WhatsApp kembali menghadirkan pembaruan yang berfokus pada peningkatan privasi penggunanya. Salah satu fitur terbaru yang banyak dibicarakan adalah kemampuan keluar dari grup tanpa diketahui oleh seluruh anggota. Fitur ini dirancang untuk memberikan keleluasaan bagi pengguna yang ingin meninggalkan percakapan tanpa memicu perhatian atau menimbulkan pertanyaan dari anggota lainnya.
Menurut penjelasan dari pengembang layanan pesan instan tersebut, notifikasi ke luar grup kini hanya akan dikirimkan kepada admin, sementara anggota lain tidak akan menerima pemberitahuan apa pun. Mekanisme ini dinilai dapat membantu pengguna mengatur ruang percakapannya dengan lebih nyaman, terutama bagi mereka yang tergabung dalam banyak grup aktif.
Meskipun begitu, ada satu catatan penting. Nama dan nomor pengguna yang keluar tetap akan tercatat pada bagian Anggota sebelumnya di informasi grup selama 60 hari. Berdasarkan kebijakan privasi yang berlaku, foto profil pengguna juga dapat muncul pada halaman tersebut, bergantung pada pengaturan privasi masing masing akun.
Setelah keluar grup, pengguna akan diberikan dua opsi berbeda. Pilihan pertama memungkinkan pengguna tetap menyimpan riwayat chat. Sementara itu, pilihan kedua menghapus riwayat percakapan serta seluruh media yang pernah diterima di grup dari tab chat. Apabila memilih opsi kedua, data tersebut tidak akan bisa dipulihkan kembali.
Cara Keluar Grup WhatsApp Diam Diam
Mengutip panduan resmi yang menjelaskan cara kerja fitur ini, berikut langkah langkah keluar grup secara diam diam tanpa memicu notifikasi ke seluruh anggota:
Buka chat grup dan ketuk nama grup untuk membuka halaman informasi.
Pilih opsi Keluar dari grup.
Pengguna mungkin melihat opsi untuk melaporkan grup. Jika memilih Laporkan grup, lima pesan terakhir dari percakapan akan dikirimkan ke pihak WhatsApp sebagai bahan peninjauan.
Selanjutnya, pilih salah satu dari dua opsi berikut:
Keluar dari grup. Opsi ini mengeluarkan pengguna tetapi tetap menyimpan seluruh riwayat chat.
Keluar dan hapus untuk saya. Opsi ini mengeluarkan pengguna sekaligus menghapus grup dari daftar chat beserta semua media yang pernah diterima.
Fitur ini dihadirkan sebagai bentuk komitmen WhatsApp dalam meningkatkan kontrol privasi pengguna. Dengan adanya opsi keluar grup secara senyap, pengguna dapat mengelola percakapan digitalnya secara lebih fleksibel tanpa meninggalkan jejak mencolok yang bisa mengundang pertanyaan dari anggota grup lainnya.
Arah Pengembangan Privasi WhatsApp
Dalam beberapa tahun terakhir, pengembang WhatsApp secara konsisten menambahkan fitur yang berkaitan dengan privasi, seperti menyembunyikan status online, membatasi akses foto profil, hingga mengatur siapa saja yang dapat melihat info terakhir dilihat. Menurut keterangan pihak pengembang, fitur keluar grup diam diam menjadi bagian dari rangkaian pembaruan yang ditujukan agar pengalaman pengguna tetap nyaman dan aman ketika berinteraksi di dalam platform.
Dengan semakin banyaknya grup yang bersifat sementara atau bersifat khusus untuk kepentingan tertentu, fitur ini dinilai penting bagi pengguna yang ingin menyederhanakan daftar percakapannya. Selain itu, pembaruan ini juga dianggap memberikan ruang yang lebih luas bagi pengguna untuk mengelola percakapan tanpa merasa canggung atau menyinggung anggota lain.
Referensi:
CNNIndonesia