3 Resep Bubur yang Nikmat buat Sarapan, dari Bubur Ayam hingga Kacang Hijau
Bubur menjadi salah satu pilihan sarapan yang akrab bagi masyarakat Indonesia. Teksturnya lembut, hangat, dan mudah dinikmati dengan berbagai pelengkap....
Read more
Rujak buah menjadi salah satu camilan tradisional Indonesia yang selalu menarik untuk dinikmati, terutama saat siang hari. Potongan buah segar dengan rasa manis, asam, dan sedikit renyah terasa semakin nikmat ketika dicocol ke dalam sambal bercita rasa pedas. Salah satu racikan yang cocok untuk hidangan ini adalah sambal lotis khas Jawa Tengah.
Rujak buah biasanya menggunakan aneka buah dengan karakter rasa dan tekstur berbeda. Mangga muda memberikan sensasi asam segar, jambu air terasa renyah dan berair, bengkuang memiliki rasa ringan yang sedikit manis, sedangkan mentimun menghadirkan tekstur segar. Perpaduan buah tersebut membuat satu piring rujak terasa lebih beragam.
Daya tarik utama rujak buah lotis tentu terletak pada sambalnya. Sambal lotis memiliki perpaduan rasa pedas, manis, gurih, dan sedikit asam. Gula Jawa menjadi bahan yang memberikan rasa manis khas, sementara cabai rawit dan terasi menghadirkan sensasi pedas serta aroma yang kuat. Tambahan kacang tanah goreng membuat tekstur sambal lebih kaya dan memberikan rasa gurih.
Berbeda dari saus buah yang cenderung encer, sambal lotis umumnya dibuat dengan cara diulek sampai bahan-bahannya menyatu. Teksturnya bisa dibuat agak kasar atau lebih halus sesuai selera. Rasa manis gula Jawa juga dapat diatur agar tidak menutupi kesegaran buah yang digunakan.
Resep rujak buah sambal lotis ini menggunakan mangga muda, jambu air merah, bengkuang, dan mentimun. Sambalnya diracik dari gula Jawa, kacang tanah goreng, cabai rawit, terasi bakar, garam, serta air asam Jawa. Bahan-bahan tersebut mudah ditemukan di pasar sehingga cocok dibuat sendiri di rumah.
Dengan waktu persiapan sekitar 30 menit, resep ini menghasilkan kurang lebih empat porsi. Tingkat kesulitannya mudah dan tidak membutuhkan proses memasak yang rumit. Sebagian besar pekerjaan hanya berupa mencuci, mengupas, memotong buah, kemudian mengulek bahan sambal hingga tercampur rata.
Rujak buah merupakan camilan khas Indonesia yang memadukan potongan buah segar dengan saus atau sambal bercita rasa kuat. Setiap daerah memiliki variasi rujak dengan bahan, bumbu, dan cara penyajian yang berbeda. Ada rujak dengan saus kacang, rujak dengan bumbu petis, hingga rujak buah yang menggunakan sambal gula Jawa.
Salah satu jenis yang dikenal di Jawa Tengah adalah lotis. Hidangan ini menyajikan potongan buah dengan sambal yang biasanya memiliki rasa manis pedas. Buah dapat dicocol langsung ke dalam sambal atau disusun bersama saus dalam satu piring.
Sambal lotis memiliki karakter rasa yang cukup lengkap. Gula Jawa memberikan rasa manis dan aroma khas, cabai rawit menghadirkan pedas, terasi bakar menambah rasa gurih, sedangkan asam Jawa memberikan sentuhan asam yang menyeimbangkan rasa keseluruhan.
Kacang tanah goreng juga dapat digunakan untuk memperkaya tekstur dan rasa. Kacang yang diulek bersama sambal menghasilkan saus lebih padat, gurih, dan sedikit berbutir. Hasilnya cocok untuk melapisi permukaan potongan buah ketika dicocol.
Pemilihan buah menjadi bagian penting dalam membuat rujak lotis. Sebaiknya gunakan buah dengan tingkat kematangan dan tekstur yang berbeda agar rasa serta sensasi ketika disantap lebih menarik.
Mangga muda menjadi salah satu bahan utama karena rasa asamnya cocok dipadukan dengan sambal gula Jawa. Pilih mangga yang masih cukup keras agar mudah diiris dan tidak cepat hancur saat dicocol.
Jambu air merah memberikan rasa segar dengan kandungan air yang terasa ketika digigit. Bengkuang menawarkan tekstur renyah dan rasa ringan, sedangkan mentimun memberi sensasi segar yang membantu menyeimbangkan sambal pedas.
