Google dan Apple Hadirkan Fitur AI Pembuat Lagu, Cukup Ketik Prompt

Google Gemini dan Apple Intelligence kini bisa menciptakan lagu dari prompt teks. Simak fitur, batasan, dan dampaknya bagi industri musik. (Foto: teropongmedia.id)

Google Gemini dan Apple Intelligence kini bisa menciptakan lagu dari prompt teks

Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence semakin nyata di kehidupan sehari-hari. Kini, menciptakan musik tidak lagi harus melalui proses panjang di studio. Cukup dengan mengetik prompt atau perintah teks, pengguna sudah bisa menghasilkan trek musik dalam hitungan detik.

Alphabet Inc., induk Google, melalui asisten AI Google Gemini, serta Apple Inc. lewat Apple Intelligence, sama-sama meluncurkan fitur AI generatif yang berfokus pada musik. Langkah ini menunjukkan bahwa teknologi AI canggih mulai masuk ke penggunaan mainstream di aplikasi konsumen.

Menurut pengumuman resmi Google, Gemini kini mampu menciptakan trek musik berdurasi 30 detik berdasarkan teks, foto, atau video yang diunggah pengguna. Fitur ini memanfaatkan model terbaru dari Google DeepMind bernama Lyria 3.

Pengguna dapat membuat lirik kustom maupun audio instrumental murni. Fitur ini tersedia bagi pengguna berusia di atas 18 tahun dan diluncurkan secara bertahap di versi desktop Gemini sebelum hadir di aplikasi seluler dalam beberapa hari berikutnya.

Google juga menyematkan model pembuat gambar Nano Banana untuk menghasilkan artwork cover otomatis yang menyertai trek musik. Dengan begitu, saat pengguna membagikan tautan lagu, tampilan visualnya sudah lengkap.

Menurut keterangan perusahaan, pengguna gratis dapat membuat hingga 10 trek per hari. Sementara pengguna berbayar memperoleh kuota 20 hingga 100 trek per hari tergantung paket langganan. Google menegaskan pengguna memiliki hak atas trek yang mereka ciptakan. Perusahaan juga menyatakan telah menyiapkan filter untuk memastikan output tidak melanggar hak kekayaan intelektual atau privasi.

“Pelatihan kami untuk Lyria 3 dirancang untuk menggunakan musik yang YouTube dan Google memiliki hak untuk menggunakan sesuai dengan syarat dan ketentuan layanan kami, perjanjian mitra, dan hukum yang berlaku,” kata juru bicara Google dalam posting blog resmi.

Apple Music dan Persaingan Industri Streaming

Tidak hanya Google, Apple juga mengumumkan fitur serupa untuk layanan Apple Music. Fitur bernama Playlist Playground memungkinkan pengguna mengubah prompt teks menjadi playlist berisi 25 lagu lengkap dengan deskripsi dan artwork cover.

Fitur ini menjadi bagian dari iOS 26.4 yang dirilis dalam versi beta dan dijadwalkan tersedia lebih luas pada musim semi 2026. Kehadiran Playlist Playground membuat Apple langsung bersaing dengan Spotify Technology SA yang telah lebih dulu mengembangkan fitur kurasi berbasis AI.

Pengumuman Google dan Apple berdampak pada pergerakan saham di sektor streaming musik. Saham Spotify sempat kehilangan sebagian kenaikannya, sementara saham Sirius XM Holdings Inc. juga mengalami penurunan.

Analis Bloomberg Intelligence menyebut langkah ini belum tentu menjadi faktor penentu bagi Spotify. Namun mereka memperkirakan inovasi tersebut dapat mendorong Spotify mempercepat peluncuran fitur pencampuran musik berbasis AI.

Langkah agresif Google juga dinilai sebagai bagian dari persaingan ketat dengan ChatGPT milik OpenAI. Model AI Gemini 3 yang diluncurkan pada November mendapat respons positif dari investor dan pengguna. Bahkan CEO OpenAI Sam Altman sempat menyebut situasi tersebut sebagai kode merah bagi perusahaannya.

Meski demikian, kehadiran AI generatif di dunia musik tidak lepas dari kontroversi. Industri musik sebelumnya menyambut teknologi ini dengan skeptis. Pada 2024, Universal Music Group NV, Warner Music Group Corp., dan Sony Music Entertainment menggugat startup Suno AI dan Uncharted Labs Inc. atas dugaan pelanggaran hak cipta.

Google menegaskan bahwa jika pengguna menyebut nama musisi tertentu dalam prompt, Gemini hanya akan menjadikannya sebagai inspirasi kreatif yang luas dan tidak meniru secara langsung.

Dengan berbagai pembaruan ini, AI generatif semakin memperluas perannya dari sekadar teks dan gambar menjadi pencipta musik yang siap dibagikan secara instan di platform digital.

Referensi:
Bloomberg Technoz

📚 ️Baca Juga Seputar Internet

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internet Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internet — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED