7 Misteri Kelam Perkebunan Myrtles dan Legenda Rumah Paling Berhantu di Amerika

Perkebunan Myrtles

Terletak di kota St. Francisville, Louisiana, berdiri sebuah rumah megah bergaya arsitektur Antebellum yang dikelilingi oleh pepohonan ek kuno berlapis lumut Spanyol. Secara kasat mata, Perkebunan Myrtles (The Myrtles Plantation) tampak seperti destinasi wisata sejarah yang tenang dan romantis. Namun, di balik keindahan fasad bangunan abad ke-18 ini, tersimpan sejarah kelam yang dipenuhi dengan kisah pembunuhan, penyakit mematikan, perbudakan, serta puluhan laporan fenomena supranatural.

Reputasi Perkebunan Myrtles sebagai salah satu rumah paling berhantu di Amerika Serikat bukanlah hal baru. Tempat ini telah menjadi subjek puluhan acara televisi fenomena paranormal, dokumenter sejarah, hingga liputan media internasional. Mengapa sebuah properti bersejarah yang dibangun pada era Revolusi Amerika ini bisa menyimpan begitu banyak kisah tragis dan reputasi mistis? Mari kita bedah sejarah pendiriannya, fakta-fakta kejahatan nyata di baliknya, serta pembuktian ilmiah atas mitos-mitos lokal yang menyelimutinya.

Latar Belakang dan Sejarah Pendirian Perkebunan Myrtles

Myrtle Plantation telah dibuka untuk pengunjung selama beberapa dekade, dan banyak orang telah melaporkan mengalami penampakan hantu di tempat tersebut.

Sejarah Perkebunan Myrtles bermula pada tahun 1796 ketika seorang mantan jenderal milisi Pennsylvania bernama David Bradford melarikan diri ke wilayah Louisiana yang saat itu masih berada di bawah kekuasaan Spanyol. Bradford melarikan diri dari kejaran hukum setelah terlibat dalam Pemberontakan Wiski (Whiskey Rebellion) di Amerika Serikat.

Di tanah baru ini, Bradford membeli lahan seluas 600 ekar dan mendirikan sebuah rumah kayu sederhana yang diberi nama Laurel Hill. Setelah mendapatkan pengampunan presiden dari George Washington pada tahun 1797, Bradford membawa istri dan anak-anaknya untuk tinggal bersama di properti tersebut.

Setelah kematian Bradford pada tahun 1808, properti tersebut diambil alih oleh menantunya, Clark Woodruff, yang kemudian menjualnya kepada Ruffin Gray Stirling pada tahun 1834. Di bawah kepemilikan Stirling, rumah tersebut mengalami renovasi besar-besaran: ukurannya dilipatgandakan, dekorasi interior bergaya Victoria ditambahkan, dan namanya resmi diubah menjadi The Myrtles yang diambil dari nama tanaman mawar myrtle (crape myrtles) yang tumbuh subur di sekitar area halaman perkebunan.

7 Fakta Unik dan Misteri Kelam Perkebunan Myrtles

1. Julukan “Salah Satu Rumah Paling Berhantu di Amerika”

 

Perkebunan Myrtles secara luas diakui dalam kebudayaan populer sebagai situs berhantu paling aktif di Amerika Serikat. Berbagai laporan mengklaim bahwa properti ini berdiri di atas situs pemakaman kuno suku Native American (Tunica Indian), meskipun klaim geologis dan arkeologis ini tidak pernah terbukti secara historis.

Mitos lokal populer menyebutkan bahwa sedikitnya ada 12 hantu berbeda yang mendiami rumah dan area perkebunan ini, serta telah terjadi setidaknya 10 kasus pembunuhan di dalam properti tersebut. Namun, berdasarkan penelusuran dokumen sejarah resmi oleh para sejarawan, hanya ada satu kasus pembunuhan nyata yang terverifikasi pernah terjadi di dalam rumah tersebut.

Baca Juga:  5 Fakta Mencegangkan Klaim Tabut Perjanjian Tersembunyi di Kepulauan Solomon

2. Pembunuhan Nyata Profesor William Winter (1871)

William Winters diduga berhasil naik hingga anak tangga ke-17 sebelum meninggal setelah ditembak oleh penyerang yang tidak dikenal.

Satu-satunya kasus pembunuhan historis yang tercatat secara resmi di Perkebunan Myrtles menimpa seorang pengacara bernama Profesor William Drew Winter. Pada tanggal 26 Januari 1871, Winter yang saat itu tinggal di perkebunan bersama istrinya, Sarah Stirling, dipanggil keluar rumah oleh seorang pria tak dikenal yang menunggang kuda.

Saat Winter melangkah ke area teras luar (veranda), pria misterius tersebut melepaskan tembakan senjata api ke dada Winter. Luka parah tersebut membuat Winter bersimbah darah. Menurut legenda setempat, Winter berusaha merangkak kembali ke dalam rumah dan berhasil menaiki tangga hingga anak tangga ke-17 sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir di pangkuan istrinya. Laporan pengunjung modern sering menyebutkan terdengarnya gema langkah kaki misterius yang berhenti tepat di anak tangga ke-17 pada malam hari.

3. Legenda Hantu Chloe dan Kue Beracun

Kisah fantasmagoria paling terkenal dari Perkebunan Myrtles adalah legenda seorang wanita diperbudak bernama Chloe. Dalam cerita rakyat setempat, Chloe merupakan seorang budak wanita yang telinganya dipotong oleh pemilik perkebunan, Clark Woodruff, karena ketahuan mencuri dengar percakapan rahasia keluarga. Untuk menutupi lukanya, Chloe selalu mengenakan turban berwarna hijau di kepalanya.

Cerita tersebut mengklaim bahwa sebagai bentuk pembalasan dendam (atau upaya untuk melunakkan hati tuannya), Chloe memetik daun oleander beracun, menyuling racunnya, lalu mencampurkannya ke dalam kue ulang tahun. Kue beracun tersebut menewaskan istri Clark Woodruff, Sara Mathilda, beserta dua anak perempuannya. Chloe kemudian ditangkap oleh sesama budak yang takut disalahkan, lalu digantung di pohon ek dan jasadnya dilemparkan ke Sungai Mississippi.

4. Sanggahan Sejarah terhadap Mitos Chloe

Sebuah ruangan interior di Myrtles Plantation, seperti yang terlihat pada tahun 1977.

Meskipun cerita tentang Chloe sangat populer di industri pariwisata misteri, para sejarawan modern telah membuktikan bahwa kisah tersebut adalah rekaan belakangan. Dokumen sensus dan catatan kematian historis Louisiana membuktikan fakta yang berbeda:

  • Sara Mathilda dan anak-anaknya tidak meninggal akibat racun, melainkan akibat wabah demam kuning (yellow fever) yang melanda wilayah tersebut pada dekade 1820-an.

  • Tidak ada catatan historis, dokumen perbudakan, atau pendaftaran nama budak bernama “Chloe” dalam arsip kepemilikan Clark Woodruff maupun keluarga Stirling.

5. Cermin Berhantu dan Bayangan Jiwa Terperangkap

Cermin yang konon berhantu di dalam rumah Perkebunan Myrtles.

Salah satu objek paling terkenal dan paling ditakuti di dalam rumah ini adalah sebuah cermin antik bergaya kustom yang terletak di lorong utama lantai dasar. Menurut kepercayaan supranatural lokal, jika seseorang meninggal di dalam rumah, seluruh cermin harus ditutupi dengan kain hitam agar jiwa almarhum tidak terperangkap di dalam cermin.

Baca Juga:  7 Fakta Kelam Pulau Poveglia dan Misteri Karantina Maut di Venesia

Legenda menyebutkan bahwa ketika Sara Mathilda dan anak-anaknya meninggal, cermin ini lupa ditutupi. Akibatnya, para pengunjung dan pemandu wisata sering melaporkan melihat bekas cetakan telapak tangan misterius di dalam kaca yang tidak bisa dibersihkan dari luar, serta bayangan sosok wanita dan anak-anak yang muncul sesaat di balik permukaan cermin.

6. Foto Fenomena Paramormal “The Myrtles Plantation Ghost” (1992)

Pada tahun 1992, pemilik Perkebunan Myrtles saat itu memotret area luar bangunan untuk melengkapi dokumen pendaftaran polis asuransi. Ketika foto tersebut dicetak, tampak bayangan sesosok wanita muda bergaul longgar yang berdiri bersandar di antara dua bangunan fisik perkebunan.

Foto ini menjadi sangat viral di komunitas kriptozoologi dan supranatural global karena sosok tersebut terlihat transparan dan mengenakan pakaian menyerupai gaun budak abad ke-19 lengkap dengan penutup kepala. Foto tersebut dinobatkan oleh beberapa majalah penelitian paranormal sebagai salah satu bukti fotografi keberadaan hantu paling meyakinkan yang pernah diabadikan.

7. Transformasi Menjadi Bed & Breakfast dan Destinasi Dark Tourism

Sebuah kamar tidur di Myrtles Plantation, seperti terlihat pada tahun 1977.

Di balik perdebatan antara mitos supranatural dan fakta sejarah murni, Perkebunan Myrtles telah sukses bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata bersejarah (dark tourism) terkemuka di wilayah Selatan Amerika Serikat. Properti ini kini beroperasi sebagai museum sejarah sekaligus penginapan eksklusif (Bed & Breakfast).

Para wisatawan dari berbagai belahan dunia dapat memesan kamar untuk menginap di dalam rumah abad ke-18 tersebut, mengikuti tur sejarah perbudakan era Antebellum, atau berpartisipasi dalam tur misteri malam hari yang dipandu oleh pemandu lokal untuk menjelajahi lorong-lorong tua dan area pemakaman keluarga.

Dampak Budaya dan Pelestarian Warisan Sejarah

Fenomena keberadaan Perkebunan Myrtles memberikan gambaran menarik mengenai bagaimana daya tarik mistis dapat berdampak positif terhadap pelestarian warisan arsitektur kuno. Mitos-mitos yang berkembang di sekitar rumah ini membantu mendatangkan dana restorasi yang dibutuhkan untuk merawat struktur fisik bangunan yang telah berusia lebih dari dua abad.

Di samping itu, pengelola museum modern saat ini mulai menyeimbangkan antara penyampaian cerita mistis populer dengan edukasi sejarah nyata mengenai kenyataan pahit sistem perbudakan di Louisiana abad ke-19, menjadikan Perkebunan Myrtles sebagai ruang belajar sejarah yang kompleks dan serbaguna.

Referensi & Tautan Web

  1. All That Interesting: The Myrtles Plantation – Inside The Most Haunted House In America

  2. The Myrtles Official Website: History and Tours Overview

📚 ️Baca Juga Seputar Misteri

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Misteri Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia misteri — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED