SBY Ingatkan Ancaman Perang Dunia Indonesia Diminta Tidak Naif
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, mengingatkan Indonesia agar tidak bersikap naif dalam menghadapi ancaman perang dunia. Menurutnya, kondisi global...
Read more
Kepanikan sempat terjadi di Gladak Perak, jembatan penghubung jalur Lumajang–Malang, ketika kepulan asap panas dari material vulkanik Gunung Semeru tiba-tiba muncul di atas aliran Sungai Besuk Kobokan. Asap tebal putih itu terlihat mengepul pada Minggu sore sekitar pukul 15.30 WIB, tepat ketika banyak pengendara sedang melintas.
Menurut data lapangan dari petugas yang berjaga, kepulan asap tersebut dipicu oleh banjir lahar yang membawa material vulkanik panas, kemudian bertemu dengan air sehingga menimbulkan letusan sekunder. Dampak pertemuan material panas dan air itu menghasilkan asap pekat yang membumbung hingga menutupi sebagian area jembatan.
Berdasarkan laporan petugas gabungan yang ditempatkan untuk melakukan pengaturan buka tutup jembatan, mereka segera meminta para pengendara untuk menjauh dari area Gladak Perak. Tindakan itu dilakukan karena asap panas berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat jarak pandang mendadak tertutup akibat kepulan putih yang terus bergerak ke arah jembatan.
Seorang warga sempat merekam detik-detik ketika para pengendara mulai panik. Dalam rekaman yang diunggah ke media sosial, orang-orang terlihat berlarian menjauhi asap yang merayap ke permukaan jembatan. Respons cepat petugas dan pengendara membuat kondisi tetap terkendali, meski situasi sempat berlangsung cukup menegangkan.
Petugas dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) yang berada di lokasi menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan dampak langsung dari banjir lahar yang membawa material vulkanis. “Banjir lahar yang disertai letusan sekunder mengakibatkan kepulan asap yang menutup jarak pandang jalan di jembatan,” kata Kabid Hurriyanto, perwakilan BBPJN Jawa Timur–Bali.
Ia menambahkan bahwa potensi munculnya asap panas bisa terjadi sewaktu-waktu ketika aliran lahar kembali mengalir dan bertemu material panas di sepanjang Besuk Kobokan. Karena itu, pengendara diminta lebih waspada saat melintasi Gladak Perak, terutama di periode aktivitas vulkanik meningkat.
Petugas gabungan tetap bersiaga penuh di sekitar jembatan, menerapkan sistem buka tutup jalan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mitigasi agar pengguna jalan tetap aman meskipun aktivitas vulkanik di sekitar Semeru masih dinamis.
Referensi:
DetikNews
Antara News
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Platform pembayaran digital global, PayPal, mengonfirmasi adanya insiden keamanan yang menyebabkan kebocoran data pribadi ratusan pengguna. Sejumlah akun dilaporkan terdampak...
Perusahaan teknologi global Cisco memperkenalkan chip switching terbaru bernama Silicon One G300 serta inovasi operasional berbasis AI yang disebut AgenticOps....