Pencuri Mobil Kaget Temukan Balita di Dalam Mobil, Putar Balik dan Tegur Sang Ibu
Sebuah kejadian tak biasa terjadi di Beaverton, Oregon, Amerika Serikat, pada Januari 2021. Seorang pencuri mobil yang semula berniat membawa...
Read more
Isu yang beredar di media sosial mengenai dugaan penamparan di lingkungan Istana Negara akhirnya mendapat klarifikasi resmi. Komando Pasukan Khusus atau Kopassus menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan termasuk dalam kategori hoaks.
Berdasarkan pernyataan resmi yang disampaikan melalui akun media sosial, Kopassus membantah tuduhan yang menyeret nama Panglima Kopassus, Letjen TNI Djon Afriandi. Informasi yang beredar sebelumnya menyebut adanya insiden penamparan terhadap seorang petugas protokoler di Istana.
Menurut keterangan yang disampaikan melalui akun resmi Penkopassus, narasi tersebut tidak memiliki dasar yang jelas. “Waspada sedang beredar kabar bohong yang menyeret nama petinggi TNI dan lingkungan Istana,” demikian pernyataan yang disampaikan.
Kopassus juga menegaskan bahwa informasi tersebut tidak didukung oleh bukti valid. Dalam klarifikasinya, disebutkan bahwa kabar tersebut hanyalah karangan yang sengaja disebarkan untuk menimbulkan kegaduhan.
Menurut pihak Kopassus, penyebaran informasi semacam ini diduga memiliki tujuan tertentu, salah satunya untuk memecah belah masyarakat serta merusak soliditas internal institusi negara.
“Faktanya ini hanyalah karangan yang tidak memiliki bukti valid, informasi ini sengaja disebar untuk menciptakan kegaduhan dan memecah soliditas internal institusi negara,” jelas pernyataan tersebut.
Sebelumnya, informasi yang viral di media sosial menyebut bahwa Pangkopassus Letjen Djon Afriandi melakukan tindakan penamparan terhadap seorang petugas protokoler. Peristiwa itu disebut terjadi saat ia hendak menemui Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara.
Namun hingga saat ini, tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut. Kopassus bahkan menandai unggahan yang beredar sebagai hoaks dan fake news untuk memberikan klarifikasi kepada publik.
Di sisi lain, belum ada keterangan resmi dari pihak Istana terkait isu tersebut. Meski demikian, klarifikasi dari Kopassus menjadi penegasan bahwa informasi yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah kejadian tak biasa terjadi di Beaverton, Oregon, Amerika Serikat, pada Januari 2021. Seorang pencuri mobil yang semula berniat membawa...
Jagat teknologi kembali diramaikan oleh beredarnya foto yang diklaim sebagai bocoran iPhone 18. Gambar tersebut memperlihatkan kemasan perangkat dengan desain...