3 Resep Tumis Buncis Praktis untuk Bekal ke Kantor, Ada Jamur hingga Tempe
Bingung menyiapkan menu bekal ke kantor yang praktis dan tidak membosankan? Tumis buncis bisa menjadi pilihan untuk melengkapi makan siang....
Read more
Nasi bakar menjadi salah satu pilihan menu rumahan yang menarik untuk makan siang bersama keluarga. Perpaduan nasi gurih, isian berbumbu, dan aroma daun pisang yang terkena panas membuat hidangan ini terasa istimewa. Isiannya pun bisa dikreasikan dengan beragam bahan, mulai dari ayam suwir, ikan, teri, hingga cumi-cumi.
Bagi pencinta makanan laut, nasi bakar cumi layak dicoba. Cumi yang dimasak bersama bawang merah, bawang putih, cabai, serai, lengkuas, serta daun jeruk menghasilkan isian dengan cita rasa gurih dan pedas. Tambahan daun bawang membuat aromanya semakin sedap, sedangkan irisan cabai merah memberikan sentuhan warna yang menggugah selera.
Keistimewaan nasi bakar cumi bukan hanya berasal dari isiannya. Nasi dimasak menggunakan santan, serai, daun salam, dan garam sehingga memiliki rasa gurih yang meresap. Setelah nasi dipadukan dengan tumisan cumi dan dibungkus daun pisang, bungkusan tersebut dibakar di atas wajan panas atau bara api sampai daun pisang mengering dan mengeluarkan aroma harum.
Hidangan ini cocok disajikan sebagai menu makan siang maupun makan malam. Kamu juga bisa membuat beberapa bungkus sekaligus untuk dinikmati bersama keluarga. Meski terlihat cukup rumit, proses pembuatannya dapat dibagi menjadi tiga tahap sederhana, yaitu memasak nasi gurih, menyiapkan tumisan cumi, lalu membungkus dan membakar nasi.
Kunci kelezatannya terletak pada pemilihan cumi yang segar, pengaturan waktu memasak, serta keseimbangan rasa antara nasi dan isian. Cumi yang dimasak terlalu lama dapat menjadi alot, sedangkan bumbu yang terlalu asin bisa membuat keseluruhan hidangan terasa berlebihan. Karena itu, setiap tahap perlu dilakukan dengan cermat agar nasi bakar memiliki tekstur dan rasa yang seimbang.
Resep ini menggunakan beras pulen yang dimasak bersama santan sedang, serai, daun salam, dan garam. Untuk isiannya, cumi dimasak dengan bumbu halus serta rempah aromatik. Setelah itu, nasi dan tumisan cumi dibungkus menggunakan daun pisang dan dibakar sampai harum.
Informasi resep
Bahan nasi gurih:
Bahan isian cumi:
Bumbu halus:
Peralatan yang diperlukan:
1. Masak nasi gurih
Cuci beras hingga bersih, lalu tiriskan. Masukkan beras ke dalam rice cooker bersama santan, serai yang sudah dimemarkan, daun salam, dan garam. Aduk perlahan agar bumbu tersebar merata. Masak menggunakan pengaturan yang sesuai hingga nasi matang.
Jika menggunakan panci biasa, masak beras bersama santan dan rempah sampai cairan terserap, lalu lanjutkan proses pematangan dengan api kecil. Aduk seperlunya agar santan tidak menempel di dasar panci. Perhatikan jumlah cairan karena kebutuhan santan bisa berbeda bergantung pada jenis beras dan cara memasaknya.
Setelah matang, diamkan nasi beberapa menit dalam keadaan tertutup agar uap panas merata. Buang serai dan daun salam bila tidak ingin ikut terbawa saat nasi dibungkus.
2. Bersihkan cumi-cumi
Bersihkan cumi di bawah air mengalir. Pisahkan bagian kepala dari badan, lalu keluarkan tulang lunak yang berbentuk seperti plastik bening dari dalam badan cumi. Bersihkan bagian dalamnya dan buang kantong tinta jika tidak ingin menggunakan tinta dalam masakan. Potong cumi secara melintang menjadi ukuran sedang agar mudah dimasak dan disantap.
Tiriskan cumi sebelum ditumis. Jika menggunakan cumi asin sebagai pengganti cumi segar, rendam terlebih dahulu untuk membantu mengurangi rasa asin, lalu bilas dan tiriskan. Takaran garam pada bumbu harus disesuaikan karena cumi asin sudah memiliki rasa asin yang kuat.
3. Haluskan bumbu
Haluskan bawang merah, bawang putih, merica butiran, dan garam menggunakan cobek atau blender. Usahakan bumbu cukup halus supaya mudah menyatu dengan cumi. Jika menggunakan blender, tambahkan sedikit minyak atau air hanya bila diperlukan agar bumbu dapat diproses dengan baik.
4. Tumis bumbu dan rempah
Panaskan minyak secukupnya di dalam wajan. Masukkan bumbu halus, serai yang sudah dimemarkan, lengkuas yang dimemarkan, daun salam, dan daun jeruk. Tumis sampai harum dan bumbu matang. Gunakan api sedang sambil terus mengaduk agar bumbu tidak cepat gosong.
5. Masukkan cumi dan cabai
Tambahkan potongan cumi serta cabai rawit merah. Aduk sampai cumi terbalut bumbu secara merata. Tuangkan air, lalu aduk kembali. Tutup wajan dan masak sampai bumbu meresap serta cumi matang. Jangan memasak cumi lebih lama dari yang diperlukan karena teksturnya bisa menjadi alot.
6. Tambahkan daun bawang
Buka tutup wajan setelah isian hampir matang. Masukkan daun bawang iris, lalu aduk sampai sedikit layu. Cicipi isian dan sesuaikan rasa jika diperlukan. Pastikan isian tidak terlalu berair agar nasi bakar tidak mudah basah ketika dibungkus. Angkat dan sisihkan hingga uap panasnya berkurang sebelum digunakan.
7. Siapkan daun pisang
Pilih daun pisang yang bersih, lebar, dan tidak robek. Lap dengan kain bersih yang sedikit lembap. Agar daun tidak mudah pecah saat dilipat, layukan sebentar di atas api kecil atau panaskan singkat hingga lebih lentur. Jangan sampai daun terbakar atau terlalu rapuh.
8. Isi dan bungkus nasi
Bentangkan daun pisang, lalu letakkan satu porsi nasi gurih di bagian tengah. Ratakan nasi menjadi lapisan yang cukup tebal. Beri tumisan cumi di bagian tengah, kemudian tambahkan irisan cabai merah sesuai selera. Lipat daun pisang membentuk bungkusan memanjang seperti lontong, rapatkan kedua ujungnya, lalu sematkan dengan lidi.
Ulangi proses tersebut sampai nasi dan isian habis. Usahakan ukuran bungkusan relatif seragam agar seluruh nasi bakar matang dan harum dalam waktu yang berdekatan.
9. Bakar nasi hingga harum
Panaskan wajan datar atau panggangan. Letakkan bungkusan nasi di atas permukaan panas, kemudian bakar sambil sesekali dibalik. Lakukan hingga daun pisang mengering, sedikit kecokelatan, dan mengeluarkan aroma harum. Gunakan api sedang agar daun tidak cepat hangus sebelum panas merata ke bagian dalam.
Jika menggunakan bara api, letakkan bungkusan pada jarak yang aman dari sumber panas dan balik secara berkala. Setelah matang, angkat nasi bakar cumi dan sajikan selagi hangat.
Nasi bakar yang lezat memiliki nasi pulen, isian berbumbu meresap, serta aroma daun pisang yang khas. Beberapa langkah berikut bisa membantu menghasilkan nasi bakar yang lebih nikmat.
Gunakan cumi segar dengan aroma laut yang wajar, tekstur kenyal, dan permukaan yang tidak berlendir berlebihan. Simpan cumi di lemari pendingin sampai siap diolah. Bersihkan sesaat sebelum dimasak agar kualitasnya tetap terjaga.
Jika menyukai rasa yang lebih kuat, cumi asin bisa menjadi alternatif. Namun, cumi asin perlu direndam dan dibilas terlebih dahulu untuk mengurangi keasinannya. Sesuaikan jumlah garam pada bumbu dan nasi agar hasil akhirnya tidak terlalu asin.
Cumi dapat berubah menjadi alot jika dimasak terlalu lama. Potongan berukuran sedang membantu cumi matang lebih merata. Tumis sampai matang, lalu hentikan proses memasak ketika teksturnya sudah sesuai. Setelah menjadi isian nasi bakar, cumi masih akan menerima panas saat bungkusan dibakar.
Jika cumi mengeluarkan banyak cairan, masak sebentar tanpa tutup pada tahap akhir untuk membantu mengurangi kuah. Namun, jangan terus memasak terlalu lama hanya untuk mengeringkan isian. Tujuannya adalah mendapatkan tumisan yang berbumbu dan tidak terlalu basah, bukan membuat daging cumi keras.
Santan memberi rasa gurih pada nasi, sedangkan serai dan daun salam menambah aroma. Takaran cairan dapat disesuaikan dengan jenis beras yang digunakan. Beras tertentu membutuhkan cairan lebih banyak atau lebih sedikit agar hasilnya pulen.
Jika nasi terlalu lembek, bungkusan bisa mudah hancur dan permukaannya cenderung basah ketika dibakar. Sebaliknya, nasi terlalu kering akan kurang menyatu dengan isian. Ikuti petunjuk rice cooker dan periksa tekstur nasi setelah matang. Aduk perlahan agar santan serta bumbu tersebar merata tanpa membuat butiran nasi hancur.
Sebelum membungkus nasi, perhatikan kekentalan tumisan cumi. Cairan berlebihan dapat meresap ke nasi dan membuat bagian tengah bungkusan menjadi lembek. Masak sampai bumbu melekat pada cumi dan sebagian besar cairan menyusut, tetapi jangan sampai isian menjadi kering.
Biarkan isian sedikit kehilangan uap panas sebelum diletakkan di atas nasi. Langkah ini memudahkan proses membungkus dan mengurangi penumpukan uap di dalam daun pisang.
Daun pisang memberi aroma khas saat terkena panas. Pilih daun yang cukup lebar agar nasi dapat dibungkus rapat tanpa banyak sambungan. Jika daun mudah sobek, layukan sebentar di atas api kecil atau panaskan secara singkat sampai lentur.
Sebelum dibakar, pastikan ujung bungkusan sudah disematkan dengan baik. Bungkusan yang rapat membantu menjaga nasi dan isian tetap berada di dalam daun ketika dibalik. Hindari menggunakan api terlalu besar karena daun bisa hangus lebih cepat daripada bagian dalam nasi menjadi panas.
Resep dasar nasi bakar cumi dapat dikembangkan sesuai selera keluarga dan bahan yang tersedia di dapur.
Nasi bakar cumi ekstra pedas. Tambahkan cabai rawit ke dalam tumisan atau gunakan irisan cabai merah lebih banyak ketika membungkus nasi. Atur takarannya berdasarkan tingkat kepedasan yang disukai. Jika memasak untuk keluarga dengan selera berbeda, buat sebagian bungkusan dengan isian pedas ringan dan sebagian lainnya lebih pedas.
Nasi bakar cumi kemangi. Daun kemangi dapat menjadi tambahan menarik untuk memperkuat aroma. Masukkan kemangi menjelang akhir proses menumis atau letakkan beberapa lembar di atas isian sebelum nasi dibungkus. Jangan memasaknya terlalu lama supaya aromanya tidak cepat hilang.
Nasi bakar cumi asin. Gunakan cumi asin yang sudah direndam dan dibilas. Karena rasa asinnya lebih kuat, kurangi garam dalam bumbu dan cicipi tumisan sebelum digunakan. Variasi ini cocok bagi pencinta rasa seafood yang lebih tajam, tetapi tetap perlu memperhatikan keseimbangan bumbu.
Nasi bakar cumi dengan tambahan sayuran. Iris tipis paprika atau tambahkan sedikit daun bawang dalam jumlah lebih banyak. Sayuran dapat memberi warna dan tekstur tambahan, tetapi jangan memasukkannya terlalu banyak hingga isiannya menjadi berair. Hindari memakai sayuran yang mengeluarkan banyak cairan tanpa menyesuaikan proses memasak.
Nasi bakar dengan sambal pendamping. Jika ingin rasa lebih pedas, sajikan nasi bakar bersama sambal terasi matang, sambal bawang, atau irisan cabai rawit. Sambal sebaiknya disajikan terpisah supaya tingkat kepedasan bisa diatur tanpa mengubah rasa seluruh bungkusan.
Nasi bakar cumi paling nikmat disantap saat masih hangat, ketika aroma daun pisang dan rempah masih terasa. Sajikan langsung bersama mentimun, lalapan segar, atau sambal sesuai selera. Untuk menu keluarga, nasi bakar dapat dilengkapi sup bening atau sayuran tumis agar pilihan makanan terasa lebih beragam.
Jika ingin menyiapkan hidangan untuk bekal, buat ukuran bungkusan yang praktis dan pastikan cumi benar-benar matang. Biarkan nasi bakar tidak lagi mengepulkan uap berlebihan sebelum dikemas, tetapi jangan membiarkannya terlalu lama pada suhu ruang. Simpan di lemari pendingin sesegera mungkin jika tidak langsung dimakan. Sebagai pedoman keamanan pangan, makanan matang sebaiknya tidak berada pada suhu ruang lebih dari dua jam, atau lebih singkat ketika cuaca sangat panas.
Untuk menyimpan sisa nasi bakar, masukkan ke wadah bersih yang tertutup dan simpan dalam lemari pendingin. Panaskan kembali hingga seluruh bagian nasi dan isiannya benar-benar panas sebelum disantap. Jangan mengandalkan aroma atau tampilan saja untuk menentukan apakah makanan masih aman. Jika nasi bakar menunjukkan perubahan aroma, tekstur, atau kondisi yang mencurigakan, sebaiknya tidak dikonsumsi.
Apabila hendak membuat nasi bakar dalam jumlah banyak, kamu bisa menyiapkan tumisan cumi terlebih dahulu lalu menyimpannya dengan benar. Nasi gurih sebaiknya dibuat mendekati waktu perakitan agar teksturnya tetap baik. Untuk mendapatkan aroma bakaran terbaik, proses membakar dapat dilakukan menjelang waktu makan.
1. Apakah nasi bakar cumi harus menggunakan santan?
Dalam resep ini, santan digunakan untuk membuat nasi terasa gurih. Jika ingin mengurangi santan, kamu bisa menyesuaikan cairannya dengan air, tetapi rasa dan tekstur nasi akan berbeda. Pastikan jumlah cairan sesuai dengan jenis beras yang digunakan.
2. Apakah cumi segar bisa diganti cumi asin?
Bisa. Rendam cumi asin terlebih dahulu, lalu bilas dan tiriskan untuk membantu mengurangi rasa asin. Kurangi garam dalam bumbu dan cicipi tumisannya sebelum digunakan sebagai isian.
3. Bagaimana agar cumi tidak alot?
Potong cumi dengan ukuran yang relatif seragam dan jangan memasaknya terlalu lama. Masak sampai matang, lalu hentikan proses pemasakan. Ingat bahwa cumi akan kembali menerima panas saat nasi dibakar.
4. Apakah nasi bakar bisa dibuat tanpa daun pisang?
Daun pisang merupakan bagian penting dari aroma khas nasi bakar. Jika tidak tersedia, kamu bisa menggunakan wadah tahan panas untuk memanaskan nasi dan isian bersama-sama, tetapi hasil aromanya tidak akan sama dengan nasi yang dibungkus dan dibakar menggunakan daun pisang.
5. Mengapa nasi bakar menjadi lembek?
Penyebabnya bisa berupa nasi yang terlalu basah, tumisan cumi yang masih memiliki terlalu banyak cairan, atau bungkusan yang terlalu rapat saat isian masih sangat panas. Masak nasi dengan takaran cairan yang tepat dan kurangi cairan berlebih pada tumisan sebelum membungkus.
6. Apakah nasi bakar cumi cocok untuk bekal?
Cocok, selama proses memasak, penyimpanan, dan pengemasannya dilakukan dengan benar. Simpan nasi bakar dalam lemari pendingin jika tidak langsung disantap, gunakan wadah bersih, dan panaskan hingga merata sebelum dimakan.
7. Apa pelengkap yang cocok untuk nasi bakar cumi?
Nasi bakar cumi dapat disajikan bersama sambal, mentimun, lalapan, atau sayuran berkuah bening. Pelengkap segar membantu menyeimbangkan rasa nasi santan dan isian cumi yang gurih pedas.
Nasi bakar cumi dapat menjadi pilihan ketika ingin menyajikan menu keluarga yang berbeda dari nasi dan lauk biasa. Nasi yang dimasak dengan santan, serai, serta daun salam memberikan rasa gurih, sementara tumisan cumi dengan cabai dan rempah menghadirkan sensasi pedas yang nikmat. Aroma daun pisang yang mengering ketika dibakar menjadi sentuhan akhir yang membuat hidangan ini semakin menggugah selera.
Proses pembuatannya pun bisa dilakukan secara bertahap. Masak nasi gurih terlebih dahulu, siapkan cumi berbumbu, kemudian satukan keduanya dalam bungkus daun pisang dan bakar sampai harum. Dengan memperhatikan tingkat kematangan cumi, kekentalan isian, dan tekstur nasi, kamu bisa menghasilkan nasi bakar yang enak untuk makan siang maupun makan malam bersama keluarga.
Sesuaikan tingkat kepedasan, gunakan cumi segar atau cumi asin sesuai selera, dan lengkapi hidangan dengan lalapan atau sambal favorit. Nasi bakar cumi yang disajikan hangat bisa menjadi menu rumahan sederhana dengan cita rasa gurih, pedas, dan aroma rempah yang khas.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Bingung menyiapkan menu bekal ke kantor yang praktis dan tidak membosankan? Tumis buncis bisa menjadi pilihan untuk melengkapi makan siang....
Nasi bakar menjadi salah satu pilihan menu rumahan yang menarik untuk makan siang bersama keluarga. Perpaduan nasi gurih, isian berbumbu,...