Barcelona Resmi Datangkan Anthony Gordon, Siapkan Masa Depan Lini Serang
Barcelona kembali menunjukkan ambisinya mempertahankan dominasi di sepak bola Spanyol dan Eropa dengan mendatangkan Anthony Gordon dari Newcastle United. Klub...
Read more
Erik ten Hag mengaku terkejut setelah diberhentikan oleh Bayer Leverkusen menjelang jeda internasional. “Saya sama sekali tidak diberi waktu,” ujarnya dalam pernyataan yang dirilis melalui agensinya, SEG Football. Bagi Ten Hag, pemecatan yang dilakukan hanya dua pekan sejak Liga Bundesliga bergulir adalah peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Ten Hag dipecat setelah hanya menukangi klub Jerman tersebut dalam tiga pertandingan kompetitif, yang mencakup dua laga Bundesliga dan satu pertandingan di DFB-Pokal. Statistiknya menunjukkan: satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan—menjadikannya pelatih dengan masa tugas terpendek sepanjang sejarah Bundesliga.
Pelatih asal Belanda itu menyatakan kekecewaannya mengenai proses restrukturisasi tim pasca musim panas yang penuh dengan eksodus pemain-pemain kunci. Menurutnya, membangun tim baru membutuhkan waktu, kepercayaan, dan ruang untuk menerapkan visi dan gaya bermain—semua hal yang menurutnya tidak diberikan olehk klub.
Majalah The Athletic juga mengutip omongan tegas dari Ten Hag: “Belum pernah terjadi sebelumnya ada pelatih dipecat ketika liga baru berjalan dua pekan.” Pernyataan tersebut sekaligus menyoroti skala drastis pemecatannya.
Keputusan pemecatan ini mengejutkan publik. Sejumlah platform berita dan jurnalis sepak bola seperti Fabrizio Romano adalah yang pertama mengabarkan kabar tersebut ke publik.
Ten Hag bukan tanpa hasil: di laga perdananya, ia menaklukkan tim divisi empat, Sonnenhof Grossaspach, dengan skor telak 4–0 di DFB-Pokal. Namun di Bundesliga, performanya jauh dari memuaskan: Leverkusen dikalahkan Hoffenheim 1–2 pada minggu pertama meski sempat unggul lebih dulu, dan kemudian memimpin 3–1 melawan Werder Bremen yang berkurang satu pemain—hanya untuk berakhir imbang 3–3.
Klub mengakui keputusan ini menyakitkan dan tidak mudah. Simon Rolfes, Direktur Olahraga Leverkusen, menyatakan bahwa usaha membangun tim baru dengan setup saat ini tidak berjalan efektif. CEO Fernando Carro menambahkan, “Perpisahan di tahap awal musim memang menyakitkan, tapi kami merasa itu dibutuhkan untuk mencapai target musim ini.”
Ten Hag juga menjadi pelatih ketiga mantan bos Manchester United yang dipecat dalam rentang satu minggu, menyusul Mourinho dan Solskjær—fenomena yang mendapat sorotan luas di media.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Bola Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia bola — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah hasil survei terbaru menunjukkan kebijakan tersebut merupakan program pemerintah yang paling...
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 mengenai Pengembangan dan Penguatan Sektor...