Pada Senin, 29 September 2025, Pengasuh Pondok Pesantren Al‑Mukmin Ngruki, Abu Bakar Baasyir, mengunjungi kediaman Presiden ke‑7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang terletak di kawasan Sumber, Banjarsari, Solo.
Jokowi menyambut kedatangan Baasyir di halaman depan rumah. Dalam pertemuan itu, Jokowi mengenakan kemeja batik lengan panjang warna cokelat dan celana hitam, serta memakai peci.
Ketika Baasyir tiba, Jokowi menyambutnya dengan kata salam dan mencium tangan Baasyir sebagai bentuk penghormatan:
“Waalaikumsalam, ngaturaken sugeng ustaz,” ujar Jokowi saat menyambut Baasyir yang baru tiba.
Agenda Pertemuan
Setelah sambutan terbuka, keduanya menuju ke dalam rumah untuk melakukan pertemuan tertutup. Details isi pembicaraan tidak diumumkan ke publik.
Baasyir datang ke Solo dengan dua orang rombongan lainnya. Sebelum masuk ke kediaman Jokowi, ia sempat menyapa awak media yang sudah hadir di lokasi.
Persepsi Publik dan Catatan
Kunjungan tokoh agama ke kediaman politisi atau pejabat tinggi sering menuai perhatian publik karena simbol dan makna sosialnya. Tindakan Jokowi menyambut dengan cium tangan bisa ditafsir sebagai gestur penghormatan atau harmonisasi hubungan antar elemen masyarakat.
Meski isi pertemuan tertutup tidak diumumkan, kontak personal seperti ini dapat membawa dampak komunikasi simbolis antara institusi negara dan elemen keagamaan dalam masyarakat.