Karhutla Indonesia Jadi Sorotan Malaysia, Nama Perusahaan Diminta Diungkap
Politisi Malaysia Desak Indonesia Buka Nama Perusahaan yang Diduga Terlibat Karhutla Isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...
Read more
Korban meninggal dunia akibat gempa kembar dahsyat di Venezuela terus bertambah. Berdasarkan data terbaru, jumlah korban tewas telah mencapai 3.342 orang, sementara 16.700 orang lainnya mengalami luka-luka akibat bencana yang mengguncang negara tersebut pada 24 Juni 2026.
Menurut laporan yang dikutip dari AFP, gempa berkekuatan besar tersebut menghancurkan puluhan bangunan di wilayah pesisir La Guaira, yang berada di utara ibu kota Caracas. Hingga kini, ribuan warga masih dinyatakan hilang sehingga proses pencarian dan identifikasi korban terus dilakukan.
Bencana ini menjadi salah satu gempa paling mematikan yang pernah terjadi di kawasan Amerika Latin dalam beberapa tahun terakhir. Kerusakan parah pada kawasan permukiman membuat banyak warga terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
Menurut laporan AFP, tim penyelamat dari berbagai negara mulai mengakhiri operasi pencarian korban selamat setelah lebih dari sepekan bekerja di lokasi terdampak. Fokus penanganan kini beralih pada proses identifikasi korban, pemakaman jenazah, serta pemulihan bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya.
Di Pemakaman La Esperanza, wilayah La Guaira, proses pemakaman terhadap korban yang belum berhasil diidentifikasi terus berlangsung. Wartawan AFP melaporkan lebih dari 150 jenazah tanpa identitas dimakamkan di area khusus karena belum ada keluarga yang datang mengenali mereka.
Sementara itu, keluarga korban masih terus mendatangi rumah sakit, pusat evakuasi, hingga lokasi bencana dengan harapan memperoleh informasi mengenai anggota keluarga yang belum ditemukan.
Kerusakan yang ditimbulkan gempa juga menyebabkan berbagai fasilitas umum mengalami gangguan. Sejumlah bangunan tempat tinggal, jalan, serta infrastruktur publik dilaporkan mengalami kerusakan berat sehingga menghambat distribusi bantuan kemanusiaan.
Pemerintah Venezuela bersama berbagai lembaga kemanusiaan masih melanjutkan upaya penanganan darurat, termasuk penyediaan tempat penampungan sementara, layanan kesehatan, distribusi makanan, dan kebutuhan pokok bagi para penyintas.
Menurut laporan AFP, proses pemulihan diperkirakan membutuhkan waktu yang panjang mengingat besarnya skala kerusakan dan banyaknya korban yang masih belum ditemukan. Hingga saat ini, otoritas setempat juga terus memperbarui data korban seiring berlangsungnya proses evakuasi dan identifikasi di lapangan.
Referensi:
detikNews
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
OpenAI Hadirkan Pengalaman Baru, ChatGPT Tak Lagi Sekadar Menjawab dengan Teks OpenAI menghadirkan pembaruan melalui GPT-6 yang membawa pengalaman baru...
Ada satu hidangan yang rasanya hampir selalu berhasil membawa ingatan ke suasana Lebaran: opor ayam. Aroma santan dan rempah yang...