Kenaikan Harga BBM Pertamina Berlaku Hari Ini, Ini Rincian Lengkapnya
PT Pertamina Persero resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak atau BBM nonsubsidi yang mulai berlaku pada Sabtu, 18 April...
Read more
Kasus penganiayaan terhadap tiga pegawai SPBU di kawasan Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, akhirnya menemui titik terang. Polisi memastikan pelaku berinisial JMH (31) bukan anggota aparat, melainkan warga sipil yang bekerja di bidang rental kendaraan. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan pelaku positif mengonsumsi narkotika jenis sabu dan ganja.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu 22 Februari sekitar pukul 22.00 WIB. Insiden bermula ketika seorang pelanggan datang untuk mengisi bahan bakar jenis Pertalite. Saat dilakukan pemindaian barcode, nomor polisi kendaraan terdaftar sesuai dalam sistem. Namun, jenis mobil yang digunakan tidak cocok dengan data yang tercatat.
Sesuai standar operasional prosedur atau SOP, petugas SPBU menolak pengisian Pertalite dan menawarkan alternatif pengisian Pertamax yang tidak memerlukan sistem barcode. Penolakan tersebut diduga memicu emosi pelanggan hingga berujung pada dugaan aksi kekerasan terhadap tiga pegawai SPBU.
Menurut Kombes Alfian Nurrizal, Kapolres Metro Jakarta Timur, pelaku dipastikan bukan anggota kepolisian. “Pelaku berinisial JMH (31) dipastikan bukan anggota Polri, melainkan seorang pekerja rental,” kata Kombes Alfian Nurrizal.
Dalam proses pemeriksaan, penyidik menemukan adanya kejanggalan pada keterangan pelaku yang kerap berubah-ubah. Berdasarkan hal tersebut, polisi kemudian melakukan tes urine terhadap JMH.
“Setelah dilakukan tes urine, pelaku dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu dan ganja,” ujar Kombes Alfian Nurrizal.
Pelaku akhirnya berhasil ditangkap oleh tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Unit Reskrim Polsek Pulogadung di kawasan Rawalumbu, Bekasi Timur, pada Selasa 24 Februari. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan keterangan saksi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto juga menegaskan bahwa pelaku bukan aparat. “Pelaku sudah diamankan dan dipastikan bukan anggota Polri,” kata Kombes Budi Hermanto.
Kasus ini sempat memicu spekulasi di masyarakat karena beredar dugaan bahwa pelaku merupakan oknum aparat. Namun, kepolisian memastikan JMH adalah warga sipil yang berprofesi sebagai wiraswasta atau pekerja rental.
Hingga kini, penyidik masih mendalami motif serta kemungkinan jeratan hukum tambahan terkait penyalahgunaan narkotika yang dilakukan pelaku. Sementara itu, ketiga pegawai SPBU yang menjadi korban telah dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan SOP di SPBU, terutama terkait sistem subsidi dan pengawasan distribusi BBM. Penegakan aturan yang dilakukan petugas seharusnya tidak berujung pada tindakan kekerasan.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
PT Pertamina Persero resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak atau BBM nonsubsidi yang mulai berlaku pada Sabtu, 18 April...
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah militer AS menegaskan akan terus memberlakukan blokade maritim di wilayah pelabuhan...