Drama China Terbaru yang Wajib Masuk Daftar Tonton pada Paruh Kedua 2026
Paruh kedua tahun 2026 menjadi momen yang dinantikan penggemar drama China. Sejumlah serial baru dari berbagai genre dipastikan hadir dengan...
Read more
James Cameron memberikan sinyal bahwa nasib lanjutan semesta Avatar akan segera diumumkan dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan setelah film terbaru, Avatar: Fire and Ash, tayang di bioskop selama beberapa pekan terakhir dan menjadi penentu apakah produksi film berikutnya akan dilanjutkan.
Menurut James Cameron, performa film ketiga ini menjadi tolak ukur penting bagi studio untuk memutuskan apakah proyek berikutnya akan diteruskan. Sejak tayang pada 19 Desember 2025, film tersebut memperoleh 66 persen di laman Rotten Tomatoes berdasarkan ulasan kritikus.
Dari sisi pendapatan, film ini meraih sekitar US$760 juta (sekitar Rp11,7 triliun) dalam 10 hari penayangan global. Angka ini dibandingkan dengan film kedua, Avatar: The Way of Water (2022), yang mencapai US$1 miliar (sekitar Rp15,5 triliun) hanya dalam 14 hari. Sementara film pertama pada 2009 memerlukan 19 hari untuk menembus angka tersebut.
“Saya tidak tahu apakah kisah ini akan berlanjut setelah ini. Saya harap begitu,” kata James Cameron kepada EW. “Tapi, Anda tahu, kami membuktikan kelayakan bisnis setiap kali kami merilis film.”
Ia juga menegaskan bahwa jika proyek lanjutan tidak bisa dibuat karena alasan tertentu, publik akan tetap diberi kejelasan. “Jika kami tidak bisa membuat film ke-4 dan ke-5, karena alasan apa pun, saya akan mengadakan konferensi pers dan memberi tahu kalian apa yang akan kami lakukan. Bagaimana menurut kalian?” tuturnya seperti diberitakan Variety.
Dalam wawancara terpisah, Cameron menilai kondisi industri bioskop global masih penuh tantangan. “Setiap kali kami merilisnya, kami harus membuktikan kasus bisnis yang gila ini lagi. Dunia telah berubah. Kita semua tahu statistiknya, di mana posisi bioskop. Ini tahun yang buruk,” penjelasan Cameron.
Ia menambahkan bahwa beberapa film rilis terbaru mulai menunjukkan perbaikan situasi, namun keputusan tetap harus mempertimbangkan realitas bisnis jangka panjang.
Selain melanjutkan dalam bentuk film, Cameron juga membuka kemungkinan mengembangkan cerita Avatar ke dalam format novel. Ia menyebut sudah ada banyak budaya, latar, dan detail karakter yang dikembangkan secara mendalam di balik layar. Langkah ini bisa menjadi alternatif jika produksi film tidak diteruskan.
Sebagai catatan, film Avatar pertama membutuhkan 47 hari untuk mencapai pendapatan US$2 miliar (sekitar Rp31 triliun), sementara Avatar: The Way of Water menyentuh angka yang sama dalam waktu sedikit lebih dari enam minggu. Raihan ini menunjukkan betapa besar ekspektasi dan standar finansial yang melekat pada waralaba Avatar.
Referensi: CNNIndonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Film Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia film — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah kejadian tak biasa terjadi di Beaverton, Oregon, Amerika Serikat, pada Januari 2021. Seorang pencuri mobil yang semula berniat membawa...
Jagat teknologi kembali diramaikan oleh beredarnya foto yang diklaim sebagai bocoran iPhone 18. Gambar tersebut memperlihatkan kemasan perangkat dengan desain...