagai industri seperti perbankan, e-commerce, hingga perusahaan rintisan teknologi juga membutuhkan tenaga ahli yang mampu menjaga keamanan sistem dan aplikasi mereka dari ancaman siber.
Meski gaji yang ditawarkan cukup menggiurkan, Bayu menekankan bahwa untuk mencapai posisi tersebut dibutuhkan proses belajar yang konsisten dan serius. Ia berpesan agar calon application security engineer tidak hanya fokus pada istilah atau teori, tetapi benar-benar memahami fundamental dan mempraktikkannya.
“Ya, pokoknya fokus semangat belajar. Jangan lupa belajar fundamental karena menurutku ini penting. Mau orang tahu berjuta-juta istilah atau kalimat hacker, kalau dia nggak praktek, dia juga nggak bisa apa-apa,” kata Bayu.
Menurutnya, pemahaman dasar tentang keamanan aplikasi, sistem, jaringan, dan cara kerja serangan siber menjadi fondasi utama sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi. Tanpa dasar yang kuat, kemampuan teknis akan sulit berkembang secara maksimal.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya mengikuti perkembangan teknologi terbaru, termasuk kecerdasan buatan atau AI. Di era digital saat ini, AI semakin banyak digunakan baik untuk memperkuat sistem keamanan maupun oleh pelaku kejahatan siber.
“Jadi tetap fokus belajar. Terutama belajar fundamental dulu. Tapi jangan lupa belajar soal AI juga,” tutupnya.
Dengan kebutuhan keamanan digital yang terus meningkat dan transformasi digital yang semakin masif, profesi application security engineer diprediksi akan terus relevan dalam beberapa tahun ke depan. Bagi generasi muda yang tertarik berkarier di dunia IT, bidang ini bisa menjadi salah satu pilihan menjanjikan, baik dari sisi pengembangan diri maupun potensi penghasilan.
Referensi:
detikINET
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita IT Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia it — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Platform pembayaran digital global, PayPal, mengonfirmasi adanya insiden keamanan yang menyebabkan kebocoran data pribadi ratusan pengguna. Sejumlah akun dilaporkan terdampak...
Perusahaan teknologi global Cisco memperkenalkan chip switching terbaru bernama Silicon One G300 serta inovasi operasional berbasis AI yang disebut AgenticOps....