Profil El Mencho, Raja Kartel Narkoba Meksiko yang Tewas dalam Operasi Militer

El Mencho tewas dalam operasi militer Meksiko. Simak profil dan perjalanan bos kartel CJNG yang diburu AS dengan hadiah US15 juta. (Foto: abc7chicago)

El Mencho tewas dalam operasi militer Meksiko

Gembong narkoba Meksiko Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias El Mencho dilaporkan tewas dalam serangan militer pada Minggu (22/2). Kementerian Pertahanan Meksiko menyatakan ia meninggal dunia dalam perjalanan udara setelah mengalami luka parah akibat baku tembak dengan militer di negara bagian Jalisco.

Tewasnya pemimpin Cartel de Jalisco Nueva Generacion atau CJNG itu langsung memicu kerusuhan di berbagai negara bagian Meksiko. Pakar kriminologi sebelumnya telah memperingatkan potensi kekacauan besar jika El Mencho tumbang, mengingat pengaruhnya yang sangat luas dalam jaringan narkoba global.

Profil El Mencho dan Jejak Kekuasaan Kartel CJNG

El Mencho lahir pada 17 Juli 1966 di Aguililla, negara bagian Michoacan, Meksiko. Berdasarkan laporan USA Today, ia berasal dari keluarga buruh tani dan sempat putus sekolah setelah lulus sekolah dasar untuk membantu memanen alpukat.

Nama Nemesio disebut diambil untuk menghormati ayah baptisnya, lalu disingkat menjadi El Mencho. Dalam perjalanan hidupnya, ia pindah ke Tijuana, kota perbatasan yang dikenal sebagai jalur utama perdagangan narkoba. Di sana, ia mulai mengembangkan jaringan penyelundupan narkoba hingga ke San Diego, Amerika Serikat.

Catatan pengadilan dan penjara menunjukkan ia setidaknya tiga kali memasuki Amerika Serikat dan beberapa kali dideportasi. Setelah sempat bergabung dengan kepolisian Meksiko di Tomatlan, negara bagian Jalisco, ia kembali ke Michoacan dan bergabung dengan Kartel Milenio pada awal 1990 an.

Di organisasi tersebut, El Mencho dipercaya menjadi sicario atau pembunuh bayaran yang memimpin salah satu sel di Guadalajara. Setelah para pimpinan Kartel Milenio ditangkap atau tewas pada 2008 dan 2009, ia bangkit dan pada awal 2011 mendirikan CJNG.

Kartel ini berkembang pesat dan menjadi saingan utama Kartel Sinaloa yang dipimpin Joaquin El Chapo Guzman, yang kini mendekam di penjara Amerika Serikat.

Menurut data dari otoritas Amerika Serikat, CJNG dituduh terlibat dalam penculikan, penyiksaan, pembunuhan, hingga distribusi fentanil yang menjadi salah satu narkoba paling mematikan di Amerika. Kartel ini disebut memiliki sekitar 5.000 anggota yang tersebar di berbagai benua kecuali Antartika.

Pada 2024, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menawarkan hadiah sebesar US15 juta atau sekitar Rp253 miliar bagi siapa pun yang memberikan informasi tentang keberadaan El Mencho. AS memburunya karena dinilai berperan besar dalam aliran narkotika yang masuk ke wilayah mereka.

Selain itu, pada Desember 2024, otoritas AS juga menyebut anggota CJNG terlibat dalam upaya pembunuhan terhadap sejumlah pejabat Meksiko.

Di bawah kepemimpinannya, CJNG mendominasi wilayah Guadalajara serta menguasai sebagian besar negara bagian Jalisco, Colima, dan Michoacan. Kartel ini juga memperluas pengaruhnya ke Tijuana dan Mexico City.

Kematian El Mencho diperkirakan akan memicu dinamika baru dalam peta kekuasaan kartel narkoba di Meksiko, terutama mengingat besarnya jaringan dan struktur organisasi yang telah ia bangun selama lebih dari satu dekade.

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Internasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED