Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan keprihatinannya atas kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan yang menimpa seorang perempuan bernama Yuvita Tri Rezeki (26). Kasus tersebut menjadi perhatian serius karena korban diduga mengalami luka berat akibat tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku.
Menurut Dedi Mulyadi, kondisi korban sangat memprihatinkan. Ia menyebut korban diduga mengalami penyiksaan yang menyebabkan luka serius di beberapa bagian tubuh, termasuk cedera pada kedua mata yang mengakibatkan hilangnya penglihatan.
Melalui pernyataannya di media sosial pada Senin (23/6), Dedi mengungkapkan kemarahannya terhadap pelaku yang diduga bertanggung jawab atas tindakan tersebut. Ia menilai kasus kekerasan terhadap perempuan seperti ini harus ditangani secara cepat dan tegas oleh aparat penegak hukum.
“Saya sangat marah terhadap pelaku laki-laki seperti ini. Saya meyakini bahwa tim Polda Jabar akan mampu dengan cepat menangkapnya,” kata Dedi Mulyadi.
Dalam keterangannya, Dedi juga menyebut seorang pria bernama Taufik Hidayat (30) sebagai terduga pelaku yang saat ini masih dalam pencarian aparat kepolisian.
Sayembara Rp250 Juta untuk Percepat Pencarian Buronan
Untuk membantu mempercepat proses penangkapan, Dedi Mulyadi mengumumkan hadiah atau sayembara sebesar Rp250 juta bagi masyarakat yang dapat memberikan informasi akurat mengenai keberadaan terduga pelaku.
Menurut Dedi, hadiah tersebut akan diberikan kepada pihak yang membantu aparat menemukan lokasi buronan atau memberikan informasi yang berujung pada penangkapan yang bersangkutan.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat dan warga Indonesia untuk turut membantu proses pencarian dengan menyampaikan informasi melalui jalur resmi kepolisian.
“Kepada seluruh warga, mari kita sama-sama membantu mencarinya. Siapa pun yang mengetahui keberadaannya, segera informasikan kepada aparat agar yang bersangkutan dapat segera ditangkap,” ujar Dedi Mulyadi.
Berdasarkan informasi yang disampaikan pemerintah daerah, keterlibatan masyarakat dinilai dapat membantu mempercepat proses penegakan hukum sekaligus memberikan rasa keadilan bagi korban dan keluarganya.
Sementara itu, aparat kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Hingga kini, proses pencarian dan penyelidikan masih berlangsung dengan koordinasi berbagai pihak terkait.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan Taufik Hidayat agar segera melaporkannya melalui saluran resmi kepolisian. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung proses hukum dan mempercepat penangkapan terhadap terduga pelaku.
Kasus yang menimpa Yuvita Tri Rezeki menjadi sorotan karena dugaan kekerasan yang dialaminya mengakibatkan luka berat dan dampak serius terhadap kondisi fisik korban. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama aparat penegak hukum berharap pelaku dapat segera ditemukan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Referensi:
CNN Indonesia