6 Kejanggalan Misteri Hilangnya Daylenn Pua di Tangga Haiku Hawaii

Kata Kunci Fokus (Focus Keyword):

Dunia pendakian dan penjelajahan alam menyimpan berbagai kisah misterius yang membingungkan, tetapi sedikit yang menyita perhatian publik internasional seperti tragedi Daylenn Pua. Pemuda asal Hawaii ini mendadak lenyap tanpa jejak pada akhir Februari 2015 saat nekat mendaki salah satu rute paling berbahaya dan terlarang di Pulau Oahu: Haiku Stairs, atau yang lebih dikenal dengan julukan Stairways to Heaven.

Kehilangan Daylenn Pua tidak hanya memicu operasi pencarian dan penyelamatan berskala besar yang melibatkanhelikopter dan tim penyelamat profesional, tetapi juga menyisakan teka-teki ganjil yang bersumber dari foto terakhir yang sempat ia kirimkan kepada keluarganya sebelum ponselnya mati total.

Latar Belakang dan Keberadaan Tangga Haiku yang Terlarang

Haiku Stairs

Daylenn “Moke” Pua adalah seorang pemuda berusia 18 tahun yang tinggal di Waianae, Hawaii. Pada akhir Februari 2015, ia sedang mengunjungi neneknya di wilayah Waianae, Pulau Oahu. Selama kunjungannya, Daylenn menyampaikan keinginannya untuk menaklukkan Haiku Stairs—sebuah jalur pendakian spektakuler namun sangat berbahaya yang terdiri dari 3.922 anak tangga baja yang menempel di sepanjang ridge Pegunungan Koʻolau.

Secara historis, Haiku Stairs dibangun oleh Angkatan Laut Amerika Serikat pada tahun 1942 selama Perang Dunia II untuk mengakses stasiun radio komunikasi top-secret di puncak gunung. Namun, karena kondisi medan yang sangat curam, risiko tanah longsor, dan kerusakan struktur tangga akibat cuaca ekstrem, Pemerintah Kota Honolulu secara resmi menutup rute ini untuk umum sejak tahun 1987. Menjaga dan melintasi area ini dinyatakan sebagai tindakan ilegal dengan ancaman denda berat dan hukuman pidana.

Meskipun neneknya telah memperingatkan bahaya serta status terlarang rute tersebut, dorongan jiwa muda Daylenn untuk mengabadikan pemandangan indah dari puncak gunung membuatnya tetap nekat berangkat secara sembunyi-sembunyi pada pagi hari tanggal 27 Februari 2015.

Stasiun Radio Angkatan Laut yang sedang dibangun, di Lembah Haʻikū, sekitar tahun 1943.

6 Detail Kronologis dan Kejanggalan Misteri Hilangnya Daylenn Pua

1. Keberangkatan Sendirian dan Pesan Terakhir

Pada Jumat pagi, 27 Februari 2015, Daylenn memulai perjalanannya menuju kawasan Haiku Stairs. Ia diketahui naik bus lokal dari rumah neneknya menuju area Kaneohe. Sekitar pukul 11.00 siang, Daylenn sempat mengunggah beberapa foto ke akun media sosialnya serta mengirimkan pesan gambar melalui ponsel kepada keluarganya.

Baca Juga:  Misteri Hantu Okiku: Duka Kelam dan Teror Hitungan Piring dari Dasar Sumur Angker

Foto-foto tersebut memperlihatkan dirinya sedang melintasi area vegetasi rimbun di kaki pegunungan dan melangkah menaiki tangga baja terpidana tersebut. Dalam foto-foto awal, kondisi cuaca tampak cerah berawan. Namun, itu menjadi komunikasi terakhir yang diterima pihak keluarga, karena setelah siang hari tersebut, ponsel Daylenn tidak dapat lagi dihubungi.

2. Cuaca Ekstrem dan Badai di Pegunungan Koʻolau

Sore hari tanggal 27 Februari, kondisi cuaca di sekitar Pegunungan Koʻolau memburuk secara mendadak. Badai hujan lebat mengguyur kawasan Oahu, memicu angin kencang, jarak pandang yang merosot drastis akibat kabut tebal, serta permukaan tangga baja yang menjadi sangat licin.

Jalur Stairways to Heaven dikenal memiliki tebing curam di kedua sisinya dengan jurang kedalaman ratusan meter. Kombinasi antara jalur yang licin, terjalnya tebing, dan terjangan badai hujan diduga menjadi faktor alam yang sangat menyulitkan navigasi Daylenn untuk turun kembali dari puncak.

3. Operasi Pencarian Besar-besaran oleh Tim SAR dan Relawan

Ketika Daylenn tidak kunjung kembali hingga malam hari, keluarganya segera melapor ke Honolulu Fire Department (HFD). Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) berskala besar langsung diluncurkan pada Sabtu pagi, 28 Februari 2015.

Tim pencari mengerahkan helikopter untuk menyisir area puncak dari udara, sementara tim darat yang terdiri dari petugas pemadam kebakaran, personel militer, serta puluhan relawan pendaki lokal berpengalaman menyisir jalur tangga dan jurang-jurang di sekitarnya. Pencarian intensif dilakukan selama bertahun-tahun melintasi berbagai rute alternatif seperti Moanalua Valley Trail, namun tidak ada satu pun barang pribadi milik Daylenn yang berhasil ditemukan.

4. Penemuan Sosok Misterius dalam Foto Terakhir Daylenn Pua

Foto karya Daylenn Pua yang menunjukkan seorang pria tak dikenal di jalur pendakian.

Kejanggalan terbesar dalam kasus ini muncul ketika pihak keluarga dan netizen meneliti kembali rangkaian foto yang dikirimkan Daylenn Pua sebelum ia hilang. Pada salah satu foto yang memperlihatkan pemandangan jurang dan semak belukar dari sela-sela tangga, terlihat sebuah penampakan aneh di latar belakang.

Jika foto tersebut diperbesar (zoom in), tampak sosok pria berpostur tinggi melengkung sedang bersembunyi di balik semak-semak tak jauh dari jalur tangga yang dilintasi Daylenn. Pria tersebut tampak mengenakan pakaian gelap dan sedang memperhatikan pergerakan Daylenn dari kejauhan. Polisi dan keluarga mempublikasikan foto sosok misterius ini ke publik dengan harapan orang tersebut dapat melapor sebagai saksi kunci, namun identitas sosok di balik semak tersebut tidak pernah terungkap.

Baca Juga:  Misteri Mencekam Payung Hantu, Fenomena Gelap Pemanggil Roh Halus

5. Suara Teriakan Minta Tolong di Lembah Moanalua

Selama proses pencarian di hari ketiga, sekelompok relawan pendaki yang menyisir area Lembah Moanalua—jalur belakang yang terhubung ke puncak Haiku Stairs—melaporkan mendengar suara teriakan samar-samar yang meminta pertolongan (calls for help).

Suara tersebut terdengar memantul dari balik tebing tebal pada siang hari. Tim SAR segera mengarahkan helikopter dan tim penyelamat darat ke titik asal suara tersebut. Namun, setelah dilakukan penyisiran mendalam di lokasi koordinat suara hingga malam hari, tim tidak menemukan keberadaan manusia maupun tanda-tanda korban.

6. Hilangnya Dua Pendaki Pencari dan Keputusan Penutupan Pencarian

Keganasan medan di sekitar Haiku Stairs kembali terbukti ketika dua orang relawan pendaki yang ikut serta melakukan pencarian mandiri untuk menemukan Daylenn terperangkap di tebing curam dan harus dievakuasi menggunakan helikopter penyelamat HFD karena tersesat dan mengalami cedera.

Setelah melakukan penyisiran udara dan darat selama bertahun-tahun tanpa hasil dan mempertimbangkan risiko keselamatan tim penyelamat, Pemadam Kebakaran Honolulu secara resmi menghentikan operasi pencarian aktif pada 3 Maret 2015. Kasus Daylenn Pua secara resmi dialihkan menjadi kasus orang hilang yang belum terecahkan oleh Kepolisian Honolulu.

Dampak Kasus dan Pembongkaran Tangga Haiku

Tragedi hilangnya Daylenn Pua memperkuat debat panjang mengenai keamanan dan keberadaan Haiku Stairs di Hawaii. Kasus ini menjadi argumen utama pemerintah daerah mengenai bahaya laten yang dipertaruhkan oleh para pendaki ilegal yang nekat menerobos barikade keamanan.

Pada tahun 2021, Dewan Kota Honolulu secara resmi menyetujui anggaran untuk membongkar dan menghancurkan seluruh struktur baja Haiku Stairs guna mencegah terulang jatuhnya korban jiwa dan aktivitas penyusupan ilegal. Kasus Daylenn Pua kini berdiri sebagai pengingat memilukan mengenai batas kekuatan manusia di hadapan alam liar yang ekstrem, serta teka-teki tak terbilang yang terkubur di balik rimbunnya pegunungan Hawaii.

📚 ️Baca Juga Seputar Misteri

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Misteri Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia misteri — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED