Cara Efektif Mengatur Jam Tidur Saat Puasa Agar Tubuh Tetap Fit dan Bugar

Simak cara mengatur jam tidur saat bulan puasa agar tetap sehat, bugar, dan tidak lemas meski harus bangun sahur setiap hari. (Foto: BCA Life)

Simak cara mengatur jam tidur saat bulan puasa agar tetap sehat, bugar, dan tidak lemas meski harus bangun sahur setiap hari

Memasuki bulan Ramadhan, pola aktivitas harian otomatis berubah. Waktu makan bergeser ke malam dan dini hari, sementara umat Muslim harus bangun lebih awal untuk sahur. Perubahan ini ikut memengaruhi pola tidur saat puasa, yang jika tidak diatur dengan baik dapat berdampak pada kesehatan.

Perubahan pola makan, metabolisme, hingga ritme sirkadian atau jam biologis tubuh membuat kualitas tidur cenderung menurun. Berdasarkan informasi yang dirangkum dari Healthline, kurang tidur dapat berdampak pada sistem saraf pusat, sistem imun, sistem pernapasan, hingga pencernaan. Karena itu, menjaga kualitas dan durasi tidur selama Ramadhan menjadi hal penting agar tubuh tetap bugar.

Berikut beberapa cara yang dapat diterapkan untuk mengatur jam tidur selama bulan puasa.

Tips Mengatur Pola Tidur Saat Ramadhan

Tidur lebih awal di malam hari
Menurut Cleveland Clinic, tidur lebih awal sangat dianjurkan ketika pola aktivitas berubah, termasuk saat Ramadhan. Usahakan untuk mendapatkan setidaknya empat jam tidur di malam hari sebelum bangun sahur. Dengan tidur lebih cepat, tubuh memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum kembali beraktivitas.

Setelah sahur dan salat Subuh, Anda juga bisa kembali tidur sejenak sebelum memulai rutinitas pagi. Cara ini membantu mencukupi total kebutuhan tidur harian.

Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari
Konsistensi adalah kunci dalam menjaga kualitas tidur. Cobalah untuk tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari selama Ramadhan. Pola yang teratur membantu tubuh membentuk ritme baru sehingga lebih mudah terlelap dan bangun dengan kondisi segar.

Mengatur jadwal tidur yang konsisten juga dapat meminimalkan rasa kantuk berlebihan di siang hari saat berpuasa.

Tidur kembali setelah salat Subuh
Mengutip Johns Hopkins Medicine, tidur tambahan selama satu hingga dua jam setelah Subuh dapat membantu memenuhi durasi tidur total yang dibutuhkan tubuh. Strategi ini sangat membantu bagi pekerja atau pelajar yang harus tetap produktif sepanjang hari.

Dengan membagi waktu tidur menjadi dua sesi, tubuh tetap mendapatkan istirahat memadai meski harus bangun dini hari.

Manfaatkan tidur siang singkat
Tidur siang singkat selama 20 hingga 30 menit di awal atau pertengahan sore terbukti dapat meningkatkan kewaspadaan dan energi. Power nap ini membantu tubuh memulihkan stamina tanpa membuat Anda merasa pusing atau sulit tidur di malam hari.

Durasi tidur siang sebaiknya tidak terlalu lama agar tidak mengganggu jadwal tidur utama di malam hari.

Batasi konsumsi kafein saat buka puasa
Selain mengatur jadwal tidur, membatasi asupan kafein juga penting. Kafein dapat bertahan di dalam tubuh hingga sekitar tujuh jam. Jika Anda berencana tidur sebelum pukul 22.00, sebaiknya hindari konsumsi kopi, teh, atau minuman berkafein saat berbuka.

Konsumsi kafein berlebihan pada malam hari dapat membuat Anda sulit terlelap dan menurunkan kualitas tidur.

Mengatur jam tidur saat bulan puasa bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut kesehatan jangka panjang. Dengan menerapkan pola tidur yang lebih teratur, membatasi kafein, serta memanfaatkan waktu istirahat tambahan, tubuh tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan optimal dan produktif sepanjang hari.

Referensi:

CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Tips

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Tips Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia tips — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED