Terbukti Efektif, Olahraga Rutin Dukung Kulit Sehat dan Bercahaya
Paparan polusi udara yang tinggi di kota besar seperti Jakarta dapat berdampak langsung pada kesehatan kulit. Kondisi ini sering memicu...
Read more
Mi instan menjadi salah satu makanan favorit banyak orang karena praktis dan memiliki rasa yang nikmat. Namun, cara memasak mi instan ternyata dapat memengaruhi tingkat kesehatan dan kualitas rasa yang dihasilkan.
Mi instan dikenal sebagai makanan olahan dengan kandungan natrium yang cukup tinggi, terutama pada bumbu instannya. Jika cara memasaknya kurang tepat, maka sajian mi instan bisa menjadi semakin tidak menyehatkan.
Berdasarkan berbagai sumber dan ulasan kuliner internasional, termasuk The Daily Meal, ada beberapa kebiasaan yang sering dilakukan saat memasak mi instan yang justru membuatnya semakin kurang sehat. Berikut penjelasannya.
1. Merebus mi terlalu lama
Menurut The Daily Meal, mi instan sebenarnya sangat cepat matang, bahkan hanya dalam beberapa menit. Karena itu, penting untuk memperhatikan tingkat kematangan saat memasaknya.
Jika direbus terlalu lama, tekstur mi akan menjadi terlalu lembek dan lunak. Hal ini bukan hanya mengurangi kenikmatan, tetapi juga bisa memengaruhi kualitas hidangan secara keseluruhan. Mi yang terlalu matang juga lebih mudah hancur dan terasa kurang segar.
2. Hanya mengandalkan bumbu dalam kemasan
Bumbu instan memang membuat mi terasa kuat dan gurih. Namun, di dalamnya terkandung natrium yang cukup tinggi. Kandungan garam ini tidak hanya berpotensi mengganggu kesehatan jika dikonsumsi berlebihan, tetapi juga bisa membuat rasa mi terasa monoton.
Karena itu, jangan hanya mengandalkan bumbu pabrikan. Kamu bisa menambahkan bahan alami seperti bawang putih cincang, irisan daun bawang, atau minyak wijen untuk memperkaya rasa. Dengan cara ini, sajian mi instan terasa lebih segar dan memiliki lapisan rasa yang lebih kompleks, sekaligus menambah nilai gizi.
3. Menggunakan air rebusan mi sebagai kuah
Kebiasaan lain yang sering dilakukan adalah memakai air rebusan mi untuk kuah. Padahal, secara kesehatan, hal ini sebaiknya dihindari.
Mi instan diproses melalui penggorengan sehingga menyerap lemak. Saat direbus, lemak tersebut akan larut ke dalam air rebusan. Jika air ini dijadikan kuah, maka lemak yang ikut terlarut akan ikut dikonsumsi.
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Ada masa-masa ketika nasi putih biasa terasa membosankan. Bukan karena tidak enak, tapi karena kita ingin sesuatu yang lebih “niat”...
Banyak dari kita pasti pernah berada di momen klasik ini. Isi dompet mulai menipis, stok bahan di kulkas terbatas, tapi...