Putra Muammar Khadafi Dibunuh di Rumahnya, Empat Orang Diduga Terlibat
Saif Al Islam Khadafi, putra mantan pemimpin Libya Muammar Khadafi, dilaporkan tewas setelah ditembak oleh sekelompok pria bersenjata di kediamannya...
Read more
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah jet tempur AS menembak jatuh sebuah drone Iran yang mendekati kapal induk Amerika di kawasan Timur Tengah. Insiden ini terjadi saat kedua negara tengah bersiap melanjutkan dialog terkait program nuklir Iran.
Menurut keterangan resmi militer AS, drone tersebut ditembak oleh jet tempur F-35C yang lepas landas dari kapal induk USS Abraham Lincoln. Kapal induk itu diketahui berada di Laut Arab sebagai bagian dari peningkatan kehadiran militer AS di kawasan.
“Sebuah jet tempur F-35C dari Abraham Lincoln menembak jatuh drone Iran untuk membela diri,” kata Kapten Tim Hawkins, juru bicara Komando Pusat AS, dalam pernyataannya.
Berdasarkan laporan AFP, insiden ini merupakan bentrokan kedua antara Washington dan Teheran pada hari yang sama, Selasa (3/2). Sebelumnya, pasukan Iran dilaporkan berupaya menahan kapal tanker berbendera AS di Selat Hormuz.
Di sisi lain, Gedung Putih menyatakan bahwa jalur diplomasi masih dibuka. Juru bicara Gedung Putih Karonline Leavitt mengatakan utusan AS Steve Witkoff dijadwalkan tetap melakukan pembicaraan dengan Iran akhir pekan ini.
Washington dan Teheran sebelumnya sepakat untuk berdialog setelah Presiden AS Donald Trump berulang kali melontarkan ancaman aksi militer terhadap Iran. Pemerintah Iran pun memperingatkan akan membalas dengan serangan terhadap kapal dan pangkalan militer AS jika terjadi eskalasi.
Negosiasi resmi dijadwalkan berlangsung pada Jumat (5/2). Namun, menurut pernyataan yang berkembang, Presiden Trump tidak menutup kemungkinan opsi militer tetap berada di meja. Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa pembicaraan hanya akan berlanjut jika tidak ada ancaman.
Kehadiran kapal induk USS Abraham Lincoln di Laut Arab merupakan bagian dari strategi penguatan militer AS di wilayah tersebut. Sebelumnya, AS juga pernah melancarkan serangan ke situs nuklir Iran dan kembali mengirim kelompok tempur angkatan laut ke kawasan menyusul penindakan keras Teheran terhadap protes anti-pemerintah.
Insiden penembakan drone ini menambah daftar panjang ketegangan militer antara kedua negara di perairan strategis Timur Tengah, khususnya di sekitar Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan energi global.
Referensi:
Detikcom
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kebiasaan menggigit kuku sering dianggap sepele. Banyak orang melakukannya tanpa sadar, terutama saat sedang berpikir atau menunggu sesuatu. Namun di...
Kolesterol tinggi masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat. Jika tidak terkontrol, kondisi ini bisa meningkatkan risiko...