Hotel Nyaman Tidak Menjamin Tidur Nyenyak, Ini Faktor yang Mempengaruhinya
Menginap di hotel biasanya menjadi bagian menyenangkan dari perjalanan. Kasur empuk, kamar bersih, suhu ruangan nyaman, dan fasilitas lengkap seharusnya...
Read more
Tren perjalanan wisata mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya destinasi populer menjadi pilihan utama untuk berlibur, kini semakin banyak wisatawan yang justru mencari tempat yang lebih tenang, tidak terlalu ramai, dan mampu memberikan pengalaman yang terasa lebih autentik.
Perubahan tersebut terlihat dari penelitian yang dilakukan Tourism Tasmania terhadap wisatawan Inggris. Berdasarkan studi tersebut, banyak responden mulai mempertimbangkan pengalaman baru dibandingkan kembali mengunjungi destinasi yang sudah pernah mereka datangi berkali-kali.
Penelitian itu menunjukkan hampir dua pertiga responden tidak lagi mempertimbangkan untuk mengunjungi destinasi yang sebelumnya sering mereka datangi. Sementara itu, lebih dari sepertiga responden menyatakan ingin menjelajahi tempat-tempat baru.
Ada pula sekitar satu dari lima responden yang menilai destinasi yang biasanya mereka kunjungi kini sudah terlalu ramai atau padat.
Temuan tersebut memperlihatkan bahwa wisatawan mulai mengalami perubahan dalam menentukan tujuan liburan. Mereka tidak lagi sekadar mengejar tempat terkenal, tetapi juga mempertimbangkan kualitas pengalaman yang bisa diperoleh selama perjalanan.
Berdasarkan data dari Tourism Tasmania, wisatawan Inggris kini semakin tertarik pada perjalanan yang dianggap lebih bermakna. Mereka ingin membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat lokal sekaligus mengenal karakter asli tempat yang dikunjungi.
Hampir seluruh responden dalam penelitian tersebut menginginkan hubungan yang autentik dengan destinasi. Artinya, pengalaman liburan tidak hanya berpusat pada atraksi wisata yang sudah terkenal.
Beberapa aktivitas yang mulai menjadi prioritas wisatawan antara lain mengenal budaya lokal, mencicipi makanan dan minuman khas, mempelajari sejarah, serta mencari pengalaman dan petualangan baru.
Lebih dari dua pertiga responden juga memilih mencari tempat wisata yang belum banyak dikenal dan berada di luar jalur wisata populer.
Sementara itu, sekitar tiga perempat responden berharap dapat mengunjungi destinasi yang selama ini mereka impikan.
Perubahan tersebut menunjukkan adanya pergeseran dari konsep wisata yang berorientasi pada daftar tempat menuju perjalanan yang lebih personal. Wisatawan ingin merasakan suasana sebuah tempat, berinteraksi dengan masyarakat, serta mendapatkan cerita yang tidak selalu bisa ditemukan di destinasi wisata utama.
CEO Tourism Tasmania, Sarah Kingston Clark, mengatakan wisatawan Inggris masih menginginkan liburan yang dapat memberikan kesempatan untuk beristirahat dan memulihkan energi.
“Meskipun wisatawan Inggris masih menginginkan liburan yang memberi mereka kesempatan untuk beristirahat dan memulihkan energi, penelitian ini menunjukkan bahwa mereka semakin mencari pengalaman yang memberikan kesan mendalam dan lebih bermakna,” kata Sarah Kingston Clark, CEO Tourism Tasmania.
Menurut Clark, cara masyarakat memandang perjalanan juga mulai berubah. Liburan tidak lagi hanya tentang menyelesaikan daftar destinasi yang ingin dikunjungi, tetapi juga menikmati perjalanan dan membangun hubungan dengan suatu tempat.
Dalam penelitian tersebut, Tasmania menjadi salah satu wilayah yang menarik perhatian wisatawan Inggris. Dua pertiga responden mengatakan mereka sedang mempertimbangkan untuk mengunjungi wilayah yang berada di Australia tersebut.
Keindahan alam Tasmania menjadi salah satu daya tarik utama. Hampir setengah responden menyatakan tertarik berkunjung karena faktor alam.
Selain itu, sekitar separuh responden mengatakan pengalaman menikmati alam dan melihat satwa liar membuat mereka merasa lebih terhubung dengan destinasi yang dikunjungi.
Clark menilai perubahan minat tersebut menunjukkan wisatawan kini semakin menghargai karakter asli sebuah destinasi.
“Masyarakat mencari liburan yang terasa autentik dan bermakna, baik dengan menghabiskan waktu bersama penduduk lokal, menyelami budaya, mengenal makanan dan minuman khas, maupun merasakan karakter asli suatu destinasi di luar atraksi terkenal dan tempat-tempat yang masuk dalam daftar wisata populer,” tambah Clark.
Tren tersebut juga dapat menjadi gambaran bahwa destinasi wisata yang lebih tenang dan tidak terlalu dikenal memiliki peluang semakin besar untuk menarik wisatawan.
Bagi wisatawan, perjalanan bukan lagi semata-mata tentang mendatangi tempat yang sedang populer. Pengalaman mencoba makanan khas, berbincang dengan warga lokal, memahami sejarah daerah, menikmati alam, hingga melihat satwa liar dapat menjadi bagian yang sama pentingnya dari sebuah perjalanan.
Perubahan pola tersebut membuat konsep wisata autentik semakin menarik. Tempat yang sebelumnya berada di luar jalur wisata populer kini berpotensi menjadi tujuan baru bagi wisatawan yang ingin mendapatkan pengalaman berbeda.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Travel Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia travel — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Tren perjalanan wisata mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya destinasi populer menjadi pilihan utama untuk berlibur, kini semakin banyak wisatawan yang...
Menginap di hotel biasanya menjadi bagian menyenangkan dari perjalanan. Kasur empuk, kamar bersih, suhu ruangan nyaman, dan fasilitas lengkap seharusnya...