Resep Sup Tofu dan Telur yang Gurih Bernutrisi buat Hangatkan Tubuh
Sup tofu dan telur bisa menjadi pilihan menu rumahan ketika ingin menikmati hidangan berkuah yang hangat dan gurih. Perpaduan egg...
Read more
Gorengan menjadi salah satu camilan favorit untuk menemani waktu berbuka puasa. Teksturnya yang renyah dengan rasa gurih atau manis membuat aneka gorengan cocok disajikan sebagai takjil bersama keluarga. Kabar baiknya, kamu tidak harus membeli gorengan di luar karena beberapa jenis camilan ini bisa dibuat sendiri menggunakan bahan yang mudah ditemukan.
Ada banyak pilihan gorengan rumahan yang bisa disesuaikan dengan selera. Jika menyukai camilan gurih dengan isian sayuran, tahu isi bisa menjadi pilihan. Untuk pencinta makanan manis, pisang goreng wijen menawarkan perpaduan pisang lembut dan lapisan tepung renyah dengan aroma wijen. Sementara itu, bakwan sayur cocok bagi yang ingin menikmati gorengan berisi wortel, kol, dan daun bawang.
Ketiga resep ini menggunakan bahan sederhana dan teknik memasak yang relatif mudah. Tahu isi dibuat dengan memasukkan sayuran berbumbu ke dalam tahu, lalu melapisinya dengan adonan tepung. Pisang goreng wijen mengandalkan adonan berbahan tepung beras yang dicampur biji wijen, sedangkan bakwan sayur dibuat dengan mencampurkan sayuran dan adonan tepung berbumbu sebelum digoreng.
Kunci membuat gorengan yang lezat terletak pada keseimbangan adonan, kelembapan bahan, dan suhu minyak. Jika minyak cukup panas dan proses penggorengan dilakukan dengan benar, lapisan tepung dapat menjadi garing tanpa membuat bagian dalam terlalu berminyak.
Ketiga gorengan berikut cocok untuk takjil, camilan sore, atau suguhan sederhana ketika keluarga berkumpul. Simak bahan dan cara membuatnya agar hasilnya renyah, gurih, dan menggugah selera.
Tahu isi menjadi pilihan gorengan yang menggabungkan tahu lembut dengan isian sayuran yang gurih. Tahu kulit disayat pada salah satu sisinya, kemudian diisi campuran tauge, wortel, kol, dan daun bawang. Isian dibumbui menggunakan bawang putih, merica, garam, serta kaldu bubuk sebelum dibungkus dengan lapisan tepung dan digoreng.
Tahu isi paling nikmat disantap ketika baru matang karena lapisan luarnya masih renyah. Sajikan bersama cabai rawit hijau atau saus sambal untuk menambahkan sensasi pedas.
Informasi resep:
Bahan utama:
Bahan isian:
Bahan lapisan tepung:
Pelengkap:
Catatan bahan: Bahan sumber mencantumkan kol dalam dua baris. Agar tidak berlebihan, resep ini menggunakan 5 lembar kol sebagai takaran awal. Jumlahnya dapat ditambah sesuai ukuran tahu dan banyaknya isian yang diinginkan. Takaran garam juga sebaiknya disesuaikan karena kaldu bubuk sudah memberikan rasa asin.
1. Siapkan tahu kulit.
Sayat salah satu sisi tahu kulit hingga terbuka, tetapi jangan sampai tahu terbelah seluruhnya. Buat ruang yang cukup untuk memasukkan isian. Sisihkan tahu sambil menyiapkan sayuran.
2. Campurkan sayuran dan bumbu.
Masukkan tauge, kol, wortel, dan daun bawang ke dalam wadah. Tambahkan bawang putih parut, merica, kaldu bubuk, serta garam. Aduk menggunakan tangan yang bersih atau sendok sampai bumbu tercampur merata.
Diamkan beberapa saat agar sayuran mulai layu dan lebih mudah dimasukkan ke dalam tahu. Jika sayuran mengeluarkan banyak air, tiriskan sedikit agar isian tidak terlalu basah.
3. Buat adonan pelapis.
Campurkan tepung terigu, tepung beras, dan kaldu ayam bubuk dalam wadah. Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga terbentuk adonan yang cukup kental untuk melapisi tahu.
Jangan langsung menuangkan semua air jika adonan sudah mencapai kekentalan yang diinginkan. Adonan yang terlalu encer cenderung sulit menempel, sedangkan adonan terlalu kental bisa membuat lapisan gorengan tebal dan berat.