Selain empat buah tersebut, rujak lotis juga dapat dikreasikan menggunakan pepaya, nanas, apel, kedondong, dan buah lain sesuai selera. Perbedaan rasa dan tekstur justru menjadi daya tarik dari hidangan ini.
Sambal lotis tidak membutuhkan banyak bumbu, tetapi setiap bahan memiliki peran tersendiri. Gula Jawa menjadi sumber rasa manis sekaligus membentuk tekstur sambal. Cabai rawit memberikan rasa pedas, terasi bakar menambah aroma gurih, sedangkan asam Jawa membantu menyeimbangkan rasa.
Kacang tanah goreng dapat ditambahkan untuk menghasilkan sambal yang lebih kaya. Ketika diulek, kacang menyatu dengan gula dan bumbu lain sehingga membentuk saus kental. Takaran kacang dapat disesuaikan dengan selera, terutama bagi yang ingin sambal terasa lebih gurih dan bertekstur.
Garam digunakan untuk mempertegas rasa. Namun, jumlahnya perlu diperhatikan karena sambal lotis sudah memiliki rasa manis, pedas, dan gurih yang cukup kuat. Sebaiknya cicipi sambal setelah seluruh bahan tercampur, kemudian sesuaikan rasa secara bertahap.
Resep ini menghasilkan sekitar empat porsi dengan waktu persiapan kurang lebih 30 menit. Seluruh bahan buah perlu dicuci bersih sebelum dikupas atau dipotong.
Informasi resep:
Catatan takaran bahan: Daftar bahan mencantumkan kacang tanah goreng sebanyak 150 gram dan tambahan 2 sendok makan kacang tanah goreng. Kedua takaran tersebut dipertahankan sesuai sumber, meskipun tidak dijelaskan apakah takaran kedua merupakan tambahan untuk tekstur atau pelengkap. Garam sebanyak 1½ sendok makan juga tergolong cukup banyak untuk sambal rumahan, sehingga sebaiknya dimasukkan bertahap sambil mencicipi. Pengantar resep menyebut kencur dan cabai merah keriting sebagai bahan yang umum digunakan pada sambal lotis, tetapi keduanya tidak tercantum dalam daftar bahan. Resep utama di bawah mengikuti daftar bahan tanpa menambahkan takaran yang tidak tersedia.
Proses pembuatan rujak lotis cukup sederhana. Siapkan buah terlebih dahulu, kemudian buat sambal dengan mengulek seluruh bahan sampai gula dan kacang menyatu. Agar hasilnya segar, sebaiknya sambal dan potongan buah baru dicampurkan menjelang waktu penyajian.
Siapkan mangga muda, jambu air merah, bengkuang, dan mentimun. Pilih buah yang kondisinya baik, tidak busuk, tidak berlendir, dan tidak memiliki bagian yang rusak.
Mangga sebaiknya masih cukup keras agar mudah dipotong. Jambu air pilih yang kulitnya segar dan tidak memar berlebihan. Bengkuang yang baik terasa padat, sedangkan mentimun sebaiknya masih renyah dan tidak layu.
Cuci mangga, jambu air, bengkuang, dan mentimun menggunakan air mengalir sebelum dikupas atau dipotong. Bersihkan permukaan buah untuk menghilangkan kotoran yang menempel.
Gunakan pisau, talenan, dan wadah yang bersih. Jika ada buah yang perlu dikupas, lakukan setelah pencucian agar kotoran pada kulit tidak berpindah ke bagian daging buah saat dipotong.
Kupas kulit mangga muda, kemudian iris daging buah sesuai selera. Potongan memanjang cukup populer untuk rujak karena mudah dicocol ke dalam sambal.
Usahakan ketebalan potongan tidak terlalu tipis agar mangga tidak mudah patah. Jika menggunakan mangga yang sangat asam, rasa buah tersebut dapat diseimbangkan dengan sambal yang memiliki rasa manis cukup kuat.
Cuci jambu air sampai bersih, kemudian belah masing-masing buah menjadi dua bagian. Buang bagian yang tidak layak dikonsumsi jika ditemukan.
Jambu air memiliki tekstur renyah dan kandungan air yang terasa ketika digigit. Karena itu, buah ini memberikan kontras yang menyenangkan ketika disantap bersama sambal lotis yang kental.
Kupas kulit bengkuang hingga bagian dagingnya terlihat bersih. Cuci kembali setelah dikupas, kemudian potong memanjang atau sesuai selera.
