ASN Komcad Mulai Ditempa Latihan Militer Termasuk Pengetahuan Senjata

ASN peserta Komcad akan mendapat pelatihan dasar militer termasuk pengetahuan senjata dan latihan menembak terbatas. (Foto: KOMPAS.com/Fristin Intan Sulistyowati)

ASN peserta Komcad akan mendapat pelatihan dasar militer termasuk pengetahuan senjata dan latihan menembak terbatas

Program Komponen Cadangan atau Komcad bagi Aparatur Sipil Negara mulai memasuki tahap pelatihan. Ribuan ASN yang telah lolos seleksi akan mendapatkan pembekalan dasar militer, termasuk pengetahuan operasional senjata dan latihan menembak terbatas.

Menurut Letjen Gabriel Lema selaku Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, kurikulum pelatihan Komcad untuk ASN memang dirancang dengan nuansa militer, namun tetap dalam batas pengetahuan dasar.

“Jadi kurikulum sudah diatur kaitan dengan nuansa yang bersifat militer, itu bersifat pengetahuan. Pengetahuan terbatas ya, senjata juga demikian, karena mereka pun nanti harus melaksanakan latihan menembak terbatas. Tentunya pengetahuan senjata juga demikian,” kata Gabriel di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Sebanyak 2.019 ASN telah dilepas untuk mengikuti pelatihan lanjutan setelah melalui tahapan seleksi administrasi dan kesehatan. Berdasarkan data dari pihak penyelenggara, sebelumnya terdapat 2.115 peserta yang mengikuti pemeriksaan kesehatan, namun 96 orang dinyatakan tidak lolos.

Pelatihan Digelar di Enam Lembaga Pendidikan Militer

Para peserta Komcad ASN ini akan menjalani pelatihan di enam lembaga pendidikan militer, yaitu:

  • Rindam Jaya
  • Pasmar 1 Cilandak
  • Wingdik 500 Atang Senjaya
  • Pusdikkes Kramat Jati
  • Puskom Bela Negara Rumpin
  • Halim Perdanakusuma

Di lokasi tersebut, peserta akan menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan mulai dari data jasmani, psikologi, hingga mental ideologi yang berlangsung pada 13 April hingga 17 April.

Menurut Brigjen Hengki Yuda selaku Kepala Pusat Komcad Badan Cadangan Nasional, seluruh peserta yang mengikuti tahap ini telah melewati proses seleksi awal yang cukup ketat.

Pelatihan inti sendiri dijadwalkan mulai 22 April 2026 dan akan berlangsung selama kurang lebih satu setengah bulan. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat pertahanan negara melalui keterlibatan warga sipil terlatih.

Selain gelombang pertama ini, pemerintah juga telah menyiapkan pelatihan lanjutan bagi ASN lainnya. Menurut Gabriel, total sekitar 4.000 ASN akan dilibatkan dalam program Komcad sepanjang tahun ini.

“Kemudian sudah direncanakan tahun ini, 4.000 ASN yang akan disiapkan, yang sudah kita petakan pendidikannya dilalui dengan dua gelombang. Tiap gelombang 2.000,” jelasnya.

Program Komcad sendiri dirancang untuk memberikan pelatihan dasar bela negara kepada masyarakat sipil, termasuk ASN, agar memiliki kesiapsiagaan dalam mendukung pertahanan nasional jika diperlukan.

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED