Nasib Guru PPPK Parepare Belum Digaji Berbulan-bulan, Ini Penjelasannya
Sebanyak 139 guru honorer berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menghadapi persoalan...
Read more
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para wisudawan Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) agar tidak berhenti belajar meski telah menyandang gelar akademik. Menurutnya, pendidikan formal hanyalah awal dari perjalanan panjang untuk menimba ilmu dan memperdalam wawasan.
“Ilmu bukan untuk dirimu sendiri, belajar tidak boleh berhenti begitu saudara terima gelar saudara sudah pintar, tidak. Saudara terima gelar baru awal dari perjalanan yang jauh,” kata Prabowo dalam orasinya di UKRI, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/10/2025).
Prabowo kemudian mencontohkan dirinya sendiri yang hingga kini masih rutin belajar setiap hari. Ia menyebut, waktu tidurnya hanya dua jam karena sebagian besar waktunya digunakan untuk membaca buku dan menambah pengetahuan.
“Saya sampai sekarang masih mungkin 2, 3, 4 jam tiap hari saya belajar, tiap hari. Boleh tanya ajudan saya, staf saya, saya tidur jam berapa, malam 2 jam paling sedikit,” ujar Prabowo di hadapan para mahasiswa.
Menurutnya, kemajuan teknologi membuat proses belajar saat ini jauh lebih mudah dibandingkan zaman dulu. Ia menyinggung berbagai platform digital seperti YouTube, internet, dan Chat GPT yang kini menjadi sarana pembelajaran efektif bagi generasi muda.
“Saya baca dan sekarang ada alat yang luar biasa untuk anak-anak muda, sekarang ada YouTube, ada internet ya, zaman saya dulu nggak ada Chat GPT, enak sekali kalian ya. Tanya om, tanya pakde Google. Dulu nggak ada, kita harus cari sendiri,” ucapnya yang disambut tawa hadirin.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengingatkan bahwa teknologi digital memiliki dua sisi: dapat membantu manusia, namun juga bisa menimbulkan dampak negatif jika disalahgunakan.
“Teknologi bisa menghancurkan manusia dengan cepat, dengan seketika. Teknologi bagus tapi teknologi juga bisa menyusahkan kita. Sekarang gampang bikin kebohongan, gampang menyebarkan kebohongan, gampang dengan AI membuat seolah-olah benar padahal tidak benar,” ujarnya.
Ia mencontohkan beredarnya video manipulatif yang menggambarkan dirinya sedang menyanyi atau berpidato menggunakan bahasa asing. Prabowo menegaskan bahwa semua video tersebut tidak benar dan dihasilkan oleh teknologi kecerdasan buatan.
“Contoh dibikin apa itu video-video klip Prabowo itu pintar nyanyi, padahal Prabowo nggak bisa nyanyi, tapi dibikin saya pintar nyanyi. Aku diam aja kalau gitu,” tuturnya.
“Padahal itu salah. Dibilang lagi dibikin Prabowo pidato dalam bahasa Mandarin luar biasa pidatonya, tapi karena saya sedang kampanye, aku diam aja,” tambahnya.
Prabowo juga menyoroti fenomena manipulasi visual di media sosial yang dapat menyesatkan publik. Ia menyebutkan, sering kali ada demo kecil dengan peserta sekitar 100 orang, namun ditampilkan seolah-olah dihadiri puluhan ribu orang berkat pengeditan gambar.
“Ini saya mau cerita kepada saudara, iya kan ada demo yang hadir 100 orang dibilang 50.000, pakai gambar-gambar nggak tahu dari tahun berapa. Ini berbahaya. Teknologi bisa bantu kita luar biasa dan kita tidak boleh takut teknologi, tapi teknologi pun harus kita waspadai,” tegasnya.
Presiden menekankan pentingnya literasi digital agar masyarakat tidak mudah percaya pada semua informasi yang beredar di internet. Ia mengajak generasi muda untuk lebih selektif dalam menyaring berita dan konten di media sosial.
“Rakyat harus dikasih tahu, tidak semua yang ada di YouTube di sosial media itu benar dan baik,” pungkasnya.
Referensi: Detik News
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah kisah menyentuh sekaligus mengejutkan viral di media sosial. Seorang pria harus menerima kenyataan pahit setelah memergoki kekasihnya bersama pria...
Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Setiabudi, Bandung, saat sebuah mobil box melaju kencang dan kehilangan kendali di tikungan. Insiden...