Israel dan Lebanon Sepakati Gencatan Senjata Sementara Buka Peluang Damai
Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon akhirnya tercapai setelah melalui serangkaian pertemuan penting. Langkah ini diharapkan menjadi awal menuju...
Read more
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa negaranya kini berada di tahap akhir menuju kesepakatan damai dengan Iran. Pernyataan ini disampaikan langsung dalam keterangannya kepada wartawan di Gedung Putih.
Menurut Donald Trump, proses negosiasi telah menunjukkan kemajuan signifikan. Bahkan, ia menyebut kedua pihak sudah hampir mencapai kesepakatan secara menyeluruh.
“Kita sangat dekat untuk mencapai kesepakatan dengan Iran,” kata Donald Trump.
Ia menambahkan bahwa salah satu poin penting dalam kesepakatan tersebut adalah komitmen Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Hal ini menjadi perhatian utama Amerika Serikat dalam setiap perundingan.
“Kita harus memastikan bahwa Iran tidak akan pernah mendapatkan senjata nuklir… Mereka sepenuhnya setuju dengan itu. Mereka telah menyetujui hampir semuanya,” ujar Trump.
Selain itu, menurut informasi yang disampaikan, Iran juga disebut telah menyetujui untuk menyerahkan cadangan uranium yang diperkaya. Langkah ini dinilai krusial karena bahan tersebut dapat digunakan dalam pengembangan senjata nuklir.
Trump bahkan menggunakan istilah “debu nuklir” untuk menggambarkan cadangan uranium yang dimaksud. Ia menegaskan bahwa kesepakatan terkait hal tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas global.
Dalam kesempatan yang sama, Trump juga membuka kemungkinan untuk menghadiri langsung penandatanganan kesepakatan jika nantinya digelar di Islamabad, Pakistan.
“Saya mungkin akan pergi, ya. Jika kesepakatan itu ditandatangani di Islamabad, saya mungkin akan pergi,” kata Trump.
Peran Pakistan dalam proses negosiasi ini disebut cukup penting. Trump memberikan apresiasi kepada Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan pimpinan militer Asim Munir atas kontribusi mereka dalam memfasilitasi dialog antara Amerika Serikat dan Iran.
Sebelumnya, Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance diketahui telah memimpin delegasi ke Islamabad untuk melakukan pembicaraan dengan pejabat Iran. Meski pertemuan awal tersebut belum menghasilkan kesepakatan final, Gedung Putih menyatakan bahwa diskusi lanjutan tengah dipersiapkan.
Berdasarkan perkembangan ini, Pakistan diperkirakan akan kembali menjadi lokasi perundingan berikutnya antara kedua negara. Upaya diplomasi ini diharapkan mampu menghasilkan kesepakatan yang tidak hanya mengurangi ketegangan, tetapi juga menciptakan stabilitas jangka panjang di kawasan.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kabar baik bagi penggemar produk Apple di Tanah Air. iPhone 17e yang sebelumnya dirilis secara global pada Maret 2026 kini...
Pemerintah melalui Panitia Seleksi Nasional Sumber Daya Manusia Program Hasil Terbaik Cepat resmi membuka rekrutmen pengelola Koperasi Desa Merah Putih...