Kronologi Bentrok Oknum TNI dan Polri di Mappi, Kodam Mandala Trikora Beri Penjelasan
Kodam XXIV/Mandala Trikora akhirnya buka suara terkait insiden bentrok yang melibatkan oknum anggota TNI dan Polri di Distrik Obaa, Kabupaten...
Read more
Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan kalangan akademisi nasional di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis pagi 15 Januari 2026. Pertemuan ini dihadiri oleh rektor, guru besar, hingga dekan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Berdasarkan keterangan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie, jumlah peserta yang hadir mencapai sekitar 1.200 orang. Para akademisi tampak mulai berdatangan ke kompleks Istana sejak pukul 07.50 WIB dengan mengenakan atribut resmi kampus masing-masing.
Menurut Stella Christie, pertemuan tersebut secara khusus membahas kajian sosial humaniora. Fokus ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah tidak mengesampingkan bidang tersebut dalam pembangunan nasional, di tengah kuatnya perhatian terhadap sains dan teknologi.
“Bapak Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan rektor-rektor, guru besar, dan juga dekan,” kata Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Ia menjelaskan bahwa agenda ini sekaligus membantah anggapan bahwa kajian sosial humaniora kurang mendapat perhatian dibandingkan bidang sains dan teknologi. Menurutnya, pemerintah justru ingin menempatkan kedua bidang tersebut secara seimbang dan saling melengkapi.
“Justru khusus hari ini Bapak Presiden mengumpulkan sosial humaniora,” ujar Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Stella menilai pertemuan ini sebagai momen bersejarah bagi dunia akademik Indonesia. Ia menyebut Prabowo sebagai presiden yang memiliki perhatian besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta peran strategis perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa.
Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, alokasi anggaran untuk sektor pendidikan tinggi dan riset mengalami peningkatan yang signifikan. Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat ekosistem akademik nasional, termasuk riset berbasis sosial humaniora.
Pertemuan di Istana ini juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan akademisi untuk membahas tantangan sosial, budaya, serta kebijakan publik yang membutuhkan pendekatan multidisipliner. Kehadiran para guru besar dan pimpinan perguruan tinggi diharapkan mampu memperkaya perspektif pemerintah dalam merumuskan kebijakan jangka panjang.
Langkah Presiden Prabowo mengundang langsung kalangan akademisi ke Istana menunjukkan upaya memperkuat kolaborasi antara negara dan dunia pendidikan, sekaligus menegaskan peran strategis ilmu sosial dan humaniora dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Referensi: CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Konten lokal menunjukkan taringnya di platform Netflix Indonesia. Pada periode 2-8 Februari 2026, sebanyak tujuh dari sepuluh film terpopuler di...
Julian Alvarez kembali menunjukkan ketajamannya bersama Atletico Madrid. Penyerang asal Argentina itu mencetak satu gol dalam kemenangan telak 4-0 atas...