Takoyaki Rumahan Empuk Gurih, Camilan Jepang Favorit yang Bikin Nagih dan Hemat Jajan
Jujur saja, di akhir bulan atau saat malas keluar rumah, keinginan ngemil itu tetap datang tanpa permisi. Kalau biasanya kita...
Read more
Ada satu camilan sederhana yang hampir selalu berhasil bikin kita berhenti makan nasi lebih cepat, tapi malah nambah peyek berkali-kali. Yup, peyek atau sering juga disebut rempeyek. Camilan tipis, garing, dan gurih ini punya kekuatan ajaib, sekali kriuk langsung susah berhenti.
Buat banyak orang, peyek bukan sekadar gorengan. Ia identik dengan suasana rumah, toples bening di meja makan, atau lauk pendamping sayur bening dan pecel. Di akhir bulan, peyek juga sering jadi penyelamat. Tinggal nasi hangat, sambal, dan peyek, makan tetap nikmat tanpa harus keluar biaya besar.
Kabar baiknya, peyek sangat bisa dibuat sendiri di rumah. Bahannya mudah ditemukan, tekniknya bisa dipelajari, dan hasilnya bahkan bisa lebih renyah dari yang dijual di warung. Artikel ini akan membahas resep peyek kacang tanah dan peyek udang rebon lengkap, plus tips supaya hasilnya super garing, tidak melempem, dan tahan disimpan lama.
Peyek adalah gorengan berbahan dasar adonan tepung yang dibuat encer, dibumbui rempah, lalu digoreng tipis hingga kering. Ciri khasnya ada pada tekstur yang sangat renyah dan topping yang menempel cantik di permukaannya.
Topping peyek sangat beragam, mulai dari kacang tanah, kacang hijau, teri, sampai udang rebon. Aroma daun jeruk dan kencur juga jadi identitas kuat peyek yang membedakannya dari gorengan lain.
Karena teksturnya tipis dan kering, peyek bisa disimpan dalam waktu cukup lama jika ditaruh di wadah kedap udara. Inilah yang membuat peyek sering dijadikan stok camilan di rumah.
Bahan Utama:
250 gram tepung terigu
50 gram tepung kanji
1 sendok makan tepung maizena
1 sendok makan kaldu ayam bubuk
1 kuning telur
500 ml santan
250 ml air
250 gram kacang tanah kupas, cincang kasar
10 lembar daun jeruk purut, iris halus
Minyak goreng secukupnya
Bumbu Halus:
3 siung bawang putih
1 sendok teh ketumbar
2 cm kencur
2 butir kemiri
1 sendok teh garam
Campurkan tepung terigu, tepung kanji, tepung maizena, dan kaldu ayam bubuk ke dalam wadah besar. Aduk rata hingga tidak ada gumpalan tepung.
Masukkan kuning telur ke dalam campuran tepung. Tambahkan bumbu halus, santan, dan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk.
Aduk hingga adonan menjadi encer, licin, dan mudah mengalir. Tekstur adonan yang encer adalah kunci utama peyek bisa tipis dan renyah.
Masukkan kacang tanah cincang dan irisan daun jeruk ke dalam adonan. Aduk rata agar topping tersebar merata dan tidak menggumpal di satu bagian.
Panaskan minyak dalam jumlah banyak di wajan cekung dengan api sedang. Pastikan minyak benar-benar panas sebelum mulai menggoreng.
Ambil satu sendok sayur adonan, lalu tuang dari pinggir wajan. Biarkan adonan mengalir tipis mengikuti bentuk wajan.
Tunggu hingga bagian pinggirnya kering dan mudah dilepas, lalu balik perlahan jika perlu. Goreng hingga peyek berwarna kuning kecokelatan dan benar-benar kering.
Angkat dan tiriskan. Ulangi proses ini sampai adonan habis.
Bahan Utama:
250 gram tepung terigu
50 gram tepung kanji
1 sendok makan tepung maizena
1 sendok makan kaldu ayam bubuk
1 kuning telur
500 ml santan sedang
250 ml air es
100 gram udang rebon kering
10 lembar daun jeruk purut, iris halus
Minyak goreng secukupnya
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Ada satu camilan sederhana yang hampir selalu berhasil bikin kita berhenti makan nasi lebih cepat, tapi malah nambah peyek berkali-kali....
Jujur saja, di akhir bulan atau saat malas keluar rumah, keinginan ngemil itu tetap datang tanpa permisi. Kalau biasanya kita...