3 Resep Cumi Hitam yang Gurih Sedap, Berbumbu Pedas hingga Ungkep

Cumi hitam bisa menjadi pilihan lauk seafood yang gurih, sedap, dan menggugah selera. Tinta alami dari cumi memberikan warna hitam pekat sekaligus karakter rasa khas yang membuat hidangan ini berbeda dari olahan cumi lainnya. Dengan bumbu yang tepat, cumi hitam cocok disajikan sebagai lauk nasi putih maupun diolah menjadi nasi goreng yang nikmat.

Cumi-cumi termasuk seafood yang populer karena teksturnya kenyal dan mudah dipadukan dengan beragam bumbu. Sebagian orang memilih membuang kantong tintanya sebelum memasak, tetapi tinta cumi sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk memperkaya warna dan cita rasa masakan.

Ada banyak cara mengolah cumi hitam di rumah. Kamu bisa menumisnya bersama cabai rawit dan tomat hijau untuk menghasilkan rasa pedas segar. Pilihan lainnya adalah memasak cumi dengan bumbu ungkep yang kaya rempah, atau mencampurkan cumi dan tintanya ke dalam nasi goreng.

Ketiga resep ini menggunakan bahan yang relatif mudah ditemukan. Kunci kelezatannya terletak pada pemilihan cumi segar, pengolahan tinta secara tepat, serta pengaturan waktu memasak agar tekstur cumi tidak alot.

Mengenal Tiga Kreasi Cumi Hitam

Sebelum mulai memasak, kenali karakter masing-masing hidangan agar kamu bisa memilih resep sesuai selera.

  • Cumi hitam pedas: cocok untuk pencinta rasa gurih dengan sensasi pedas dari cabai rawit dan kesegaran tomat hijau.
  • Cumi hitam bumbu ungkep: mengandalkan perpaduan serai, lengkuas, daun salam, daun jeruk, dan bumbu halus untuk menghasilkan aroma rempah yang kuat.
  • Nasi goreng cumi hitam: pilihan praktis untuk memanfaatkan nasi putih dingin dengan tambahan cumi, udang, dan bumbu sederhana.

Tinta cumi dapat memberikan warna hitam alami pada kuah atau nasi. Rasanya menyatu dengan bumbu dan seafood, sehingga tidak selalu membutuhkan banyak bahan tambahan untuk menghasilkan hidangan yang kaya rasa.

1. Resep Cumi Hitam Pedas dengan Tomat Hijau

Cumi hitam pedas cocok dijadikan lauk makan siang atau makan malam. Bumbunya sederhana, tetapi perpaduan bawang, jahe, daun jeruk, tomat hijau, dan cabai rawit menghasilkan rasa yang gurih dengan sentuhan pedas segar.

Tinta cumi dibiarkan tetap ada agar warna kuah menjadi hitam pekat. Sementara itu, tomat hijau memberikan sedikit rasa asam yang membantu menyeimbangkan gurihnya bumbu.

Informasi resep

  • Waktu memasak: sekitar 45 menit, termasuk persiapan
  • Tingkat kesulitan: mudah
  • Porsi: sekitar 4 orang
  • Kategori: makanan laut
  • Karakter rasa: gurih, pedas, dan sedikit segar

Bahan-bahan

  • 500 gram cumi sero segar ukuran sedang
  • 3 lembar daun jeruk purut
  • 1 sendok makan kaldu jamur
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 2 sendok teh garam, atau sesuai selera
  • 10 buah cabai rawit
  • 4 buah tomat hijau, potong-potong
  • 200 ml air
  • Minyak goreng secukupnya untuk menumis

Bumbu halus:

  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 cm jahe

Cara membuat cumi hitam pedas

  1. Bersihkan cumi. Cuci cumi dengan hati-hati, buang tulang lunak dan bagian yang tidak digunakan. Pertahankan kantong tinta yang utuh jika ingin memanfaatkannya sebagai bumbu. Tiriskan.
  2. Haluskan bumbu. Ulek atau blender bawang merah, bawang putih, dan jahe hingga halus.
  3. Tumis bumbu hingga harum. Panaskan sedikit minyak dalam wajan. Masukkan bumbu halus, lalu tumis hingga harum dan matang. Aduk secara berkala agar bumbu tidak gosong.
  4. Masukkan cumi. Tambahkan cumi yang sudah dibersihkan. Aduk perlahan agar tercampur dengan bumbu. Jika kantong tinta masih utuh, pecahkan dengan hati-hati saat proses memasak agar tintanya keluar dan menyatu dengan kuah.
  5. Tambahkan daun jeruk dan bumbu penyedap. Masukkan daun jeruk purut, kaldu jamur, merica, dan garam. Aduk hingga rata.
  6. Masukkan cabai dan tomat hijau. Tambahkan cabai rawit utuh serta potongan tomat hijau. Jika ingin rasa lebih pedas, cabai bisa diiris sebelum dimasukkan.
  7. Tuangkan air. Tambahkan sekitar 200 ml air, kemudian aduk hingga tinta dan bumbu tercampur merata.
  8. Masak hingga matang. Masak dengan api sedang hingga kuah menghitam dan bumbu meresap. Cumi sebaiknya tidak dimasak terlalu lama tanpa alasan karena teksturnya dapat menjadi alot.
  9. Koreksi rasa dan sajikan. Pastikan cumi matang sempurna, lalu cicipi kuahnya. Sajikan cumi hitam pedas bersama nasi putih hangat.

Tips agar cumi hitam pedas tidak alot

Cumi memiliki tekstur yang mudah berubah ketika dimasak. Untuk hasil yang empuk, gunakan waktu memasak yang terkontrol. Cumi berukuran sedang biasanya tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama, tetapi tetap pastikan tingkat kematangannya aman.

Jangan terlalu sering menambahkan air karena kuah bisa menjadi encer dan rasa bumbu kurang pekat. Jika ingin kuah yang lebih kental, masak sebentar hingga cairan menyusut setelah cumi matang, sambil tetap memperhatikan teksturnya.

Atur jumlah cabai sesuai selera. Tomat hijau bisa dipertahankan untuk memberikan rasa segar, sedangkan cabai rawit dapat dikurangi jika hidangan akan disantap bersama keluarga yang tidak terlalu menyukai pedas.

2. Resep Cumi Hitam Bumbu Ungkep yang Kaya Rempah

Cumi hitam bumbu ungkep menawarkan rasa gurih dengan aroma rempah yang kuat. Berbeda dari tumisan pedas, resep ini menggunakan serai, lengkuas, daun jeruk, daun salam, dan daun pandan untuk menghasilkan aroma yang khas.

Cumi dimasak bersama bumbu hingga mengeluarkan cairan alami. Cairan tersebut membantu proses pemasakan sekaligus membawa rasa tinta dan rempah ke dalam hidangan. Hasil akhirnya bisa dibuat sedikit berkuah atau lebih kering sesuai selera.

Informasi resep

  • Waktu memasak: sekitar 30–45 menit, tergantung ukuran cumi
  • Tingkat kesulitan: mudah
  • Porsi: sekitar 4 orang
  • Karakter rasa: gurih, aromatik, dan kaya rempah
Baca Juga:  Resep Kulit Risol Ekonomis dengan Satu Telur, Lentur dan Anti Sobek

Bahan-bahan

  • 1 kilogram cumi segar ukuran sedang
  • 2 batang serai, memarkan
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 2 lembar daun pandan muda, potong-potong
  • 1 sendok teh gula pasir
  • Air panas secukupnya jika diperlukan

Bumbu halus:

  • 8 siung bawang putih
  • 4 butir bawang merah
  • 3 butir kemiri
  • 1 cm jahe
  • 1 sendok teh merica butiran
  • 2 sendok teh garam

Bahan taburan:

  • Daun bawang, iris kasar

Cara membuat cumi hitam bumbu ungkep

  1. Bersihkan cumi. Cuci cumi hingga bersih, buang tulang lunaknya, dan pertahankan kantong tinta jika ingin menghasilkan warna hitam alami. Tiriskan.
  2. Haluskan bumbu. Haluskan bawang putih, bawang merah, kemiri, jahe, merica, dan garam hingga tercampur rata.
  3. Masukkan bahan ke dalam panci. Susun cumi dalam panci bersama serai, daun jeruk, daun salam, daun pandan, lengkuas, dan gula pasir.
  4. Tambahkan bumbu halus. Masukkan bumbu yang telah dihaluskan. Aduk perlahan agar bumbu melapisi cumi secara merata.
  5. Masak hingga cumi mengeluarkan cairan. Nyalakan api sedang. Cumi akan mengeluarkan cairan alami selama pemasakan, yang dapat membantu proses ungkep.
  6. Tambahkan air jika diperlukan. Jika cairan terlalu sedikit sebelum cumi matang, tambahkan sedikit air panas. Masak kembali hingga cumi matang sempurna dan bumbu meresap.
  7. Atur kekentalan kuah. Jika menyukai hidangan yang sedikit berkuah, hentikan pemasakan saat masih tersisa cairan berbumbu. Untuk hasil lebih kering, lanjutkan memasak sebentar hingga cairan menyusut, tetapi jangan sampai bumbu gosong.
  8. Koreksi rasa. Cicipi bumbu dan sesuaikan rasa garam atau gula jika diperlukan.
  9. Sajikan. Angkat cumi, pindahkan ke piring saji, kemudian taburi irisan daun bawang. Hidangkan bersama nasi putih hangat.

Rahasia bumbu ungkep yang meresap

Bumbu halus sebaiknya diaduk merata sejak awal agar tidak menggumpal di satu bagian panci. Memarkan serai dan lengkuas untuk membantu mengeluarkan aroma rempah selama proses pemasakan.

Jangan menambahkan terlalu banyak air sekaligus. Cumi akan mengeluarkan cairan alami sehingga tambahan air cukup diberikan jika diperlukan untuk membantu proses pemasakan.

Perhatikan pula ukuran cumi. Cumi berukuran besar mungkin membutuhkan penyesuaian waktu memasak, sedangkan cumi kecil cenderung lebih cepat matang. Hindari memasak terlalu lama hingga cairan habis jika cumi sudah matang, karena teksturnya berisiko menjadi keras.

Cumi hitam bumbu ungkep cocok menjadi lauk makan sehari-hari. Rasanya bisa dinikmati bersama nasi putih, tumis sayuran, atau lalapan segar.

3. Resep Nasi Goreng Cumi Hitam dengan Udang

Jika ingin menu yang lebih praktis, nasi goreng cumi hitam bisa menjadi pilihan. Tinta cumi membuat nasi berwarna hitam pekat, sementara potongan cumi dan udang memberikan rasa gurih khas seafood.

Gunakan nasi putih dingin agar butirannya tidak mudah menggumpal saat digoreng. Nasi sisa yang disimpan dengan benar juga bisa digunakan, asalkan masih layak konsumsi dan ditangani secara aman.

Resep ini tidak memerlukan banyak bumbu. Bawang merah, bawang putih, cabai bubuk, merica, dan kaldu jamur sudah cukup untuk memberikan rasa gurih yang seimbang.

Informasi resep

  • Waktu memasak: sekitar 30–40 menit
  • Tingkat kesulitan: mudah
  • Porsi: sekitar 3–4 orang
  • Karakter rasa: gurih, sedikit pedas, dan kaya rasa seafood

Bahan-bahan

  • 500 gram cumi sero segar
  • 2 siung bawang putih, parut
  • 2 sendok teh garam, atau sesuai selera
  • 3 sendok makan minyak sayur
  • 3 butir bawang merah, cincang halus
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 6 ekor udang ukuran sedang, kupas
  • 1 sendok teh cabai merah bubuk
  • 2 sendok makan kaldu jamur
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 400 gram nasi putih dingin

Bahan pelengkap:

  • Telur dadar, iris kasar
  • Bawang merah goreng secukupnya
  • Daun bawang, iris halus

Cara membuat nasi goreng cumi hitam

  1. Bersihkan cumi. Cuci cumi, buang tulang lunaknya, dan pertahankan kantong tinta. Tiriskan sebelum dimasak.
  2. Masak cumi terlebih dahulu. Masukkan cumi ke dalam wajan bersama bawang putih parut dan garam. Masak dengan api sedang hingga cairan alami keluar dan cumi matang. Jika diperlukan, tambahkan sedikit air panas.
  3. Pisahkan cumi dan cairannya. Angkat cumi, lalu dinginkan sebentar sebelum dipotong kasar. Simpan cairan dan tinta yang keluar untuk digunakan saat memasak nasi.
  4. Tumis bawang. Panaskan minyak sayur dalam wajan. Masukkan bawang merah dan bawang putih cincang, lalu tumis hingga harum dan layu.
  5. Masukkan udang. Tambahkan udang yang sudah dikupas. Aduk hingga udang berubah warna dan matang.
  6. Tambahkan nasi putih. Masukkan nasi dingin ke dalam wajan. Aduk dan uraikan gumpalan nasi menggunakan spatula agar butirannya terpisah.
  7. Masukkan cumi dan tinta. Tambahkan potongan cumi beserta tinta atau cairan hitam yang telah dikumpulkan. Aduk hingga warna hitam menyebar merata ke seluruh nasi.
  8. Bumbui nasi goreng. Masukkan cabai merah bubuk, kaldu jamur, dan merica. Aduk dengan api sedang hingga semua bahan tercampur dan nasi panas merata.
  9. Koreksi rasa. Cicipi nasi goreng sebelum menambahkan garam lagi karena cumi sudah dibumbui pada tahap sebelumnya.
  10. Sajikan dengan pelengkap. Matikan api, lalu pindahkan nasi goreng ke piring. Tambahkan irisan telur dadar, bawang merah goreng, dan daun bawang.

Tips membuat nasi goreng cumi hitam yang lezat

Gunakan nasi yang sudah dingin dan tidak terlalu lembek. Nasi yang baru matang cenderung mengandung lebih banyak uap air sehingga lebih mudah menggumpal saat digoreng.

Baca Juga:  Resep Ayam Ungkep Kalasan yang Gurih Manis Khas Yogyakarta

Masukkan tinta secara bertahap jika ingin mengatur intensitas warna. Aduk terus sampai warna nasi merata, sehingga tidak ada bagian yang terlalu pucat atau menggumpal dengan cairan tinta.

Jangan terlalu lama menggoreng cumi setelah dicampurkan kembali ke nasi. Cumi yang sudah matang pada tahap awal hanya perlu dipanaskan bersama nasi dan bumbu.

Udang bisa menjadi pelengkap yang memperkaya rasa seafood, tetapi jumlahnya dapat disesuaikan dengan ketersediaan bahan. Jika tidak menggunakan udang, kamu tetap bisa membuat nasi goreng cumi hitam dengan komposisi bahan lainnya.

Tips Memilih dan Mengolah Cumi agar Tidak Alot

Selain bumbu, kualitas bahan dan teknik memasak sangat menentukan hasil akhir olahan cumi hitam. Beberapa tips berikut bisa membantu menjaga tekstur cumi tetap nikmat.

Pilih cumi segar

Pilih cumi yang berbau laut secara wajar, bukan berbau menyengat atau asam. Teksturnya sebaiknya masih kenyal dan tidak berlendir berlebihan. Jika membeli cumi beku, pastikan produk disimpan dalam kondisi beku dengan kemasan yang utuh.

Tangani kantong tinta dengan hati-hati

Kantong tinta cumi mudah pecah ketika dibersihkan. Jika ingin memanfaatkannya, lakukan proses pembersihan secara perlahan agar tinta tidak terbuang sebelum digunakan.

Tinta yang keluar dapat dicampurkan ke dalam kuah atau nasi goreng. Tetap pastikan cumi dimasak sampai matang sempurna sebelum disajikan.

Hindari memasak tanpa memperhatikan waktu

Cumi dapat menjadi alot jika dimasak terlalu lama pada rentang waktu yang tidak sesuai. Karena itu, perhatikan ukuran cumi dan metode yang digunakan. Untuk tumisan dan nasi goreng, masak secukupnya hingga matang. Jika menggunakan metode masak lama, waktu memasak perlu disesuaikan agar tekstur akhirnya kembali empuk.

Gunakan bumbu secara bertahap

Tinta cumi sudah memberikan karakter rasa tersendiri. Tambahkan garam, kaldu jamur, dan bumbu lain secara bertahap, lalu cicipi sebelum menambahkan lebih banyak.

Cara ini membantu menjaga keseimbangan rasa sehingga hidangan tidak terlalu asin atau terlalu kuat bumbunya.

Cara Menyimpan Olahan Cumi Hitam

Olahan cumi hitam sebaiknya disantap segera setelah matang agar teksturnya tetap nikmat. Jika terdapat sisa, simpan dalam wadah bersih tertutup dan masukkan ke lemari es paling lambat dua jam setelah dimasak.

Simpan cumi dan nasi goreng dalam wadah terpisah jika memungkinkan. Nasi matang perlu ditangani secara hati-hati karena tidak aman dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang.

Saat akan disantap kembali, panaskan hingga seluruh bagian benar-benar panas merata. Hindari memanaskan berulang kali dalam jumlah besar; lebih baik ambil porsi secukupnya agar sisa makanan tetap terjaga.

Tanya Jawab Seputar Cumi Hitam

1. Apakah tinta cumi aman dimakan?

Tinta cumi lazim digunakan sebagai bahan masakan. Gunakan cumi yang segar, tangani dengan bersih, dan masak hingga matang sempurna. Hindari menggunakan cumi yang menunjukkan tanda kerusakan.

2. Bagaimana cara membuat cumi hitam dengan rasa pedas?

Kamu bisa menggunakan cabai rawit, cabai merah keriting, atau cabai bubuk. Tambahkan secara bertahap sesuai tingkat kepedasan yang diinginkan, lalu cicipi kuah atau bumbunya sebelum disajikan.

3. Mengapa cumi hitam bisa menjadi alot?

Tekstur cumi dapat menjadi alot ketika waktu memasak tidak sesuai dengan ukuran dan metode yang digunakan. Untuk tumisan dan nasi goreng, hindari memasak cumi terlalu lama setelah matang. Jika menggunakan proses memasak lebih lama, sesuaikan durasi hingga teksturnya kembali empuk.

4. Apakah cumi hitam harus menggunakan tomat hijau?

Tidak harus. Tomat hijau pada resep cumi hitam pedas memberikan rasa segar dan sedikit asam. Jika tidak tersedia, kamu bisa menghilangkannya atau menggunakan bahan lain sesuai selera, meskipun rasa akhirnya akan sedikit berbeda.

5. Bisakah nasi goreng cumi hitam dibuat tanpa udang?

Bisa. Udang merupakan bahan tambahan untuk memperkaya rasa seafood. Kamu dapat menghilangkannya dan tetap menggunakan cumi sebagai bahan utama.

6. Berapa lama olahan cumi hitam dapat disimpan?

Simpan olahan cumi dalam wadah tertutup di lemari es dan konsumsi dalam sekitar 3–4 hari. Untuk nasi goreng, sebaiknya dinginkan dan simpan segera setelah makan; sebagai pedoman yang lebih konservatif, habiskan dalam 1–2 hari. Panaskan kembali hingga benar-benar panas sebelum dikonsumsi.

Tiga Kreasi Cumi Hitam untuk Menu Sehari-hari

Cumi hitam bisa diolah menjadi hidangan yang bervariasi tanpa memerlukan teknik memasak yang rumit. Cumi hitam pedas menawarkan rasa gurih dengan sentuhan cabai dan tomat hijau, cumi bumbu ungkep menonjolkan aroma rempah, sedangkan nasi goreng cumi hitam menjadi pilihan praktis untuk menu makan yang lebih mengenyangkan.

Dengan memilih cumi segar, menjaga kantong tinta tetap utuh saat diperlukan, serta mengatur waktu memasak dengan tepat, kamu bisa menghasilkan hidangan yang lezat dan tidak alot. Ketiga resep ini juga dapat disesuaikan dengan selera, baik dari tingkat kepedasan maupun jumlah bumbunya.

Sajikan bersama nasi putih hangat atau nikmati nasi goreng cumi hitam sebagai menu utama. Pilih kreasi favoritmu dan hadirkan sajian seafood gurih untuk makan siang maupun makan malam di rumah.

📚 ️Baca Juga Seputar Kuliner

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED