Kim Seon-ho Cerita Proses Panjang Bintangi Can This Love Be Translated

Kim Seon-ho mengungkap tantangan memerankan penerjemah multibahasa dalam drama Can This Love Be Translated. (Foto: Tari/VOI)
Kim Seon-ho mengungkap tantangan memerankan penerjemah multibahasa dalam drama Can This Love Be Translated. (Foto: Tari/VOI)

Kim Seon-ho mengungkap tantangan memerankan penerjemah multibahasa dalam drama Can This Love Be Translated

Aktor Korea Selatan Kim Seon-ho mengungkap pengalaman sekaligus tantangan yang ia hadapi saat membintangi drama romantis Can This Love Be Translated. Dalam serial terbarunya tersebut, Kim Seon-ho dipercaya memerankan karakter Joo Ho-jin, seorang penerjemah profesional yang menguasai berbagai bahasa asing.

Menurut Kim Seon-ho, peran ini menuntut persiapan yang jauh lebih panjang dibanding proyek sebelumnya. Ia harus mempelajari dialog dalam beberapa bahasa sekaligus agar terdengar natural dan meyakinkan di layar. Hal tersebut diungkapkannya dalam konferensi pers yang digelar di The Kasablanka Hall, Jakarta, pada Jumat, 16 Januari.

“Saya mempersiapkan ini selama empat bulan lamanya dan ada guru bahasa tersendiri dari setiap bahasa. Kalau saya tidak mempersiapkan dari empat bulan sebelumnya bersama guru bahasa saya, mungkin saya sudah menyerah,” kata Kim Seon-ho.

Ia menjelaskan bahwa proses belajar dilakukan secara intens bersama para pengajar bahasa. Diskusi dan latihan rutin menjadi bagian penting agar dialog terdengar akurat secara pelafalan maupun intonasi. Meski sempat merasa kewalahan, Kim Seon-ho memilih untuk terus berproses hingga akhirnya merasa cukup percaya diri.

“Tapi akhirnya saya berdiskusi dengan mereka dan saya bisa, sisanya saya serahkan kepada para fans yang menonton drama ini,” tambahnya.

Selama proses pendalaman peran, Kim Seon-ho mengaku ada dua bahasa yang terasa paling menantang. Menurutnya, bahasa Jepang dan Italia membutuhkan perhatian ekstra, terutama pada detail pengucapan dan ritme kalimat.

“Bahasa Jepang lebih gampang bagi saya untuk menjangkaunya, tapi karena untuk detailnya banyak sekali porsinya, jadi Jepang lumayan sulit. Selain itu, bahasa Italia sulit juga,” ungkap Kim Seon-ho.

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED