Iran Kecam Serangan AS di Dekat Rumah Sakit Kanker Anak, Ratusan Pasien Dievakuasi
Pemerintah Iran mengecam keras serangan yang disebut terjadi di dekat Rumah Sakit Spesialis Syahid Baghaei di Kota Ahvaz pada Kamis,...
Read more
Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump menyatakan keyakinannya bahwa sebuah kesepakatan damai untuk mengakhiri perang Rusia–Ukraina sedang di ambang tercapai. Negosiasi yang berlangsung mencakup revisi rencana awal dan dialog intensif antar pihak, yang menunjukkan kemajuan signifikan.
Menurut Trump, rencana awal yang dianggap terlalu menguntungkan Rusia telah diganti dengan kerangka baru yang lebih memperhatikan kepentingan Ukraina. Gedung Putih juga menyebut telah terjadi kemajuan luar biasa, meskipun masih ada beberapa detail rumit yang harus diselesaikan.
Delegasi AS telah mengirim utusan ke Moskow dan Kyiv untuk mendiskusikan poin-poin krusial dalam rencana perdamaian. Meskipun optimisme meningkat, peperangan masih terus berlangsung: serangan rudal dan drone Rusia ke wilayah Ukraina menyebabkan korban sipil, termasuk tujuh orang tewas akibat ledakan di Kyiv.
Keraguan dari sekutu Eropa menjadi tantangan utama. Meski ada upaya diplomasi, tindakan militer Rusia belum berhenti, sehingga menimbulkan skeptisisme terkait kemungkinan tercapainya gencatan senjata.
Versi terbaru rencana perdamaian, yang dimoderasi dibanding rencana awal, dianggap lebih adil bagi Ukraina. Namun, beberapa poin sensitif seperti status teritorial dan jaminan keamanan masih menjadi hambatan yang perlu dinegosiasikan.
Perwakilan Ukraina menyatakan kesiapannya melanjutkan pembicaraan, dengan syarat bahwa setiap kesepakatan menghormati kedaulatan dan integritas wilayah negara tersebut. Dengan mengirim utusan ke kedua negara dan menjaga intensitas diplomasi, AS berharap perdamaian bisa tercapai tanpa mengabaikan hak dan keamanan Ukraina.
Negosiasi ini berlangsung di tengah gelombang serangan militer, termasuk serangan rudal dan drone terhadap kawasan sipil Ukraina, yang menimbulkan kekhawatiran bahwa rencana damai bisa gagal sewaktu-waktu.
Sejumlah negara Eropa menekankan perlunya kesepakatan yang menghormati hukum internasional dan tidak mengorbankan kedaulatan Ukraina. Sementara itu, AS tetap berkomitmen pada upaya perdamaian melalui strategi diplomasi yang intensif, dengan tujuan mengakhiri konflik berkepanjangan ini.
Referensi:
Detik News
ANTARA News
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Google menghadapi perubahan besar di pasar Eropa setelah Komisi Eropa mewajibkan perusahaan membuka sejumlah fitur penting pada sistem operasi Android...
Banyak pengguna smartphone masih percaya bahwa menutup aplikasi background atau aplikasi yang berjalan di latar belakang dapat membuat baterai HP...