Kiprah Andre Rosiade Berbuah Penghargaan di Ajang KWP Awards 2026
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade, meraih penghargaan dalam ajang Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) Awards 2026. Ia...
Read more
Setiap tanggal 22 Oktober, Indonesia memperingati Hari Santri Nasional (HSN) sebagai bentuk penghormatan atas peran besar para santri dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa.
Peringatan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 dan rutin diisi dengan berbagai kegiatan religius serta kebangsaan.
Salah satu bagian penting dari peringatan Hari Santri adalah pembacaan Ikrar Santri Indonesia. Ikrar ini berisi janji bersama untuk menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah, mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional.
Berdasarkan data dari NU Online, teks ikrar santri menjadi simbol semangat perjuangan dan pengingat bagi generasi muda agar tetap teguh membela agama dan negara. Dalam setiap upacara Hari Santri, pembacaan ikrar dilakukan dengan penuh khidmat di pesantren maupun lembaga pendidikan Islam di seluruh Indonesia.
Bismillahirrahmanirrahim, Asyhadu allaa Ilaaha Illallah, Wa Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah
Kami santri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), berikrar:
Sebagai santri NKRI, berpegang teguh pada aqidah, ajaran, nilai, dan tradisi Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
Sebagai santri NKRI, bertanah air satu, tanah air Indonesia; berideologi negara satu, ideologi Pancasila; berkonstitusi satu, UUD 1945; berkebudayaan satu, kebudayaan Bhinneka Tunggal Ika.
Sebagai santri NKRI, selalu siap menyerahkan jiwa dan raga membela tanah air, mempertahankan persatuan nasional, dan mewujudkan perdamaian abadi.
Sebagai santri NKRI, berperan aktif dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat secara adil.
Sebagai santri NKRI, pantang menyerah serta siap melawan pihak-pihak yang merongrong Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menurut penjelasan dari Kementerian Agama, pembacaan ikrar ini tidak hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi juga bentuk peneguhan komitmen moral santri dalam menjaga nilai keislaman dan kebangsaan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya mencerminkan semangat resolusi jihad yang dahulu dicanangkan oleh ulama Nahdlatul Ulama (NU) pada masa perjuangan kemerdekaan.
Hari Santri Nasional tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga menjadi momentum bagi santri dan masyarakat luas untuk meneladani semangat perjuangan ulama.
Beragam kegiatan seperti apel santri, zikir bersama, doa untuk bangsa, serta lomba keagamaan dan budaya pesantren digelar di berbagai daerah untuk memperkuat rasa cinta tanah air.
Melalui momentum ini, para santri diharapkan terus menumbuhkan sikap cinta damai, toleran, dan berjiwa nasionalis. Spirit Hari Santri juga menjadi pengingat pentingnya menjaga harmoni antara agama dan negara agar Indonesia tetap berdiri sebagai bangsa yang berkeadaban.
Referensi: CNN Indonesia
Referensi tambahan: NU Online
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan aksi pelecehan terhadap karyawati toko ponsel di kawasan Pasar Benai, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, yang...
Fenomena weekend warrior, yaitu orang yang hanya berolahraga berat di akhir pekan, ternyata menyimpan risiko kesehatan yang tidak bisa dianggap...