Bengkuang dapat diiris dengan ukuran sedang supaya mudah diambil dan dicocol. Simpan sementara dalam wadah bersih agar teksturnya tetap segar.
Cuci mentimun, lalu iris agak tebal sesuai petunjuk resep. Tidak perlu mengupas seluruh kulitnya apabila kondisinya baik dan bersih.
Potongan yang agak tebal membuat mentimun tetap terasa renyah. Letakkan bersama potongan buah lainnya, kemudian simpan dalam wadah tertutup jika belum langsung disajikan.
Gunakan kacang tanah yang sudah digoreng dan berada dalam kondisi dingin. Pastikan kacang tidak gosong atau berbau tengik karena aroma tersebut dapat memengaruhi rasa sambal.
Kacang dapat diulek sampai halus atau agak kasar. Jika ingin tekstur sambal lebih terasa, sisakan sebagian kacang dengan butiran kecil.
Ambil asam Jawa sebesar satu jempol, kemudian letakkan dalam wadah kecil. Tuangkan air panas secukupnya dan aduk atau remas hingga sari asam keluar.
Saring larutan untuk memisahkan biji dan serat yang tidak diperlukan. Sisihkan air asam Jawa untuk dicampurkan ke dalam sambal.
Gunakan air secukupnya saja. Larutan yang terlalu banyak dapat membuat sambal menjadi encer dan sulit menempel pada buah.
Masukkan cabai rawit ke dalam cobek. Tambahkan terasi bakar, kemudian ulek sampai cabai mulai hancur dan kedua bahan tercampur.
Terasi sebaiknya dibakar sampai matang dan harum sebelum digunakan. Jangan membakarnya terlalu lama hingga gosong karena dapat memberikan rasa pahit.
Jika ingin rasa pedas lebih ringan, jumlah cabai rawit dapat dikurangi. Penyesuaian sebaiknya dilakukan sebelum proses pengulekan selesai.
Sisir gula Jawa menjadi bagian lebih kecil agar mudah diulek. Masukkan sedikit demi sedikit ke dalam cobek bersama cabai dan terasi.
Ulek sampai gula mulai hancur dan menyatu dengan bahan lainnya. Gula Jawa yang telah disisir lebih mudah tercampur dibandingkan bongkahan besar.
Lanjutkan mengulek sampai terbentuk dasar sambal yang lengket dan berwarna cokelat kemerahan.
Masukkan kacang tanah goreng sesuai takaran resep. Ulek sampai kacang bercampur dengan gula, cabai, dan terasi.
Jika menggunakan 150 gram serta tambahan 2 sendok makan kacang, masukkan secara bertahap supaya tekstur sambal mudah dikontrol. Kacang yang lebih halus akan menghasilkan saus lebih lembut, sementara kacang kasar memberikan sensasi renyah.
Masukkan garam secara bertahap sambil terus mengulek. Tambahkan air asam Jawa sedikit demi sedikit sampai sambal memperoleh tekstur yang sesuai.
Aduk dan ulek kembali hingga seluruh bahan tercampur merata. Jangan langsung menuangkan seluruh air asam apabila tekstur sambal sudah cukup lembap.
Cicipi sedikit sambal setelah seluruh bahan tercampur. Perhatikan keseimbangan rasa manis, pedas, asam, gurih, dan asin.
Jika kurang manis, tambahkan sedikit gula Jawa. Apabila kurang pedas, cabai rawit dapat ditambahkan. Jika rasa terlalu manis, sedikit air asam Jawa dapat membantu menyeimbangkan, sedangkan garam perlu ditambahkan dengan sangat hati-hati.
Sambal yang baik memiliki tekstur kental dan dapat menempel pada potongan buah. Hindari membuatnya terlalu encer.
Susun mangga muda, jambu air, bengkuang, dan mentimun pada piring saji. Letakkan sambal lotis di mangkuk terpisah agar setiap orang bisa mengambil sesuai selera.
Alternatif lainnya, potongan buah dapat disajikan bersama sambal dalam satu wadah besar. Aduk perlahan tepat sebelum disantap agar bumbu melapisi buah tanpa membuat teksturnya terlalu berair.
Rujak buah sambal lotis siap dinikmati sebagai camilan siang yang pedas, manis, asam, dan menyegarkan.
Tekstur sambal lotis menjadi salah satu hal yang menentukan kenikmatan rujak buah. Sambal yang terlalu encer akan mudah mengalir dari potongan buah, sedangkan sambal yang terlalu padat sulit dicocol.
Gunakan gula Jawa yang berkualitas. Pilih gula yang memiliki aroma khas, tidak berbau apek, dan tidak menunjukkan tanda kerusakan. Sisir terlebih dahulu supaya lebih mudah diulek.
Ulek kacang sesuai selera. Untuk sambal yang lembut, haluskan kacang sampai menjadi pasta. Untuk tekstur yang lebih kasar, sisakan sebagian kacang dalam bentuk butiran kecil.
Masukkan air asam secara bertahap. Jangan langsung menuangkan banyak air. Tambahkan sedikit demi sedikit sambil memeriksa kekentalan sambal.
Bakar terasi sampai matang. Terasi yang diolah dengan baik memberikan aroma gurih. Hindari menggunakan terasi yang belum siap diolah atau sudah menunjukkan tanda kerusakan.
Sesuaikan garam dengan rasa akhir. Karena sambal sudah mengandung gula, kacang, terasi, dan asam, garam sebaiknya ditambahkan bertahap. Cicipi sebelum menambahkan seluruh takaran.
Rujak lotis dapat dibuat menggunakan berbagai jenis buah. Perpaduan buah yang berbeda akan menghasilkan rasa dan tekstur yang lebih beragam. Selain menggunakan empat buah dalam resep utama, beberapa pilihan berikut bisa digunakan sebagai variasi.
Kedondong memiliki tekstur renyah dan rasa asam segar. Buah ini cocok dipadukan dengan sambal gula Jawa yang manis pedas.
Kupas kedondong, buang bagian bijinya, kemudian iris memanjang atau potong sesuai selera. Pastikan buah tidak terlalu keras atau memiliki bagian yang rusak.
Nanas memberikan rasa asam manis dan aroma khas. Pilih nanas matang yang masih cukup kokoh agar potongannya tidak mudah hancur ketika dicocol.
Potong dalam ukuran sedang. Rasa manis nanas dapat membantu menyeimbangkan mangga muda yang lebih asam.
Pepaya dapat digunakan sebagai pilihan buah yang lebih lembut. Pilih pepaya yang matang tetapi masih cukup padat supaya mudah dipotong dan tidak mudah hancur.
Rasa manis pepaya cocok dipadukan dengan sambal lotis yang memiliki rasa pedas dan asam.
Apel menawarkan tekstur renyah dan rasa manis segar. Potong menjelang penyajian agar permukaan buah tidak terlalu lama terpapar udara.
Apel dapat dipadukan dengan mangga muda, jambu air, serta bengkuang untuk menghasilkan kombinasi rasa yang menarik.
Bagi yang tidak menyukai kacang atau ingin membuat sambal dengan tekstur berbeda, bahan kacang tanah dapat dihilangkan. Gunakan campuran gula Jawa, cabai rawit, terasi bakar, garam, dan air asam Jawa sesuai kebutuhan.
Tekstur sambal akan berbeda dari versi berkacang karena tidak memiliki tambahan pasta kacang. Koreksi kekentalan secara hati-hati melalui jumlah air asam Jawa yang digunakan.
Rujak buah paling nikmat disajikan dalam keadaan dingin. Simpan potongan buah yang sudah dicuci dan dipotong dalam wadah tertutup di lemari pendingin sebelum waktu penyajian.
Sambal lotis sebaiknya disimpan terpisah agar buah tidak cepat mengeluarkan air. Ketika akan disantap, letakkan potongan buah dalam piring atau mangkuk, lalu sajikan sambal di wadah kecil.
Cara penyajian terpisah juga membuat setiap orang bisa menentukan seberapa banyak sambal yang ingin digunakan. Anak-anak atau anggota keluarga yang tidak terlalu menyukai pedas dapat mencocol sedikit saja, sementara pencinta sambal bisa mengambil lebih banyak.
Untuk sajian keluarga, susun buah berdasarkan warna dan jenisnya. Mangga muda, jambu air merah, bengkuang, dan mentimun dapat ditata berselang-seling agar terlihat menarik.
Jika ingin menyajikan rujak dalam satu wadah besar, campurkan buah dengan sambal sesaat sebelum disantap. Jangan terlalu lama mendiamkan buah bersama saus karena cairan buah dapat keluar dan membuat sambal semakin encer.
Buah yang telah dipotong sebaiknya segera disimpan dalam wadah bersih dan tertutup di lemari pendingin. Penyimpanan dingin membantu menjaga kesegaran buah sebelum disajikan.
Pisahkan buah dari sambal lotis. Jika dicampur terlalu awal, buah dapat mengeluarkan cairan sehingga sambal berubah lebih encer. Pemisahan juga memudahkan pengaturan porsi ketika akan disantap.
Sambal yang belum digunakan dapat disimpan dalam wadah bersih dan tertutup. Karena resep ini menggunakan bahan segar dan tidak melalui proses pengawetan komersial, sebaiknya buat secukupnya untuk kebutuhan keluarga.
Gunakan sendok bersih saat mengambil sambal. Hindari memasukkan kembali sisa saus yang telah terkena potongan buah atau alat makan ke dalam wadah utama.
Periksa aroma dan tampilannya sebelum digunakan kembali. Jika muncul bau tidak biasa, jamur, lendir, atau perubahan warna yang mencurigakan, jangan dikonsumsi. Jangan menganggap sambal otomatis tahan lama hanya karena mengandung gula Jawa dan asam Jawa.
Sambal lotis merupakan sambal pendamping rujak buah yang dikenal di Jawa Tengah. Racikannya memiliki perpaduan rasa manis, pedas, gurih, dan asam. Bahan yang digunakan dalam resep ini antara lain gula Jawa, cabai rawit, kacang tanah goreng, terasi bakar, garam, dan asam Jawa.
Mangga muda, jambu air, bengkuang, dan mentimun merupakan kombinasi yang digunakan dalam resep ini. Buah lain seperti pepaya, nanas, apel, dan kedondong juga bisa digunakan sesuai selera.
Mangga muda memiliki rasa asam segar dan tekstur yang cukup keras. Karakter tersebut cocok dipadukan dengan sambal lotis yang manis dan pedas.
Tidak harus. Kacang tanah dapat digunakan untuk menambah rasa gurih dan membentuk tekstur sambal yang lebih kental. Jika tidak menyukai kacang, bahan tersebut bisa dihilangkan, tetapi hasil sambal akan memiliki tekstur berbeda.
Tambahkan cabai rawit sesuai selera. Ulek cabai bersama bahan lainnya hingga rasa pedas menyatu dengan gula Jawa dan terasi. Tambahkan secara bertahap agar tingkat kepedasan tidak berlebihan.
Asam Jawa memberikan rasa asam yang membantu menyeimbangkan manis gula Jawa dan gurih kacang. Larutkan dengan sedikit air panas, kemudian gunakan airnya secara bertahap agar sambal tidak terlalu encer.
Haluskan kacang tanah sampai teksturnya sesuai selera dan jangan menggunakan terlalu banyak air asam. Air sebaiknya ditambahkan bertahap sambil memeriksa kekentalan sambal.
Boleh, tetapi sebaiknya dilakukan tepat sebelum disantap. Jika terlalu lama dicampur, buah dapat mengeluarkan cairan dan membuat sambal menjadi lebih encer.
Rujak lotis umumnya dinikmati sebagai camilan, sehingga tidak harus disajikan bersama lauk. Namun, hidangan ini bisa menjadi bagian dari sajian santai bersama keluarga atau teman.
Sebaiknya iya, terutama jika buah sudah dikupas dan dipotong tetapi belum langsung disajikan. Gunakan wadah bersih tertutup dan simpan dalam lemari pendingin untuk menjaga kesegarannya.
Rujak buah sambal lotis menjadi pilihan camilan tradisional yang mudah dibuat di rumah. Perpaduan mangga muda, jambu air merah, bengkuang, dan mentimun menghadirkan tekstur renyah serta rasa segar. Sambal gula Jawa yang dicampur kacang tanah, cabai rawit, terasi, garam, dan asam Jawa membuat setiap potongan buah terasa lebih istimewa.
Kunci kelezatannya terletak pada keseimbangan rasa dan kekentalan sambal. Gula Jawa memberikan rasa manis, cabai menghasilkan sensasi pedas, kacang menambah gurih, sedangkan asam Jawa membantu menghadirkan sentuhan segar.
Buah dapat dikreasikan sesuai selera dengan tambahan pepaya, nanas, apel, atau kedondong. Sajikan dalam keadaan dingin dan pisahkan sambal hingga menjelang waktu makan agar buah tetap segar.
Dengan bahan sederhana serta proses pembuatan yang mudah, rujak buah sambal lotis bisa menjadi camilan siang yang menyenangkan untuk dinikmati bersama keluarga.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Rujak buah menjadi salah satu camilan tradisional Indonesia yang selalu menarik untuk dinikmati, terutama saat siang hari. Potongan buah segar...
Bubur menjadi salah satu pilihan sarapan yang akrab bagi masyarakat Indonesia. Teksturnya lembut, hangat, dan mudah dinikmati dengan berbagai pelengkap....