Fakta Menarik Jakarta Jadi Kota Teraman Kedua di ASEAN Menurut Survei Global

Jakarta dinobatkan sebagai kota teraman kedua di ASEAN menurut Global Residence Index 2026. Simak data lengkap dan faktor pendukungnya. (Foto: indonesia.trave)

Jakarta dinobatkan sebagai kota teraman kedua di ASEAN menurut Global Residence Index 2026

Jakarta mencatat prestasi baru sebagai kota teraman kedua di kawasan Asia Tenggara. Predikat ini berdasarkan laporan Safety Index by Global Residence Index 2026 yang dirilis pada Januari 2026.

Berdasarkan data dari Global Residence Index, penilaian keamanan dilakukan dengan menggabungkan sejumlah indikator penting seperti tingkat pembunuhan, kasus penculikan, hingga risiko ketidakstabilan politik. Data tersebut dikumpulkan dari berbagai lembaga kredibel termasuk organisasi internasional seperti PBB.

Hasilnya, kota-kota di Eropa masih mendominasi daftar global, namun kawasan Asia juga menunjukkan performa kuat dalam hal keamanan. Jakarta menjadi salah satu kota yang menonjol di Asia Tenggara.

Dalam daftar tersebut, Jakarta menempati posisi kedua dengan skor 0,72, berada tepat di bawah Singapura yang meraih skor 0,90. Sementara itu, kota-kota lain seperti Bangkok, Hanoi, hingga Kuala Lumpur berada di bawah Jakarta.

Berikut peringkat kota teraman di ASEAN versi laporan tersebut:

  • Singapura dengan skor 0,90
  • Jakarta dengan skor 0,72
  • Bangkok dengan skor 0,65
  • Vientiane dengan skor 0,61
  • Hanoi dengan skor 0,60
  • Kuala Lumpur dengan skor 0,57
  • Phuket dengan skor 0,57
  • Ho Chi Minh City dengan skor 0,56
  • Phnom Penh dengan skor 0,55
  • Manila dengan skor 0,41

Faktor Pendukung dan Respons Pemerintah

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku terkejut dengan capaian ini. “Saya sebenarnya juga surprised,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta.

Menurut Pramono, peningkatan persepsi keamanan di Jakarta tidak terjadi begitu saja. Ia menilai berbagai kegiatan kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting. Kegiatan seperti perayaan Natal, Imlek, Nyepi, hingga Ramadan dan Idulfitri berlangsung kondusif dan memperlihatkan kuatnya kebersamaan warga.

“Berbagai kegiatan keberagaman yang dilakukan di ruang publik menunjukkan kuatnya kebersamaan Jakarta,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak. Namun, ia mengingatkan agar semua pihak tidak cepat puas.

“Prestasi ini adalah hasil nyata dari komitmen kolektif kita semua. Namun, predikat ini tidak boleh membuat kita lengah,” kata Asep.

Ia menambahkan bahwa program Jaga Jakarta untuk Indonesia akan terus diperkuat. Instruksi juga diberikan kepada seluruh jajaran kepolisian agar sistem pengamanan tidak bersifat statis, melainkan dinamis dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, hingga masyarakat.

Menurut Asep, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di ibu kota. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang lebih terukur dan terintegrasi di lapangan agar kondisi aman ini dapat terus dipertahankan.

Referensi:
Detik

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED