Polisi Ungkap Kronologi Perbuatan Asusila Dua Pria di Bus Transjakarta
Kepolisian mengungkap kronologi penangkapan dua pria berinisial HW dan FTR yang diduga melakukan perbuatan asusila di dalam bus Transjakarta rute...
Read more
Rangkaian proses identifikasi jenazah korban kecelakaan helikopter BK117-D3 yang jatuh di Kalimantan Selatan telah menunjukkan perkembangan. Tim DVI (Disaster Victim Identification) berhasil mengidentifikasi tiga jenazah warga negara asing (WNA), sedangkan jenazah lainnya masih menunggu proses identifikasi lanjutan.
Tidak hanya itu, informasi terbaru juga menyebut bahwa tiga jenazah warga negara Indonesia (WNI) sudah berhasil dikenali melalui rekam medis gigi dengan metode super impos, sehingga total sudah ada enam korban teridentifikasi. Dua jenazah lainnya belum bisa dikenali karena kerusakan parah sehingga identifikasi memerlukan bantuan DNA.
Proses pemulangan pun telah berlangsung. Tiga jenazah WNA telah diserahkan kepada keluarga masing-masing serta dibawa ke bandara menggunakan ambulans relawan, sebelum diberangkatkan ke negara asal mereka.
Tragedi jatuhnya helikopter BK117-D3 di kawasan hutan Desa Emil Baru, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan menewaskan delapan orang. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalsel berhasil mengidentifikasi enam jenazah, terdiri dari tiga Warga Negara Asing (WNA) dan tiga Warga Negara Indonesia (WNI). Dua korban WNI lainnya masih dalam proses identifikasi melalui uji DNA.
Mark Werren — warga negara Australia.
Santha Kumar Prabhakaran — warga negara India.
Claudine Pereira Quito — warga negara Brasil.
Ketiga jenazah WNA tersebut telah dipulangkan ke negara asal masing-masing melalui Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin. Jenazah diantar menggunakan ambulans relawan sebelum diterbangkan ke luar negeri.
Indra Irawan (43) — pria asal Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Identifikasi menggunakan catatan medis gigi dengan metode superimposisi.
Herman Darius (37) — pria asal Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Identifikasi melalui rekam medis gigi.
Yudi Fajar Rahman (57) — pria asal Pekanbaru, Riau. Identifikasi dilakukan lewat catatan medis gigi dan barang milik korban.
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Ada satu camilan sederhana yang hampir selalu berhasil bikin kita berhenti makan nasi lebih cepat, tapi malah nambah peyek berkali-kali....
Jujur saja, di akhir bulan atau saat malas keluar rumah, keinginan ngemil itu tetap datang tanpa permisi. Kalau biasanya kita...