Windows K2 Jadi Senjata Baru Microsoft Hadapi macOS dan SteamOS
Microsoft dikabarkan tengah menyiapkan proyek besar bernama Windows K2, sebuah inisiatif internal yang bertujuan meningkatkan performa dan keandalan sistem operasi...
Read more
Meta kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan atau AI. Kali ini, perusahaan tersebut dikabarkan tengah membangun tim khusus yang fokus pada pengembangan hardware AI sebagai bagian dari strategi jangka panjang mereka.
Langkah ini berada di bawah divisi Meta Superintelligence Labs (MSL), sebuah unit yang diumumkan tahun lalu untuk memperkuat pengembangan teknologi AI tingkat lanjut. Kehadiran tim baru ini mengindikasikan bahwa Meta tidak hanya ingin bermain di ranah software, tetapi juga serius menggarap perangkat fisik berbasis AI.
Menurut laporan yang dikutip dari Business Insider, Meta bahkan telah merekrut sosok berpengalaman, yaitu Rui Xu, untuk memimpin tim hardware tersebut. Xu dikenal sebagai engineer veteran dengan rekam jejak panjang di berbagai perusahaan teknologi besar.
Sebelum bergabung dengan Meta, Xu memimpin tim perangkat keras di Dreamer, sebuah startup yang berfokus pada agen AI. Startup tersebut diketahui baru saja diakuisisi dan timnya direkrut oleh Meta dalam waktu dekat ini.
Karier Xu juga tidak main-main. Ia pernah menjabat sebagai direktur operasional di perusahaan robotika K-Scale, serta memiliki pengalaman penting di ByteDance, perusahaan induk TikTok. Di sana, ia memimpin laboratorium yang berhasil memproduksi jutaan perangkat pintar untuk pasar China.
Tak hanya itu, pengalaman Xu juga mencakup perusahaan besar seperti Xiaomi, Lenovo, dan Tencent. Kombinasi pengalaman ini menjadi nilai tambah besar bagi Meta dalam mengembangkan perangkat AI generasi berikutnya.
Selama ini, Meta memang sudah dikenal melalui berbagai produk hardware seperti kacamata pintar dan headset virtual reality yang dikembangkan oleh Reality Labs. Namun, langkah terbaru ini membuka peluang lahirnya jenis perangkat AI baru di luar lini produk yang sudah ada.
Beberapa engineer dari Reality Labs bahkan dilaporkan telah dipindahkan ke MSL untuk mulai merancang prototipe software yang akan berjalan di atas perangkat baru tersebut. Kedua divisi ini disebut bekerja sama erat demi mempercepat pengembangan.
Langkah Meta ini sejalan dengan tren industri teknologi global. Perusahaan besar seperti OpenAI juga tengah berlomba menciptakan perangkat pribadi berbasis AI yang tidak sekadar berfungsi seperti smartphone.
Bos MSL, Alexandr Wang, mengungkapkan visi besar perusahaannya. Ia membayangkan masa depan di mana setiap individu memiliki agen AI pribadi yang selalu aktif.
“Agen ini akan terhubung dengan berbagai perangkat dan mampu melihat serta mendengar apa yang dialami pengguna sehari-hari,” jelas Wang.
Konsep tersebut menunjukkan arah pengembangan AI yang semakin personal dan terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari. Perangkat ini nantinya tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga asisten cerdas yang selalu mendampingi pengguna.
Meski begitu, Meta masih belum memberikan detail resmi terkait produk apa yang sedang dikembangkan oleh tim baru ini. Perusahaan juga belum mengungkapkan timeline pasti peluncurannya.
Namun, Wang memastikan bahwa publik akan segera melihat inovasi baru dari Meta dalam beberapa bulan ke depan. Hal ini menandakan bahwa proyek tersebut sudah berada dalam tahap pengembangan yang cukup serius.
Referensi:
detikINET
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita IT Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia it — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kabel charger sering kali menjadi perangkat yang kurang mendapat perhatian dalam penggunaan sehari-hari. Padahal, fungsinya sangat penting untuk menjaga daya...
Banyak pengguna mengira bahwa saat HP Android mulai lemot, satu-satunya solusi adalah mengganti perangkat baru. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya...