Kericuhan mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Bandung pada Jumat malam, 1 Mei 2026. Insiden tersebut terjadi di sejumlah titik kota dan sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat.
Namun, pihak kepolisian memastikan bahwa aksi rusuh tersebut bukan dilakukan oleh massa buruh. Hal ini ditegaskan langsung oleh Rudi Setiawan yang menyebut pelaku berasal dari kelompok tidak dikenal.
Menurut Rudi, aksi penyampaian aspirasi oleh buruh dan mahasiswa sebelumnya berjalan di lokasi berbeda dan berlangsung tertib. Demonstrasi mahasiswa diketahui berlangsung di kawasan Jatinangor, Sumedang, serta di sekitar gedung DPRD Jawa Barat.
Kericuhan justru muncul di kawasan Jalan Tamansari, Bandung, yang melibatkan kelompok dengan ciri khusus. “Ternyata pada sore hari menjelang malam terlihat sekitar 150 massa tidak dikenal, dengan ciri berpakaian hitam dan menutup muka,” kata Rudi.
Ia menjelaskan bahwa penutup wajah tersebut diduga digunakan untuk menghindari identifikasi. Selain itu, kelompok tersebut juga membawa sejumlah perlengkapan yang mengindikasikan adanya persiapan sebelumnya.
Polisi Ungkap Indikasi Aksi Terencana dan Perusakan Fasilitas
Menurut keterangan kepolisian, kelompok tersebut diduga telah merancang aksi kerusuhan. Hal ini terlihat dari barang yang mereka bawa, termasuk botol berisi bahan bakar yang diduga sebagai bom molotov.
“Tadi kami melihat mereka melakukan penyiraman dan membawa botol yang sudah diisi bahan bakar dengan sumbu, atau dengan kata lain molotov,” kata Rudi.
Selain itu, massa juga membawa benda keras yang digunakan untuk merusak fasilitas umum. Beberapa sarana kota menjadi sasaran, mulai dari lampu lalu lintas hingga infrastruktur lainnya.
Berdasarkan data dari kepolisian, fasilitas yang dirusak meliputi traffic light, videotron, dan pos polisi di sekitar lokasi kejadian. Aksi tersebut dinilai sebagai tindakan kriminal yang membahayakan masyarakat.
“Ini adalah perbuatan kriminal dan kami berkewajiban melindungi masyarakat Bandung,” tegas Rudi.
Meski sempat memanas, situasi di Bandung kini dilaporkan telah kembali kondusif. Aparat gabungan dari kepolisian, TNI, serta pemerintah daerah masih bersiaga untuk memastikan keamanan tetap terjaga.
Referensi:
CNN Indonesia