Kanopi baja ringan semakin populer karena dinilai kuat, ringan, dan mudah dipasang. Namun, beredar anggapan bahwa memasang kanopi dengan semen dapat membuat rangkanya cepat berkarat. Benarkah demikian?
Menurut Head of Marketing Semen Merah Putih, Nyiayu Chairunnikma, semen bukanlah penyebab utama munculnya karat pada baja ringan. Faktor utama yang memicu korosi justru adalah air yang bersentuhan langsung dengan permukaan baja.
Penyebab Sebenarnya Kanopi Baja Ringan Berkarat
Dalam keterangannya di Agora Mall, Jakarta, Jumat (7/11/2025), Nyiayu menjelaskan bahwa banyak orang keliru menilai hubungan antara semen dan karat pada baja.
“Yang salah bukan bajanya atau semennya. Sebenarnya semen itu kan mengandung alkali. Alkali itu sifatnya korosif, yang menjadi penyebab dia (baja) korosif adalah air. Tapi kalau udah kering (semen) di dalam bajanya itu, terus masuk air, airnya ini yang menyebabkan dia karat,” kata Nyiayu.
Ia menegaskan, jika semen memang menjadi penyebab utama karat, maka seluruh struktur rumah yang menggunakan besi tulangan juga seharusnya ikut berkarat.
“Kebayang semua struktur rumah pasti pake apa? Besi. Semen juga pake. Rumah itu tahan berapa lama? Semua rumah strukturnya pasti sekarang besi kan, besi tulangan nah terus dilapis sama semen,” jelasnya.
Penjelasan ini mempertegas bahwa masalah utama bukan pada semen, melainkan kadar air dan kelembapan yang masuk melalui celah-celah semen ke permukaan baja.
Inovasi Semen Tahan Air untuk Cegah Korosi
Fenomena korosi akibat air ini sudah lama menjadi perhatian di dunia konstruksi. Sebagai solusi, kini telah hadir produk semen tahan air yang dapat mencegah air dan kelembapan menembus lapisan beton atau semen.
Nyiayu menjelaskan bahwa Semen Merah Putih Water Shield merupakan salah satu inovasi yang dirancang untuk mencegah karat pada besi di dalam dinding.
“Kalau udah kering (semen) di dalam besinya itu, terus masuk air, airnya ini yang menyebabkan dia (besi) karat. Itu kenapa ada Semen Merah Putih Water Shield. Semen Merah Putih Water Shield dia menolak air nggak masuk ke dalam dinding sehingga besi di dalam itu, besi tulangan di dalam dinding nggak kena air,” ujarnya.
Dengan demikian, solusi utama bukan menghindari penggunaan semen, tetapi memastikan lapisan semen kering sempurna dan tidak lembap, serta menggunakan produk dengan teknologi anti-air agar struktur baja ringan tetap terlindungi.
Referensi: Detik.com