4. Isi tahu dengan sayuran.
Masukkan campuran sayuran ke bagian tengah setiap tahu. Tekan perlahan agar isian cukup padat, tetapi jangan memaksakan terlalu banyak karena tahu bisa robek. Pastikan sayuran masuk ke dalam ruang yang tersedia dan tidak terlalu menonjol keluar.
5. Panaskan minyak.
Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak dengan api sedang. Minyak perlu cukup dalam agar tahu dapat terendam dan lapisan tepung matang merata. Hindari memanaskan minyak sampai berasap.
6. Celupkan dan goreng tahu.
Masukkan tahu yang telah diisi ke dalam adonan pelapis. Balut seluruh permukaannya, kemudian masukkan secara perlahan ke minyak panas.
Goreng bertahap agar wajan tidak terlalu penuh. Balik bila diperlukan dan masak sampai lapisan tepung mengering serta berwarna kuning keemasan. Pastikan bagian dalam isian panas dan matang dengan baik.
7. Tiriskan dan sajikan.
Angkat tahu isi, lalu tiriskan di rak atau saringan agar minyak berlebih turun. Sajikan selagi hangat bersama cabai rawit hijau atau saus sambal.
Tiriskan tahu dan sayuran sebelum digunakan supaya tidak terlalu banyak membawa air ke dalam adonan. Kelembapan berlebihan bisa membuat lapisan tepung sulit menempel dan cepat lembek setelah digoreng.
Gunakan api sedang dan minyak yang cukup panas. Jika minyak terlalu dingin, lapisan tahu dapat menyerap banyak minyak. Sebaliknya, api terlalu besar bisa membuat bagian luar cepat cokelat sebelum isian cukup panas.
Untuk menjaga tekstur, jangan menumpuk tahu isi ketika baru diangkat dari wajan. Letakkan di rak peniris dengan jarak secukupnya supaya uap panas tidak terperangkap di antara gorengan.
Pisang goreng menjadi camilan manis yang mudah dibuat dengan bahan sederhana. Agar tampil berbeda dari pisang goreng biasa, kamu bisa menambahkan biji wijen putih ke dalam adonan tepung. Wijen memberikan aroma khas yang semakin terasa setelah terkena panas minyak, sekaligus menciptakan tampilan yang menarik.
Resep ini bisa menggunakan pisang kepok, pisang uli, atau pisang tanduk. Pilih pisang yang matang tetapi masih cukup kokoh agar tidak mudah hancur saat dipotong dan dibalut adonan. Adonan berbahan tepung beras dan tepung kanji membantu menghasilkan lapisan yang renyah, sementara sedikit gula pasir memberikan sentuhan manis.
Informasi resep:
Bahan utama:
Bahan adonan tepung:
1. Siapkan pisang.
Kupas pisang, kemudian potong atau belah menjadi dua hingga tiga bagian sesuai ukuran. Pisang kepok dan uli dapat dibelah memanjang, sedangkan pisang tanduk bisa dipotong menyerong agar ukurannya lebih mudah disesuaikan.
Hindari menggunakan pisang yang terlalu matang dan lembek karena akan lebih mudah hancur saat dibalur adonan. Pisang yang cukup matang memberikan rasa manis alami, tetapi tetap memiliki struktur yang baik ketika digoreng.
2. Campur bahan adonan tepung.
Masukkan tepung beras, tepung kanji, gula pasir, garam, dan baking powder ke dalam wadah. Tuangkan air dingin secara bertahap sambil diaduk sampai adonan rata.
Usahakan adonan tidak menggumpal. Jika terlalu kental dan sulit membalut pisang, periksa kembali konsistensinya sebelum menambahkan air sedikit demi sedikit. Sebaliknya, adonan yang terlalu encer bisa sulit melekat pada permukaan pisang.
3. Tambahkan biji wijen.
Masukkan wijen putih ke dalam adonan tepung, kemudian aduk hingga menyebar merata. Dengan cara ini, biji wijen dapat menempel pada permukaan pisang bersama lapisan adonan.
Sisakan sedikit wijen jika ingin menambahkan taburan di permukaan sebelum digoreng. Namun, pastikan biji wijen menempel dengan baik supaya tidak terlalu banyak terlepas ke dalam minyak.
4. Balut pisang dengan adonan.
Celupkan potongan pisang ke dalam adonan. Balik perlahan hingga seluruh permukaan tertutup. Angkat sebentar agar kelebihan adonan menetes kembali ke wadah.
Usahakan lapisan tidak terlalu tebal. Adonan yang berlebihan bisa membuat bagian luar berat dan membutuhkan waktu lebih lama untuk matang, sedangkan pisang di dalamnya dapat menjadi terlalu lunak.
5. Panaskan minyak.
Tuangkan minyak ke dalam wajan dan panaskan dengan api sedang. Gunakan minyak yang cukup agar potongan pisang bisa digoreng dengan leluasa.
Jangan langsung memasukkan semua pisang sekaligus. Menggoreng dalam beberapa tahap membantu menjaga suhu minyak tetap stabil dan mengurangi risiko pisang saling menempel.
6. Goreng pisang sampai renyah.
Masukkan pisang yang sudah dibalut adonan ke minyak panas. Goreng sambil sesekali dibalik hingga lapisan berwarna kuning keemasan dan mengering.
Perhatikan biji wijen selama proses penggorengan. Jika minyak terlalu panas, wijen dan lapisan tepung dapat cepat menggelap. Gunakan api sedang dan angkat pisang ketika sudah matang tanpa menunggu sampai warnanya terlalu cokelat.
7. Tiriskan dan sajikan.
Angkat pisang goreng wijen, kemudian letakkan di rak atau saringan. Biarkan minyak berlebih turun sebelum disajikan.
Hidangkan ketika masih hangat agar tekstur lapisan lebih renyah dan aroma wijen terasa. Pisang goreng ini cocok dinikmati sebagai takjil manis atau camilan sore bersama teh hangat.
Gunakan air dingin untuk membuat adonan sesuai resep. Pastikan tepung, gula, garam, dan baking powder tercampur merata sebelum pisang dicelupkan. Konsistensi adonan yang tepat membantu menghasilkan lapisan yang menempel dengan baik.
Jangan memasukkan terlalu banyak pisang ke wajan sekaligus. Suhu minyak yang turun dapat membuat lapisan lebih lama mengering dan terasa kurang renyah. Setelah matang, tiriskan di rak supaya bagian bawah tidak terjebak dalam minyak.
Jika pisang sudah cukup manis, takaran gula tidak perlu ditambah. Rasa manis berlebihan dapat membuat lapisan cepat berwarna gelap. Untuk hasil terbaik, pilih pisang matang yang masih kokoh dan goreng sampai permukaan kering berwarna keemasan.
Bakwan sayur menjadi pilihan gorengan gurih yang mudah disesuaikan dengan bahan di dapur. Campuran wortel, kol, dan daun bawang menghasilkan rasa segar serta tekstur yang bervariasi. Adonan tepung berbumbu membantu menyatukan sayuran menjadi gorengan yang renyah di luar dan memiliki isian sayur di dalamnya.
Pada resep ini, tepung terigu dicampur dengan tepung beras agar teksturnya tidak hanya bergantung pada satu jenis tepung. Bawang merah, bawang putih, dan merica yang dihaluskan menjadi bumbu dasar, sedangkan kaldu ayam bubuk dan garam melengkapi rasa gurihnya.
Informasi resep:
Bahan adonan:
Bumbu halus:
Bahan sayuran:
Bahan pelengkap:
1. Siapkan sayuran.
Cuci wortel, kol, dan daun bawang dengan air bersih, kemudian tiriskan. Iris wortel menjadi bentuk memanjang yang tipis, kol menjadi irisan halus, dan daun bawang menjadi irisan serong.
Potongan sayuran yang relatif seragam akan membantu adonan tercampur merata dan membuat bakwan lebih mudah matang. Pastikan sayuran tidak terlalu basah sebelum dicampurkan dengan tepung.
2. Haluskan bumbu.
Ulek atau blender bawang merah, bawang putih, dan merica butiran sampai halus. Bumbu ini memberikan aroma khas pada bakwan sayur.
Jika menggunakan blender, hindari menambahkan terlalu banyak air. Bumbu yang terlalu encer dapat memengaruhi konsistensi adonan sebelum sayuran dimasukkan.
3. Campur tepung dan bumbu.
Masukkan tepung terigu dan tepung beras ke dalam wadah. Tambahkan bumbu halus, kaldu ayam bubuk, serta garam. Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga membentuk adonan yang tercampur rata.
Walaupun resep mencantumkan 400 ml air, masukkan secara bertahap sambil memeriksa kekentalan. Hasil yang diinginkan adalah adonan yang cukup kental untuk membalut sayuran, tetapi tetap mudah disendok.
4. Tambahkan sayuran.
Masukkan wortel, kol, dan daun bawang ke dalam adonan tepung. Aduk hingga semua sayuran terlapisi adonan secara merata.
Jangan menambahkan terlalu banyak sayuran sekaligus jika membuat adonan sulit menyatu. Sebaliknya, pastikan adonan tidak terlalu dominan sehingga hasil akhirnya lebih menyerupai gorengan tepung tanpa cukup sayuran.
5. Panaskan minyak dan siapkan sendok sayur.
Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang. Celupkan bagian luar sendok sayur ke minyak panas, lalu angkat. Langkah ini dapat membantu adonan lebih mudah dilepaskan saat dicetak.
Gunakan sendok yang bersih dan tahan panas. Jangan mengisi sendok terlalu penuh karena adonan yang terlalu tebal membutuhkan waktu lebih lama untuk matang.
6. Bentuk bakwan dan goreng.
Ambil adonan menggunakan sendok sayur, kemudian masukkan ke minyak panas. Sebarkan sedikit adonan jika diperlukan agar bakwan tidak terlalu tebal.
Ulangi sampai kapasitas wajan cukup, tetapi jangan mengisinya berlebihan. Goreng sampai bagian luar berwarna kecokelatan dan teksturnya mengering. Balik secara perlahan agar kedua sisi matang merata.
7. Tiriskan bakwan.
Angkat bakwan yang sudah matang, lalu tiriskan di rak atau saringan. Hindari menumpuk gorengan terlalu rapat ketika masih panas karena uap dapat membuat permukaannya cepat lembek.
8. Sajikan selagi hangat.
Hidangkan bakwan sayur dengan cabai rawit hijau atau saus sambal. Jika disajikan sebagai takjil, letakkan di piring saji dan sajikan dalam jumlah yang sesuai untuk keluarga.
Pastikan sayuran sudah ditiriskan sebelum dicampur dengan adonan. Kadar air yang berlebihan dapat membuat adonan lebih encer dan menyulitkan pembentukan bakwan. Jika adonan terlanjur terlalu encer, sesuaikan dengan sedikit tepung sambil mempertahankan keseimbangan antara tepung dan sayuran.
Jaga suhu minyak tetap stabil. Minyak yang terlalu dingin dapat membuat bakwan menyerap banyak minyak, sementara minyak terlalu panas membuat permukaan cepat gelap sebelum bagian dalam matang. Goreng dengan api sedang dan jangan memenuhi wajan.
Bentuk bakwan dalam ukuran yang tidak terlalu tebal agar lebih mudah matang. Setelah diangkat, gunakan rak peniris supaya uap tidak terperangkap di bawah gorengan.
Ketiga resep di atas menggunakan bahan dan teknik yang berbeda, tetapi ada beberapa prinsip yang sama untuk menghasilkan gorengan yang renyah dan tidak terlalu berminyak.
Sayuran untuk tahu isi dan bakwan perlu ditiriskan sebelum digunakan. Begitu pula pisang yang akan dibalut adonan, sebaiknya tidak terlalu basah pada permukaannya. Kelembapan berlebih dapat mengubah konsistensi adonan dan membuat lapisan sulit kering.
Adonan pelapis tahu isi dan pisang goreng harus cukup kental agar menempel pada bahan. Untuk bakwan, adonan harus dapat menyatukan sayuran tanpa membuatnya tenggelam dalam terlalu banyak cairan. Tambahkan air secara bertahap dan sesuaikan berdasarkan kebutuhan.
Minyak panas membantu membuat lapisan mengering secara bertahap. Jika minyak belum cukup panas, gorengan bisa menyerap lebih banyak minyak. Jika terlalu panas, permukaannya akan cepat kecokelatan sementara bagian dalam belum matang.
Goreng dalam beberapa tahap jika jumlah bahan banyak. Dengan begitu, suhu minyak lebih mudah dikendalikan.
Rak peniris membantu minyak berlebih turun dan membiarkan uap keluar dari permukaan gorengan. Jika tidak memiliki rak, gunakan saringan atau wadah yang memungkinkan minyak mengalir. Hindari menumpuk gorengan ketika masih panas.
Tahu isi, pisang goreng wijen, dan bakwan sayur paling nikmat saat baru matang. Semakin lama dibiarkan, uap air dari bahan di dalamnya dapat melembutkan bagian luar. Sajikan saus secara terpisah agar lapisan gorengan tidak cepat basah.
Ketiga jenis gorengan ini bisa disajikan bersamaan untuk memberikan pilihan rasa yang berbeda. Tahu isi dan bakwan sayur cocok bagi pencinta camilan gurih, sedangkan pisang goreng wijen dapat menjadi pelengkap bagi yang menyukai makanan manis.
Untuk penyajian yang rapi, tata gorengan di piring lebar dengan jenis yang dipisahkan. Sajikan tahu isi dan bakwan bersama cabai rawit hijau atau saus sambal, sedangkan pisang goreng bisa dihidangkan tanpa cocolan atau bersama minuman hangat.
Jika ingin menyiapkan takjil dalam jumlah banyak, siapkan sayuran dan bumbu lebih awal, tetapi simpan bahan dalam kondisi bersih dan sesuai suhu penyimpanan. Goreng mendekati waktu berbuka agar hasilnya tetap renyah. Hindari menutup rapat gorengan yang masih panas karena uap dapat terperangkap dan membuat kulitnya lembek.
Gorengan paling baik disantap segera setelah matang. Jika masih ada sisa, biarkan uap panas berkurang sebelum disimpan dalam wadah bersih. Karena tahu isi dan bakwan mengandung bahan yang mudah rusak, jangan membiarkannya terlalu lama pada suhu ruang.
Sebagai panduan keamanan pangan, makanan matang yang mudah rusak tidak sebaiknya dibiarkan pada suhu ruang lebih dari dua jam, atau lebih dari satu jam ketika suhu lingkungan di atas sekitar 32°C. Simpan sisa gorengan dalam wadah tertutup di lemari es sesegera mungkin.
Ketika hendak disantap kembali, panaskan menggunakan oven atau air fryer agar lapisan luarnya bisa kembali lebih renyah. Gorengan bisa dipanaskan kembali dalam wajan, tetapi hindari minyak berlebih dan pemanasan terlalu lama. Pisang goreng dapat menjadi lebih lunak setelah disimpan, sedangkan tahu isi dan bakwan juga mungkin tidak serenyah saat baru matang.
Jika aroma, warna, atau kondisi makanan menimbulkan keraguan, sebaiknya jangan dikonsumsi.
Tahu isi, pisang goreng wijen, dan bakwan sayur dapat menjadi pilihan takjil rumahan. Ketiganya menawarkan rasa berbeda, mulai dari gurih berisi sayuran hingga manis dengan aroma wijen.
Tiriskan sayuran dan tahu sebelum digunakan, buat adonan pelapis dengan kekentalan yang sesuai, lalu goreng dalam minyak yang cukup panas. Setelah matang, tiriskan di rak dan jangan menumpuk tahu ketika masih panas.
Pisang kepok, pisang uli, dan pisang tanduk bisa digunakan. Pilih buah yang matang tetapi masih cukup kokoh supaya tidak mudah hancur ketika dipotong dan dibalut adonan.
Bakwan bisa menyerap banyak minyak jika suhu minyak kurang panas, adonan terlalu encer, atau wajan terlalu penuh. Pastikan minyak sudah panas sebelum memasukkan adonan dan goreng dalam jumlah yang tidak berlebihan.
Bisa, tetapi tekstur gorengan dapat berubah. Tepung beras digunakan dalam resep tahu isi, pisang goreng wijen, dan bakwan untuk membantu membentuk karakter lapisan. Jika diganti, sesuaikan cairan dan perhatikan konsistensi adonan.
Bahan kering dan bumbu dapat ditakar lebih awal. Namun, adonan yang telah dicampur air sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama karena teksturnya bisa berubah. Untuk hasil yang lebih baik, campurkan adonan mendekati waktu menggoreng.
Goreng sampai lapisan benar-benar mengering, tiriskan di rak, dan sajikan sesegera mungkin. Jangan langsung menutup gorengan yang masih panas atau menyiramnya dengan saus, karena kelembapan dapat membuat permukaannya cepat lembek.
Tahu isi dan bakwan bisa disantap bersama cabai rawit hijau atau saus sambal. Pisang goreng wijen cocok disantap langsung sebagai camilan manis. Sajikan semua gorengan dalam kondisi hangat agar teksturnya lebih nikmat.
Tahu isi, pisang goreng wijen, dan bakwan sayur merupakan tiga pilihan gorengan yang praktis dibuat untuk takjil. Tahu isi menawarkan kombinasi tahu dan sayuran berbumbu, pisang goreng wijen memadukan rasa manis dengan lapisan tepung beraroma, sedangkan bakwan sayur menghadirkan camilan gurih berisi wortel, kol, dan daun bawang.
Untuk memperoleh hasil crispy, perhatikan kelembapan bahan, konsistensi adonan, suhu minyak, serta cara meniriskan gorengan. Siapkan bahan dengan rapi dan goreng mendekati waktu penyajian agar takjil tetap hangat dan renyah saat dinikmati bersama keluarga.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sup tofu dan telur bisa menjadi pilihan menu rumahan ketika ingin menikmati hidangan berkuah yang hangat dan gurih. Perpaduan egg...
Oyong atau gambas merupakan sayuran yang mudah diolah menjadi aneka hidangan rumahan. Teksturnya lembut setelah dimasak dan rasanya ringan sehingga...