OpenAI Hadirkan GPT 5.5 Instant, ChatGPT Kini Lebih Cepat dan Akurat
OpenAI resmi meluncurkan model kecerdasan buatan terbaru bernama GPT 5.5 Instant. Model ini langsung menjadi model default di layanan ChatGPT,...
Read more
Microsoft resmi memperkenalkan era baru komputasi AI yang lebih personal dan efisien melalui teknologi Neural Processing Unit (NPU) di Copilot+ PC. Teknologi ini digadang-gadang menjadi fondasi dari generasi baru komputer Windows, yang mampu menjalankan fitur kecerdasan buatan (AI) secara lokal, tanpa bergantung pada cloud.
Menurut laporan yang dikutip dari Techspot oleh detikINET, Rabu (8/10/2025), NPU berperan sebagai prosesor khusus untuk beban kerja AI, memisahkan tugas berat dari CPU dan GPU. Dengan pendekatan ini, perangkat tidak hanya lebih hemat daya, tetapi juga mampu menjalankan fitur AI secara bersamaan tanpa mengorbankan performa.
Microsoft menyebut bahwa perjalanan menuju PC berbasis AI dimulai dari pengembangan Surface Hub 2 Smart Camera. Kamera pintar ini mampu mengubah perspektif, menyusun ulang tampilan video, dan melacak objek secara real-time, semuanya dilakukan secara lokal lewat chip AI khusus.
Inovasi ini memperlihatkan bahwa AI dapat dijalankan secara efisien di perangkat tanpa koneksi internet. Hal ini menjadi dasar pemikiran untuk mengintegrasikan kemampuan serupa ke sistem operasi Windows, dan akhirnya melahirkan Copilot+ PC.
Melalui NPU, Copilot+ PC mampu memahami perintah bahasa alami. Salah satu fiturnya memungkinkan pengguna mencari file, foto, atau dokumen hanya dengan perintah teks biasa seperti โcari foto saat liburan ke Baliโ.
Selain itu, Microsoft juga memperkenalkan Mu, sebuah model bahasa kecil (small language model) yang bertugas membantu pengguna dalam pengaturan sistem. Dengan kata lain, pengguna bisa bicara dengan komputer seperti bicara dengan asisten pribadi.
Microsoft juga mengenalkan dua fitur andalan berbasis NPU:
Recall: fitur pencarian waktu mundur yang sempat menuai kritik privasi, kini telah dirancang ulang agar lebih aman. Recall memungkinkan pengguna “mengulang” aktivitas sebelumnya dan mencari informasi yang pernah dilihat.
Click to Do: fitur interaktif yang memungkinkan pengguna melakukan aksi langsung terhadap teks atau gambar di layar, tanpa perlu menyalin atau berpindah aplikasi. Semua diproses secara lokal, menjaga data tetap di perangkat.
Aplikasi bawaan Microsoft Photos kini hadir dengan fitur Relight, yang dapat mencerahkan foto gelap hanya dengan satu klik. Proses ini dijalankan langsung oleh NPU di dalam perangkat, tanpa perlu mengunggah foto ke cloud.
Dengan fitur ini, pengguna bisa mengedit foto secara cepat dan real-time, bahkan ketika perangkat sedang offline. Ini memperlihatkan kemampuan NPU dalam menangani tugas visual berbasis AI yang kompleks secara efisien.
Salah satu keunggulan utama dari NPU adalah efisiensi energi. Microsoft menjelaskan bahwa NPU dirancang untuk menjalankan berbagai aplikasi AI secara bersamaan tanpa membebani baterai, cocok untuk laptop maupun perangkat mobile yang menuntut performa tinggi dan daya tahan lama.
Jika dipadukan dengan model bahasa besar (large language model) berbasis cloud, maka pengalaman pengguna akan semakin mulus dan cerdas.
Melalui Copilot+ PC, Microsoft menggambarkan visi baru sistem operasi Windows, di mana AI bukan lagi sekadar fitur tambahan, melainkan bagian integral dari pengalaman pengguna sehari-hari.
AI ke depan bukan hanya menjawab perintah, tapi juga memahami konteks aktivitas pengguna, mengatur jadwal, menyajikan informasi yang relevan, bahkan menyelesaikan tugas rutin secara otomatis.
Microsoft juga menyadari bahwa keberhasilan integrasi AI sepenuhnya ke dalam perangkat bergantung pada kepercayaan pengguna. Kekhawatiran terkait privasi data, keamanan informasi, dan kontrol pengguna menjadi isu penting yang harus ditangani.
Namun Microsoft yakin, dengan desain AI yang etis dan transparan, komputer masa depan akan menjadi mitra digital yang memahami penggunanya, bukan sekadar alat kerja.
Microsoft tidak sepenuhnya meninggalkan cloud. Sebaliknya, penggabungan NPU lokal dan cloud AI diharapkan menciptakan keseimbangan antara efisiensi, kecepatan, dan skala.
Dengan kombinasi ini, pengguna akan mendapatkan akses ke model AI ringan untuk tugas cepat di perangkat, serta tetap dapat menggunakan fitur-fitur canggih cloud-based saat dibutuhkan.
Referensi: detikINET
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman ๐ Kumpulan Artikel dan Berita Internet Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internet โ semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
๐ฑ Saluran Trenmedia ๐ณ Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang โ update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Aktor laga Indonesia Joe Taslim kembali mencuri perhatian lewat penampilannya dalam film Mortal Kombat II. Dalam sekuel terbaru tersebut, Joe...
Platform streaming Netflix kembali menghadirkan film animasi terbaru berjudul Swapped pada 2026. Film ini menawarkan cerita fantasi penuh petualangan yang...