Panduan Aman Berkendara Saat Musim Hujan, Bagian Motor Ini Wajib Dicek
Musim hujan membawa tantangan tersendiri bagi pengendara sepeda motor. Jalanan licin, jarak pandang berkurang, serta kondisi komponen motor yang terus...
Read more
Bagi Anda yang tertarik membeli skuter bergaya retro Suzuki Access, pembiayaan secara kredit dapat jadi opsi menarik. Berdasarkan laporan dari detikOto, Suzuki Access ditawarkan dengan skema cicilan yang mulai dari Rp 1 jutaan per bulan. Namun agar cicilan lebih ringan, calon pembeli biasanya wajib membayar uang muka (DP) yang cukup besar.
Di artikel ini kita akan ulas secara rinci skema DP dan tenor yang tersedia, spesifikasi motor, serta catatan penting agar keputusan kredit makin matang dan tak memberatkan.
Suzuki Access dilepas dengan harga resmi sekitar Rp 25,5 juta (OTR, belum termasuk ongkos kirim atau pajak daerah) di Indonesia.
Dari sisi desain, Access tampil dengan gaya retro klasik, lampu depan LED dan aksen krom yang memperkuat nuansa vintage. Motor ini memang ditujukan bagi konsumen yang menginginkan tampilan elegan namun tetap fungsional untuk mobilitas harian.
Secara teknis, Access menggunakan mesin 124 cc dengan teknologi Suzuki Eco Performance (SEP). Tenaga maksimum mencapai 6,2 kW dan torsi puncak 10,2 Nm. Dalam pengujian internal, konsumsi bahan bakarnya diklaim sekitar 57,3 km/liter, dengan kapasitas tangki 5,3 liter — memungkinkan jarak tempuh sekitar 303,69 km bila tangki diisi penuh.
Spesifikasi dimensinya: panjang 1.835 mm, lebar 690 mm, tinggi 1.155 mm, sumbu roda 1.260 mm, ground clearance 160 mm, dan tinggi jok 770 mm.
Menurut detikOto, skema cicilan Suzuki Access diambil dari data lembaga pembiayaan, dan angka yang disampaikan merupakan simulasi yang bisa berubah tergantung dealer dan area.
Berikut skema cicilan berdasarkan dua opsi DP (uang muka) yang umum digunakan:
Tenor 11 bulan → cicilan per bulan sekitar Rp 2,432 juta
Tenor 23 bulan → cicilan sekitar Rp 1,38 juta
Tenor 29 bulan → cicilan sekitar Rp 1,206 juta
Tenor 35 bulan → cicilan sekitar Rp 1,067 juta
Tenor 11 bulan → sekitar Rp 2,149 juta per bulan
Tenor 23 bulan → sekitar Rp 1,22 juta per bulan
Tenor 29 bulan → sekitar Rp 1,07 juta per bulan
Tenor 35 bulan → sekitar Rp 947.000 per bulan
Selain itu, disebutkan bahwa jika seseorang ingin memperoleh cicilan serendah sekitar Rp 400 ribuan per bulan, maka uang muka yang harus dibayarkan bisa mencapai 70 persen dari harga motor. Namun, skema ini sifatnya sangat khusus dan tergantung kebijakan lembaga pembiayaan dan dealer di masing-masing daerah.
Penting dicatat bahwa angka-angka tersebut bersifat simulasi tidak mengikat. Untuk kepastian, pembeli harus mengunjungi dealer resmi Suzuki dan melakukan pengajuan kredit secara langsung.
Agar skema kredit Suzuki Access tidak memberatkan, pertimbangkan hal-hal berikut:
Pertimbangkan besaran DP yang mampu Anda tanggung
DP tinggi akan menurunkan beban cicilan bulanan secara signifikan, tapi membutuhkan modal awal lebih besar.
Perhatikan tenor (jangka waktu kredit)
Tenor lebih panjang membuat cicilan per bulan lebih ringan, tetapi total bunga yang dibayar akan lebih besar.
Bandingkan suku bunga dan biaya administrasi antar lembaga pembiayaan
Dua lembaga bisa menawarkan DP dan tenor sama, tetapi perbedaan suku bunga atau biaya bisa berpengaruh besar terhadap total pembayaran.
Periksa syarat pengajuan dan kelayakan kredit
Riwayat kredit, pendapatan, usia, dan dokumen pendukung bisa mempengaruhi persetujuan dan plafon kredit.
Hitung total biaya kepemilikan (TCO – Total Cost of Ownership)
Selain cicilan, pertimbangkan biaya pajak, asuransi, servis berkala, dan bahan bakar agar keseluruhan biaya tidak mengejutkan di kemudian hari.
Mempermudah akses kepemilikan kendaraan
Opsi kredit meringankan beban pembayaran sekaligus menjangkau konsumen dengan dana tidak tunai penuh. Suzuki Access dengan skema kredit dapat menjadi jembatan bagi konsumen yang menginginkan skuter retro tapi tidak ingin membayar lunas langsung.
Persaingan di segmen motor retro
Banyak merek saat ini berlomba di segmen motor bergaya retro. Skema kredit kompetitif dapat menjadi keunggulan dalam menarik calon pembeli yang sensitif terhadap cicilan bulanan.
Efek terhadap likuiditas konsumen
Konsumen yang memilih tenor sangat panjang bisa mempertahankan cash flow, namun harus siap dengan beban bunga dan biaya tambahan dalam jangka panjang.
Perubahan strategi dealer dan pembiayaan
Dealer dan lembaga pembiayaan harus menawarkan fleksibilitas agar skema kredit tetap menarik dan terjangkau di berbagai segmen penghasilan.
Skema cicilan yang disebutkan mungkin berbeda di tiap kota tergantung regulasi pajak daerah, ongkos kirim, serta kebijakan dealer Suzuki setempat.
Suku bunga kredit motor dapat berubah sesuai kondisi ekonomi dan kebijakan lembaga pembiayaan.
Angka simulasi menggunakan kurs rupiah dan asumsi ideal — dalam praktik bisa muncul biaya tambahan seperti asuransi, administrasi, atau provisi.
Jika Anda merasa cicilan terlalu tinggi, Anda bisa request lembaga pembiayaan lain untuk melihat perbandingan yang lebih cocok.
| Opsi DP | Tenor | Cicilan Per Bulan (Simulasi) |
|---|---|---|
| 20 % (~ Rp 5,1 juta) | 11 bulan | ~ Rp 2,432 juta |
| 20 % | 23 bulan | ~ Rp 1,38 juta |
| 20 % | 29 bulan | ~ Rp 1,206 juta |
| 20 % | 35 bulan | ~ Rp 1,067 juta |
| 30 % (~ Rp 7,65 juta) | 11 bulan | ~ Rp 2,149 juta |
| 30 % | 23 bulan | ~ Rp 1,22 juta |
| 30 % | 29 bulan | ~ Rp 1,07 juta |
| 30 % | 35 bulan | ~ Rp 947 ribu |
(Perlu diingat: ini simulasi; penawaran aktual bisa berbeda tergantung lokasi, dealer, dan lembaga pembiayaan)
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Motor Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia motor — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi memperingatkan bahwa nilai transaksi judi online di Indonesia berpotensi menembus angka Rp1.100 triliun apabila...
Isu perlindungan anak di media sosial kembali menjadi sorotan setelah pemerintah Australia memberlakukan kebijakan pelarangan akses media sosial bagi remaja...