WNA Asal India Diduga Curi Barang di Resort Ubud, Terbongkar Saat Pemeriksaan Koper
Kasus dugaan pencurian terjadi di salah satu resort di kawasan Ubud, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal India diduga...
Read more
Nafa Urbach, yang kini juga menjabat sebagai anggota DPR dari Fraksi NasDem Komisi IX, belakangan jadi sorotan setelah menyampaikan dukungannya terhadap kebijakan tunjangan rumah senilai Rp 50 juta per bulan bagi anggota Dewan. Isu ini mencuat karena menyentuh sisi keuangan dan akses bagi wakil rakyat—banyak dari mereka memang berasal dari luar Jakarta.
Dalam siaran langsung di media sosial yang kemudian viral, Nafa menjelaskan bahwa tunjangan tersebut bukanlah bentuk kenaikan gaji. Melainkan kompensasi atas hilangnya fasilitas rumah jabatan bagi anggota DPR. Jadi selama ini mereka harus menyewa kontrakan di sekitar Senayan untuk memudahkan mobilitas menuju kompleks parlemen.
Dia kemudian memberi contoh pribadi: “Saya saja yang tinggalnya di Bintaro, itu macetnya luar biasa. Ini udah setengah jam perjalanan aja macet.” Kalimatnya bikin netizen ramai menanggapi karena muncul kesan bahwa elit juga merasakan kesusahan serupa—padahal mereka punya tunjangan tambahan.
Menurut Nafa, kebutuhan ini nyata karena memang tidak semua anggota DPR memiliki hunian di Jakarta. Makanya, tunjangan rumah ini diberikan sebagai solusi agar mereka bisa kontrak tempat tinggal yang dekat dengan kantornya.
Respons netizen? Bukan cuma masuk akal, tapi juga pedas. Banyak yang menilai pernyataannya kurang sensitif terhadap kondisi rakyat biasa yang—tanpa tambahan tunjangan—juga harus menghadapi sewa tempat tinggal, kemacetan, biaya hidup, bahkan gaji yang pas-pasan. Berikut beberapa komentar pedas yang sempat viral:
“Nafa Urbach kok ignorant banget sih… kita sampai jam 4 pagi berangkat biar gak keterlambatan… gaji UMR juga nanggung sewa sendiri.”
“Anggota DPR dapat bonus biaya sewa, rakyat cuma dapat pahala keringatan.”
“Coba naik KRL saat jam padat, baru tau susahnya rakyat jelata.”
Sorotan publik makin tajam karena setelah pernyataannya viral, Nafa akhirnya menutup kolom komentar di Instagram pribadinya. Banyak yang menganggap itu sebagai sikap anti-kritik—padahal di media sosial, respon publik adalah bagian dari dinamika demokrasi.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Viral Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia viral — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kasus dugaan pencurian terjadi di salah satu resort di kawasan Ubud, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal India diduga...
Seorang pria berusia 39 tahun diamankan aparat kepolisian di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, setelah diduga melakukan pelecehan terhadap tiga anak...